Permainan Menipu

Permainan Menipu
"Minorty Rule"


__ADS_3

"Hadirin semua, kami ingin mengucapkan selamat datang pada anda semua untuk bergabung bersama kami hari ini." Pria itu berada di depan ruangan, dengan pakaian yang hampir sama dengan yang lain. Namun, bedanya hanya dia memakai dasi kupu-kupu. Berdiri tegak menghadap para pemain di panggung kecil yang didepan dirinya ada sebuah meja.


"Saya adalah dealer permainan ini. Silahkan panggil saya leronira." Sontak seisi ruangan mulai pada berbisik-bisik satu sama lain. Mereka tidak berbisik kembali ketika dealer itu kembali berbicara.


"Mulai saat ini kita akan memulai ronde kedua dari---" Ucapan dealer itu terpotong ketika ada seseorang berkata dan masuk ke ruangan ini. Tentu, semua orang termasuk Alice pusat perhatian tertuju kepada orang itu.


Tap! Tap!


"Tunggu sebentar! Aku juga akan bermain."


"Daniel??!!" Alice terkejut, ternyata Daniel Datang dan ikut permainan, kedatangannya membuat Alice senang sekaligus merasa lega karena ada orang yang ia kenal. Saat dilihat sekilas, nomor yang dimiliki Daniel adalah 22.


"Daniel, kenapa kau ada disini?" Tanya Alice untuk memastikan kebenarannya. Daniel berkata sambil berjalan sedikit menjauhi Alice, kini ia berada di depannya Alice.


"Shh! Akan kujelaskan nanti.. Sekarang, pusatkan perhatianmu untuk mencari jalan keluar dari permainan bodoh ini." Daniel sedikit melirik ke arah Alice, lalu kembali menatap ke arah dealer.


"Ba-baik.."


"Pada saat ini, tidak ada yang bisa masuk lagi. Termasuk saudara yang baru saja masuk, ada total 22 pemain yang berkumpul disini hari ini. Dengan ke-22 pemain ini, kita akan memulai ronde kedua dari Deception Game...."


".....Saya akan menjelaskan peraturannya secara singkat. setiap pemain akan mendapatkan 100 juta sebagai milik mereka. Jadi dengan kata lain, menghitung semua yang terkumpul disini, itu berarti ada total 2,2 miliar. 2,2 miliar ini apa yang kalian berdua puluh dua akan pertandingkan. Namun, tidak berarti Anda akan mendapatkannya dengan kekerasan. Untuk ronde kedua dari deception game, semua pemain 22 disini akan mempertandingkannya dengan berpartisipasi dalam "permainan" Tertentu. Penantang yang tidak berhasil akan diminta untuk pergi ketika mereka kalah. Ini dapat disebut sebuah "permainan eliminasi". Jika seorang pemain kalah, mereka akan kehilangan 100 juta mereka. Mereka akan mengembalikannya pada kami sebelum mereka meninggalkan gedung ini. Ho ho ho saya yakin kalian tahu apa maksudnya. Sejalannya permainan, yang kalah akan keluar, mengurangi jumlah pemain. Namun, 2,2 miliar itu tetap disini. Pada akhirnya, pemain yang terakhir akan mendapatkan keseluruhan 2,2 miliar!"


"!!!"


"... ho ho... Bagaimana kedengarannya? Sebenarnya, karena pemenangnya harus mengembalikan 100 juta miliknya, jumlah sesungguhnya yang didapatkan hanyalah 2,1 miliar. Semua disini telah dipilih. Semua disini telah diberikan kesempatan yang begitu beruntung!"


"I-Ini tidak adil!" Celetuk salah satu gadis disana yang tidak terima, semuanya sontak menoleh kearahnya. Alice merasa kasihan dengannya sekaligus mengerti perasaan nya, jika dilihat dia yang paling muda disini.


"Ada apa, pemain #14?"


"Aku tidak tahu permainan seperti apa ini, tapi ini mustahil! Aku tidak bisa menang. Jelas, aku hanya seorang gadis dan aku tidak begitu kuat. Untuk membawa tumpukan uang yang berat kemana-mana menempatkanku diposisi yang tidak menguntungkan. Tidak mungkin aku dapat menang." Kekhawatirannya itu terlihat dari raut wajahnya, menurut Alice hal itu sangat masuk akal, jika seperti itu maka wanita pada ronde kedua ini sangat tidak menguntungkan.

__ADS_1


"Ho ho ho.. Tidak usah khawatir tentang itu. Saya memang mengatakan di awal bahwa anda semua akan diberikan 100 juta. Tapi, saya tidak pernah mengatakan anda harus mengurus 100 juta itu secara tunai."


"....???"


"Sebenarnya.. Anda semua disini telah diberikan 100 juta!"


"!!??"


"Hah??!!" Sontak semua orang disini terkejut, namun terkecuali Daniel, ia masih bersikap tenang seperti biasa.


"Perhatikan papan nama di dada anda. Apakah anda melihat permata merah muda yang tertanam di dalamnya? Permata itu adalah berlian merah jambu 3 karat yang sangat langka. Setiap permata persis setara dengan 100 juta."


"Hah?!! Tidak mungkin!" Semua pemain sontak mengecek papan nama mereka Masing-masing dan benar adanya permata kecil disana, mereka tidak menyadari akan hal itu.


"Singkatnya, dalam ronde kedua ini, papan nama ini akan digunakan sebagai uang. Maka, pemenangnya akan mendapatkan hadiahnya dengan menukarkannya disini dengan uang."


"....."


"Pe-permisi?" Celetuk salah satu seorang bapak tua yang terlihat dari penampilannya yang keriput dan berambut putih. Bapak itu mengangkat tangannya seperti ingin bertanya sesuatu kepada sang dealer.


"Pemenang ini... Aku anggap dia akan dipaksa untuk melanjutkan ke ronde ketiga?" Tanya bapak itu dengan suara paraunya yang terlihat ia semakin cemas dengan keadaan ini.


"Tidak. Itu adalah keputusan sang pemain. Jika sang pemain ingin, dia dapat melanjutkan ke ronde ketiga. Tapi, jika dia ingin keluar, ia harus membayar setengah dari hadiah utama, atau 1,05 miliar."


"Anu... Apa yang akan terjadi pada yang kalah?" Alice mengangkat tangan dan mengajukan pertanyaan sebelum terlambat. Setidaknya ia harus memastikan pertanyaan yg ada di pikirannya.


"Tidak ada yang khusus. Hanya, karena kami meminjamkan 100 juta pada awal permainan, kami akan memintanya kembali..." Pernyataan sang Dealer membuat para pemain terkejut dan membelalakan matanya, ini tidak berbeda dengan ronde pertama.


"!!"


"Ho ho ho.. Mengembalikan apa yang kau pinjam.. Itu adalah hal yang wajar, apakah anda setuju? Kami akan mendapatkan uang kami kembali, tidak peduli cara apa yang harus kami pakai."

__ADS_1


Perusahaan telah menunjukkan wajah aslinya pada waktu yang singkat itu. Tidak ada mata seorang pemain pun yang menyala dengan kesempatan memenangkan 2,1 miliar. Semuanya pasti memikirkan hal yang sama. Itu adalah beban untuk hutang 100 juta... Itu adalah ketakutan.


"Baiklah... Sudah saatnya untuk menjelaskan peraturan pertama dari "permainan" Ini. Permainan yang anda semua akan mainkan disebut "Minority Rule"."


"??"


"(Mi-mi apa tadi?)"


"(Aku tak begitu mengerti bahasa inggris.)"


"Mi-minority rule??" Alice mencoba mengingat dan mengatakannya kembali agar ia bisa mengingat permainan ini. Suara bisik-bisik pun mulai terdengar setelah menyebutkan permainan pada ronde kedua. Ketidaktahuan itu membuat mereka saling bertanya satu sama lain.


"(Oi bung, apa itu minority rule?)"


"(Ti-tidak tahu)"


"Ho ho ho.. Saya yakin anda semua tahu tentang Majority Rule? Itulah yang sering digunakan dalam pemilihan dan pertemuan. Pada zaman saat ini dimana Demokrasi merajalela, dunia kita tentunya adalah Majority Rule. Suatu kewajaran kalau mayoritas pemimpin, selalu memaksa kaum minoritas diposisi yang tidak menguntungkan. Apa yang anda semua, para hadirin, akan memainkan permainan yang merupakan kebalikan dari itu. Mayoritas akan mati dan minoritas akan tersisa. Itulah permainan "Minority Rule"! "


.


.


.


"Biarkan saya menjelaskan, anda hanya bisa menjawab "ya" Atau "tidak". Untuk menjawabnya, setiap pemain akan memberikan kertas suara dengan jawaban mereka. Setelah semua kertas suara dikumpulkan, suara akan dihitung. Pada akhirnya, mereka yang memberikan suara di kelompok minoritas akan dinyatakan sebagai pemenang. Pemenangnya akan melanjutkan ke babak pemungutan suara selanjutnya. bagaimanapun, permainan akan berakhir bagi yang kalah. Setiap orang akan diminta untuk mengembalikan papan nama mereka, dengan kata lain, 100 juta mereka hilang dan meninggalkan tempat mereka. Tentu saja, seri pun bisa terjadi. Misalnya, 11 dan 11. Jika terjadi. Jika terjadi, kami akan menghentikan permainannya dan meminta semua orang untuk memberikan suara lagi. Jadi, permainan ini akan terus berlangsung, sampai hanya tersisa satu atau dua pemain. Karena tidak mungkin ada minoritas yang kurang dari dua, pada saat itulah kami akan mengakhiri permainan Ini. Dengan mengambil uang yang diberikan di awal permainan, hadiahnya sebesar 2,1 miliar jika hanya satu pemenangnya. Jika ada dua orang, maka hadiahnya 1 miliar per orangnya. Dengan ini, semua orang mengerti tentang peraturannya, kan?"


.


.


.

__ADS_1



bersambung...


__ADS_2