Permainan Menipu

Permainan Menipu
'Penipu Jenius'?


__ADS_3

"Tentu saja, kenapa kau tidak simpan saja uang itu?" tanya pengacara penasaran, dagunya bertumpu pada tangan kirinya.


"kalau kau melindungi uang itu untuk 30 hari, maka kau tidak akan kehilangan sedikitpun." lanjut sang pengacara.


"Tapi.. aku tidak bisa melakukannya, karena itu aku kemari untuk meminta petunjuk."


"berapa kali aku harus katakan.. kau belum menderita kerugian apapun, jadi tidak ada yg bisa kami lakukan."jawab pengacara itu dengan sedikit meningkatkan suara bicara nya.


"kalau begitu aku harus bicara dengan siapa?!" tanya kembali Alice dengan sedikit mendesak si pengacara.


"Kalau berbicara tentang penipuan, penipu adalah orang paling tepat untuk ditanyai."


"..." aku diam menunggu jawab pasti dari pengacara itu, karena aku menganggap hal yang ia katakan adalah kebohongan semata.


"Ayolah, aku serius. Oh waktunya sudah abis... biaya untuk konsultasi selama 1 jam 1,5 juta atau kau mau tetap lanjut?"


ucap pengacara dengan sedikit tersenyum kecil denganmu.


"....."


.


.


.



pada akhirnya, apa aku tidak mempunyai pilihan lain selain melindungi uang tersebut sendiri?? Apa itu Game Deception? kenapa ada orang yang melakukan hal seperti itu? dan kenapa... aku..??


selama perjalanan pulang benakku terus memunculkan pertanyaan² tentang Game deception, kenapa harus dirinya yang terpilih menjadi pemain salah satu dari Game deception.


.


.


saat malam hari, aku mengurung diri dikamar tidurku, aku ketakutan semakin hari aku semakin tertekan.


Aku tidak bisa bergerak sedikitpun dari laci dimana aku menyembunyikan uang tersebut. Aku tidak bisa tidur. Aku menjadi semakin lemah hari demi hari. dan kemudian pada suatu hari..


.


.


.


"...??" ternyata ada surat di kotak posku dan tertulis diluar surat dari kantor DGT, aku pun membuka dan membaca isi surat tersebut.


/Maaf membuat anda menunggu. Lawan anda untuk ronde pertama dari turnamen


Deception Game telah ditentukan. Lawan anda adalah pemain berikut:


"O-Orang ini adalah wali kelasku sewaktu aku kelas 2 SMP, bapak Roy!" aku terkejut sejadi-jadinya. Orang yang dihalaman itu bukan lain adalah guru Smp Favoritku><.


Beliau mau meluangkan waktunya ketika aku berkonsultasi tentang jurusan dan bahkan tentang penyakit ayahku, dia guru yang sangat perhatian. Aku memegang erat kertas itu.


Mungkinkah.. ini adalah.. sebuah kebetulan!? atau mungkin..sebuah kesempatan yang sangat menguntungkan?!


Mengetahui hal itu, keesokan harinya aku pergi kerumah Pak Roy, kebetulan aku mengetahui rumahnya karena dulu aku sering pergi kerumahnya untuk berkonsultasi dan beliau tidak keberatan dengan hal itu.


Ketika aku sampai kerumah beliau, ternyata dia masih mengingatku kukira dia sudah lupa ternyata tidak, beliau mempersilakan aku masuk dan duduk diruang tamu, beliau seharusnya tau maksud dari kedatanganku.


"ini penipuan berencana... terlebih, ini adalah permainan palsu yang diadakan agar kedua pemain tidak bisa menang." itu merupakan jawaban pertama pak roy tentang 'Game Deception'


"Apa?! kau bilang kita berdua akan kalah?!" aku terkejut dengan jawaban pak roy sekaligus takut.


"yak, tidak salah lagi.. sederhananya anggaplah lawanmu bukan aku, melainkan orang lain yang tidak pernah kau kenal, sebut saja orang itu 'X'. Lalu, setelah beberapa lama permainan dimulai, setengah uangmu dicuri ketika kau sedang tidur. kau akan mengira orang yang mencurinya adalah X, bukan?"


"iya.."


"Tapi kenyataanya, yang mencuri 5 miliarmu bukan X, melainkan pencurinya adalah orang dari kantor Deception game"


"!!" aku terkejut tak percaya, namun yang dikatakan pak roy ada masuk akalnya karena mungkin ini cara agar pihak dari DGT untuk mengambil keuntungan.


"Musuhmu yang sebenarnya bukan lawanmu. Tapi, perusahaan yang mendalangi permainan inilah musuhmu" pak roy menjelaskan secara rinci agar kamu mengerti.

__ADS_1


Tidak peduli berapa banyak uang dicuri


kantir DGT dari pemain, pemain yang bersangkutan hanya akan berasumsi mereka kalah dari yang lain, karena keduanya tidak tahu siapa pencuri sebenarnya.


Pemain A: Uangku hanya 7 miliar ?? pasti pelakunya si 'X'


Pemain B: Hanya 5 miliar? pasti pelakunya si 'X'


Walaupun pemain bisa saja berhasil merebut, uang dari yang lain, sejak jumlah yang diambil kantor DGT akan hilang dari panggung, maka itu berarti pada akhirnya kedua pemain akan bangkrut.


"Tidak peduli berapa pun yang diambil, pemain tidak akan pernah menyadari siapa pencurinya. Mereka akan tetap berpikir pelakunya adalah lawan mereka, semua karena tidak seorang pun yang tahu, tidak ada pemenang memaksa pemain untuk berhutang di akhir permainan, perusahaan itu hanya butuh 20 miliar dari uangnya untuk mendapatkan 20 miliar lagi. Ini sebuah sistem dimana pemainnya pasti akan kalah dan perusahaan itu akan mendapatkan keuntungan tanpa terkecuali."


"Me-Mengerikan.. Aku.. Aku benar-benar dibodohi.." aku yang mendengarnya saja sudah sangat mengerikan apalagi sekarang aku berada diposisi itu.


"Aku tahu itu dari temanku yang bernasib sama, aku langsung menyadarinya ketika aku melihat surat itu. Tetapi apa kau tahu, perusahaan telah membuat kesalahan yang besar. Maksudku, dari semua yang ada, memasangkan 2 orang yang saling mengenal seperti kita, kita benar-benar beruntung kita dapat menghindari perangkap ini.." pak roy menunjuk kearah Aiyla.


"Anda benar, untung anda menjelaskannya padaku, pak roy" aku berkata sedikit lega karena pak roy bukan lawannya.


"Karena kau sudah mengerti situasinya, kau harus bertindak cepat!"


".."


"Kau harus membawa uang tersebut ketempat yang aman!"


"apa?"


"Kau menyadarinya kan? permainan telah dimulai, ketika kau disini kantor DGT mungkin sedang mengincar uangmu." Pak roy terlihat khawatir denganmu.


"Ah! Kau benar!" aku pun baru teringat akan hal itu, segera aku bangkit dari kursi lalu berpamitan untuk pulang. Namun, pak roy masih memberikanku pertanyaan.


"Dimana uang itu sekarang?" tanya pak Roy terlihat ia juga sangat panik.


"di-di rumah, tersembunyi di laci meja riasku.."


"itu berbahaya, kau harus secepatnya kembali ke apartemenmu! ayo cepat sebelum perusahaan itu mengambilnya! " perintah pak roy jari telunjuknya menuju pintu keluar.


"Ya!!" aku menjawab perkataan pak roy diiringi langkah kakiku sangat cepat menuju apartemen.


sesampainya di apartemenku


"Melegakan sekali sepertinya kita sampai disini sebelum perusahaan nya datang .."


"pak Roy, apa yang harus kulakukan dengan uangnya?"


"Mari setorkan uangmu dan uangku bersamaan didalam safety deposit box yang berbeda selama 30 hari itu cara paling aman" usul pak Roy, namun kamu sedikit ragu apakah aman atau tidak.


"disana aman?" tanya aku khawatir.


"tenang, aman kok saya jamin. kau tidak pernah membuka akun safety deposit, bukan? tenang, serahkan saja padaku."


"terima kasih atas bantuan nya pak Roy maaf aku merepotkan anda" aku membungkukkan tubuhku sebagai tanda terima kasih.


Tanpa pikir panjang, aku pun lantas memberikan semua uang 10 miliar kepada pak Roy..


Note: Safety deposit box adalah suatu brangkas yang biasa ada di bank untuk melindungi dokumen/uang/barang berharga dari banjir, api, dicuri atau yang lainnya, brangkas tersebut perlu disewa dan membutuhkan kunci dari penyewa bank.


setelah menerima uang dari Alice, pak Roy pun pamit untuk pulang kerumahnya kebetulan hari sudah berganti menjadi malam, aku cukup bisa bernafas lega karena akhirnya aku menemukan solusi


dan beruntungnya aku bertemu dengan orang baik seperti Pak Roy.


"akhirnya aku bisa beristirahat dengan tenang" lirih diriku lalu beranjak masuk kekamarku, terbebas dari kegelisahan aku tidur sangat pulas dan tanpa disadari aku tidur seharian penuh.


"Ahh.." aku bangun dari tidurku dan kaget melihat jam kesayanganmu menunjukkan waktu jam 17.25


"Ya ampun, aku tertidur hampir seharian penuh!" saat keluar dari kamar, aku sekilas melihat ada surat berwarna hitam dibawah dekat pintu, aku pun menghampiri nya.


"sebuah kartu pos? ah, itu pasti dari kantor Deception Game, apa isinya kali ini?" gumam diriku.


status Deception Game


Achmad Roy +1.000.000.000


Aiyla Alice Carle -1.000.000.000


Anda saat ini kalah masih tersisa 27 hari lagi

__ADS_1


"apa...??" aku tidak percaya, apakah ini benar atau salah, tiba-tiba saja aku merinding memikirkan apa yg akan terjadi jika ini benar-benar nyata.. segera aku menghubungi pak roy.


"apa..? perusahaannya mengirimkan itu?"


"apa..? kemungkinan besar, mereka tahu bahwa kita saling mengenal...kalau sesama pemain bekerja sama, akan sulit untuk mencuri uangnya, bukan? jadi mereka mengirimkan sebuah kartu pos untukmu agar kita berdua saling mencurigai yang lain.. kalau kita tidak saling mempercayai, kita sama saja seperti orang asing.." pak roy menjelaskan bahwa perusahaan DGT mencoba untuk merusak kepercayaan diantara pak Roy dan Alice.


"begitu...ah itu.. bukannya aku meragukanmu, pak" ucap Alice merasa tidak enak terhadap pak Roy karena terkesan perkataan Alice mencurigai pak roy.


"Haha.. saya tahu.. kalau terjadi sesuatu, silahkan telepon saya ya..."


"Baiklah.."


pembicaraan telpon antara pak roy dan Alice pun berakhir.


Ah aku benci terhadap diriku sendiri, telpon tadi, terkesan aku meragukannya.. bodohnya aku, kalau begitu mengapa tidak kerumahnya saja dan minta maaf.


sampai dirumahnya.. aku tanpa pikir panjang langsung mengetuk pintu, namun sudah beberapa kali diketuk tidak ada jawaban sama sekali, aku pun mengecek kesamping rumah untuk memastikan apakah dia ada rumah atau tidak, ternyata dia sedang menelpon.


"Hahahahaha.. begitukah.." ketawa cukup keras sampai-sampai terdengar keluar, entahlah apa yang membuatnya tertawa lepas seperti itu, sesuatu yang lucu?


aku mendekat kearah jendela yang dimana didalamnya ruangan ada pak roy sedang menelpon


"kok, kedengarannya seperti sesuatu tentang Deception game" aku berkata pelan sesekali mendengarkan pembicaraan antara pak Roy dan sang penelepon.


"Lawan ?? tentang itu---- entah bagaimana lawanku adalah muridku 5 tahun yang lalu.."


"orangnya seperti apa?"


"Ya, dia gadis yang baik. dia benar-benar jujur dan patuh, aku sudah menipunya dari awal. bahkan dia tidak sadar ia telah kehilangan 10 miliar, kejujurannya begitu bodoh." Pak Roy tertawa licik, dia merasa bahwa dirinya akan menang di round pertama ini.


aku yg mendengar hal itu hanya diam mematung tak percaya bahwa itu kenyataan, kalau tidak salah aku pulang naik kereta tapi aku tidak ingat apapun saat diperjalanan, ketika aku sampai dirumah, benda itu ada lagi sebuah kartu


pos untukku.


/Apa kau benar-benar menyadarinya sekarang? kau sudah benar-benar ditipu oleh lawanmu Achmad Roy. Ini adalah Deception Game. dengan kata lain, permainan dimana kau menipu. kau masih mempunyai waktu 26 hari lagi/


akupun teriak dan menangis sejadi-jadinya, tak peduli itu mengganggu tetangga. Akhirnya, aku sadar kalau guruku sudah menipu dan berbohong padaku.


Kebodohanku lah penyebab kesedihanku. Aku menangis sepanjang malam, setiap hari. Aku pun tak yakin sudah berapa kali aku menangis dan kemudian, aku harus mengambilnya kembali tidak peduli bagaimana, 10 miliar itu aku harus mengambilnya kembali.


"Tapi, apa yang harus aku lakukan?" aku bertanya pada diriku sendiri dengan suara serak, masih dalam kondisi menangis aku pun harus memikirkan cara agar mendapatkan kembali uang 10 miliar itu. Namun, tiba-tiba saja aku mengingat perkataan dari pengacara.


"/Kalau berbicara dengan penipuan, seorang penipu adalah orang terbaik yang bisa kau tanyai/"


tanpa pikir panjang aku menelpon pengacara itu yang bernama rayn.


"Halo, ini siapa ?"


"Saya Aiyla Alice Caira"


"Oh, Nona Aiyla Alice. kau yang berkonsultasi denganku tempo hari. Jadi, ada apa?" Tanya Rayn sambil memainkan komputernya.


"untuk menemui seorang penipu, apa yang harus aku lakukan?" aku bertanya dengan sangat serius.


"Apa?? hal yang sangat aneh untuk dipertanyakan, tidak ada cara untuk bertemu dengan seorang penipu!" ujar Rayn


"Apa kau benar-benar berpikir ada seorang penipu yang akan mengatakan 'ya aku seorang penipu'?"


"..." aku terdiam karena apa yang dikatakan Pengacara Rayn ada benarnya juga, aku melakukan ini karena aku tidak menemukan cara untuk mendapatkan kembali uang 10 miliar.


"mereka adalah penipu karena kau tidak tahu mereka menipu. Tapi, kalau seorang mantan penipu, itu mungkin saja yang disebut-sebut sebagai 'penipu jenius' Trailor Daniel akan keluar dari penjara dalam waktu 2 hari. Kau tahu tidak? orang yang telah menipu salah satu perusahaan xzx, perusahan dagang gzx dan membuatnya bangkrut.


"Daniel.. Trailor daniel.." aku mengucapkan namanya beberapa kali..


" Terima kasih banyak.!!" aku langsung menutup teleponku sebelum Pak Rayn berbicara kembali..


"Apa-apaan ini?!"


"Ah.... Jangan bilang anak itu akan benar-benar meminta bantuan seorang penipu untuk menipu" Rayn memiliki firasat yang tidak enak..


aku bergegas mencari identitas Trailor Daniel di sebuah situs internet, aku berniat untuk meminta bantuannya walaupun ide ini gila dan tidak masuk akal, tetapi aku tidak punya cara lain..


"Ini dia!!"


[Trailor Daniel akan dibebaskan lusa, 3 tahun setelah kasus Daniel, penipu yang mengambil uang dalam jumlah terbanyak di sejarah kriminal $$, penipu jenius menghancurkan perusahaan Multi level Marketing raksasa dengan caranya sendiri.]

__ADS_1


"Aku benar-benar serius."


__ADS_2