Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]

Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]
Episode 10


__ADS_3

Revan pasti sudah gila sekarang,ia segera menghampiri Tiara yang sedang memeluk tubuhnya itu dengan gemetaran. Bagaimana tidak,jika suhu air itu sungguh full sekarang.


Awalnya Revan hanya mengatur seperlunya saja agar Tiara terkejut, ya itu saja. Tapi,setelah diperiksanya ternyata ia lupa mengunci suhu airnya hingga menjadi full seperti itu. Revan sadar ini memang salahnya.


Ia duduk di depan Tiara dan memegang tangan gadis itu, membuat Tiara mengangkat kepalanya.


"Dingin,Van." Ucapnya gemetaran,tanpa aba-aba ia memeluk Revan berharap mendapat kehangatan disana. Revan sedikit terkejut,tapi setelahnya ia ikut memeluk Tiara. Kemudian ia menggendong Tiara menuju kasur gadis itu.


Dibaringkannya Tiara disana,dan segera mengusap-usap tangan Tiara membuat gadis itu mendapat kehangatan."Udah lumayan,kan?"Tanyanya dibalas anggukan oleh Tiara.


Revan beranjak dari tempat tidur itu dan mengambil sepasang baju untuk Tiara,dilemarinya.


"Lo pakai bajunya,gue tunggu diluar."Ucapnya kemudian beranjak keluar kamar Tiara.


Tak lama ia kembali ke kamar itu,sudah sedikit lama tapi Tiara tak bersuara sedikitpun membuatnya menjadi khawatir.


Saat memasuki kamar Tiara,ia melihat Tiara sudah tertidur pulas.


"Udah tidur ternyata,"Gumamnya tersenyum, dihampirinya Tiara dan yang ia dapatkan adalah wajah Tiara yang sudah pucat pasi,Revan terkejut dan segera menggoyang-goyangkan tubuh Tiara agar gadis itu bangun. Tapi nihil,Tiara tetap saja tak sadar,ia tidak tidur tapi pingsan.


Revan segera menggendong Tiara, membawanya ke rumah sakit. Cukup sulit tadinya,mengingat bagaimana ia harus membawa Tiara menggunakan motornya sedangkan gadis itu sedang tak sadarkan diri.

__ADS_1


...•...


...•...


Setibanya dirumah sakit,Tiara langsung diperiksa oleh salah satu dokter. Selesai,dokter ber-nametag Olivia itu segera menghampiri Revan.


"Gimana dok?"Tanya Revan cepat,sebelum dokter itu dapat duduk di kursinya. Melihat Revan yang cemas seperti itu membuatnya tersenyum.


"Ya,pasien mengalami demam tinggi yang sepertinya karena syok,tapi tidak perlu di rawat inap."Jelasnya sambil menuliskan sesuatu di kertas,resep obat mungkin? "Nah,obatnya ditebus ya."Benar,ia pun menerima kertas itu dan segera beranjak pergi untuk menebus obat tersebut.


...•...


...•...


Revan pun memutuskan tidur di sofa kamar Tiara,menjaganya.


...•...


...•...


Hoam..Tiara terbangun dari tidurnya dan hal pertama yang ia lihat adalah Revan,pria itu tengah tertidur pulas di sofa sambil melipat kedua tangannya di dada.

__ADS_1


Ia berjalan sambil berjinjit menghampiri Revan dan segera menyalakan AC dikamarnya,karena melihat Revan yang tampak gelisah,barulah setelahnya pria itu terlihat baik-baik saja.


Tiara duduk dibawah dan tersenyum."kamu pasti kepanasan ya dari tadi?"Ucapnya tersenyum,tangannya terangkat mengelus kepala pria itu.


Diperhatikannya wajah Revan,benarkah sekarang pria ini suaminya?Tiara masih tak percaya itu. Tangannya bergerak memegang pipi Revan,Apa yang dilakukannya sekarang,ia sudah gila. Segera Tiara menyingkirkan tangannya,tapi sebelum itu Revan yang tengah tidur sudah terlebih dahulu menarik tangannya,membuat wajah mereka berdua menjadi berdekatan.


Revan kembali menarik tangan Tiara,cup..tak sengaja bibir keduanya menempel, hanya menempel tapi mampu membuat Tiara terkejut dan membulatkan kedua bola matanya.


...•...


...•...


Keesokan paginya Revan terbangun dari tidurnya dan dilihatnya Tiara yg tidak ada di tempat tidur."Kemana,dia?"


Tak lama kemudian Tiara keluar dari kamar mandi,gadis itu sudah memakai pakaiannya. Revan menjadi salting melihat Tiara,ia rasa ia sudah bermimpi bibir mereka berdua saling menempel semalam.


Tiara bersikap biasa saja,ya pasti itu hanya mimpi."Gue ke kamar gue dulu."Ucapnya kemudian beranjak keluar kamar Tiara.


Setelah memastikan Revan sudah tak ada lagi, Tiara memegangi dadanya yang berdetak kencang lagi.


Kini Revan dan Tiara sedang menikmati makanannya.

__ADS_1


Hari ini hari Minggu,keduanya memilih melakukan kegiatan masing-masing.


__ADS_2