![Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]](https://asset.asean.biz.id/pernikahan-konyolku-tahap-revisi-.webp)
Melangkah memasuki rumah,belum sampai Tiara sudah dihampiri Rosa--Ibunya yang langsung memberi tatapan tak suka pada anaknya itu.
Jangan heran,Tiara sudah terbiasa dengan hal ini.Berbeda dengan anak lain yang apabila pulang sekolah disambut dengan kehangatan dari orangtuanya,Tiara malah mendapatkan sebaliknya.
"Wah-wah,hari pertama sekolah aja udah naik motor orang tajir ya,gimana besoknya?Mobil?"Mata wanita itu sudah menatap tajam pada Tiara,dengan tangan yang sepertinya sudah siap memberi pelajaran kepadanya.Apa kali ini pukulan atau tamparan?Hanya itu yang dipikirkan Tiara.
"Ha??Jawab!!Dapet berapa kamu dari dia?"Salah,bukan pukulan atau tamparan tapi kali ini ibunya menarik rambutnya kasar tak peduli seberapa keras teriakan sakit anaknya itu.
"Arghh..sakit bukk,"Tiara kini berusaha melepaskan tangan ibunya itu,sungguh sakit sekali.
"Siapa itu?Pacar kamu?"Tak melepaskan tangannya,wanita itu terus saja menariknya semakin kuat. "Enak dapat cowok tajir??".
"Udahlah!!Gak ada gunanya ngomong sama anak yang gak guna kayak kamu! Bodoh!!"Belum sempat Tiara menjawab,ibunya melenggang pergi setelah menghempaskan dirinya ke tanah.
Sakit..
...•...
...•...
Didalam kamarnya,tampak Tiara yang tengah terduduk lemas memeluk kakinya. Tidak,gadis itu tidak akan menangis kali ini..ia sudah terbiasa.
Hiks..hiks..
Tak tahan lagi,air mata yang sudah ia tampung sedari tadi akhirnya turun dengan derasnya,Tiara tak sekuat yang kalian pikir,ia hanyalah gadis yang selalu menangis di tempat sepi setiap saat.
__ADS_1
Tok..tok..tok..
"Kak Aya,Adel boleh masuk?"Tanya Adel--adiknya yang tengah menduduki bangku sekolah menengah pertama.
Menghapus air matanya dengan segera,Tiara akan berusaha menyembunyikan nya kali ini. "Iya Del masuk aja,gak kakak kunci kok pintunya,"Jawabnya.
Ceklek..Pintu terbuka menampakkan adiknya yang tengah tersenyum manis ke arah Tiara.Senyum itu sungguh membuat Tiara merasa lebih baik.
Gadis kecil itu menghampiri Tiara dan segera duduk disampingnya,"Ibu marah Kak Aya lagi?"
"Salah kakak kok,Del,"Tangan Tiara masih gemetaran saat ini,dengan pasti ia berusaha menyembunyikan nya dari Adel.
Melirik ke arah kakaknya yang sedang berusaha menyembunyikan sesuatu,Adel meraih tangan Tiara dan menggenggamnya. "Jangan takut,Kak Aya gak salah apapun..Kak Aya harus kuat,Adel bakal ada buat Kak Aya.. selamanya!"Sungguh Tiara sudah tak kuasa menahan air matanya lagi,ia menangis dan memeluk adiknya itu.
"Makasih Adel, makasih selalu ada buat kakak .. makasih!!"
...•...
...•...
"Novi kenapa dah?"Tak tahan dengan sahabatnya itu,Mayang bertanya sinis sambil mengunyah kerupuknya.
"Kalian mau tau gak,hari ini Novilia pradiyanti sudah resmi pacaran dengan Riski,"Ujar Novi bangga.
Yang tadinya masih setia mengunyah kerupuknya,kini Mayang juga tampak heboh,"Beneran Lo?Riski yang itu kan,eumm yang Lo kejar dari pertama kali masuk sini bukan sih??"Tanyanya diangguki cepat oleh Novi.
__ADS_1
"Emangnya Riski itu siapa?"Tanya Tiara yang tak tahu-menahu.
"Itu Loh,cowok 'Fakboy' kelas sebelah."Jawab Mayang menekan kata Fakboy di ucapannya.
Teng..teng.. teng..
Bel masuk berbunyi, menghentikan segala aktivitas para murid yang sibuk memasuki kelas masing-masing.Tak lama Bu Yeni memasuki kelas Tiara.
"Baiklah anak-anak hari ini kita belajar di dalam ruang lab.Sebelum itu ibu akan membagi kelompok dulu" Ucap bu Yeni."Jadi kelompok kalian sesuai saf tempat duduknya ya."Lanjutnya menunjuk setiap saf duduk para murid.
...•...
...•...
Selanjutnya didalam Laboratorium,para murid disibukkan mencari kelompok mereka yang sempat terpisah-pisah.
"Ya anak-anak silahkan menuju tempat kelompoknya masing-masing!"Suruh Bu Yeni seraya menepuk meja agar para murid segera menuju tempat kelompoknya masing-masing.
Setiap kelompok pun menuju meja masing-masing yang sudah disiapkan.
Didalam ruangan itu mereka praktek membuat ramuan-ramuan menggunakan bahan-bahan kimia.
"Ra,tolong ambilkan yang itu." Pinta Revan pada Tiara menunjuk salah satu bahan kimia disamping Tiara.
Segera,Tiara mengambilnya yang kemudian tanpa sengaja terjatuh dan melukai tangan Tiara sendiri.
__ADS_1
"Auww!!"