![Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]](https://asset.asean.biz.id/pernikahan-konyolku-tahap-revisi-.webp)
Segera,Tiara mengambilnya yang kemudian tanpa sengaja terjatuh dan melukai tangan Tiara sendiri.
"Auww!!"Pekik Tiara seraya mengibaskan tangannya.
Melihat itu,dengan cepat Revan segera menghampiri Tiara dan menghembus tangan Tiara yang terluka. "Bodoh!"
"Revan! cepat bawa Ara ke UKS,sebelum tangannya semakin parah!."Suruh bu Yeni.
Tak menunggu lama,Revan segera mengangkat tubuh Tiara dan menggendong nya ala-ala Bridel style dan membawanya ke UKS.
Sesampainya di sana,Revan langsung membaringkan tubuh Tiara dikasur dan segera mengobati lukanya.
"Auw!Sakit!Jangan dipegang dong!!"Rengek Tiara,memang benar sungguh rasanya sangat sakit.
"Lo ini ya!Gue lagi ngobatin malah merengek,syukur-syukur gue mau ngobatin!!" Tegur Revan.
"Maaf ya,jadi ngerepotin,"Ucap Tiara yang tak dibalas oleh Revan,pria itu hanya fokus mengobati lukanya,tak peduli akan hal lain.Selesai,pria itu langsung melenggang pergi tanpa pamit sekalipun.
...•...
...•...
Jam istirahat tiba,Tiara dan kedua temannya--Mayang dan Novi tampak sedang mengobrol sambil menunggu pesanan makanan mereka di kantin.
"Gimana tangan Lo,Ra?"Tanya Mayang yang dengan teliti memperhatikan tangan Tiara.
__ADS_1
"Eumm,udah lumayan sih dari yang tadi,"Jawab Tiara apa adanya.
Setelah menunggu cukup lama yang diiringi obrolan hangat di antara ketiganya,makanan yang dipesan pun sudah tiba yang dengan segera disantap oleh mereka
Selesai makan,ketiganya memutuskan langsung kembali ke kelas.Tiara yang merasa sedikit pusing memutuskan untuk langsung duduk di bangkunya.
"Tangan Lo,gimana?"Tanya pria disampingnya--Revan yang masih setia dengan bukunya,pria itu bertanya tapi tak menoleh sedikitpun.
"Udah lumayan kok."
"Halah..palingan juga Lo sengaja kan?"Wanita yang berjarak tak jauh dari bangku Tiara itu membuka suaranya."Biar diperhatiin Revan?"
Revan menoleh Pada Talia,gadis yang baru saja menyebut namanya,yang kemudian kembali menatap bukunya.
...•...
...•...
"Ra,pulang bareng ya?Mumpung gak ada Mayang,motor gue sepi,"Ajak Novi yang kini menepuk-nepuk bagian belakang tempat duduk motornya.
"Boleh,yok!"Tiara mengangguk cepat,ini kali pertama dirinya diajak pulang bersama oleh temannya. Sepertinya banyak hal baru yang ia rasakan di sekolah ini.
"Ara!,pulang bareng gue yok." Tawar seorang pria yang tak asing bagi Tiara, diingatnya pria ini adalah pria yang mengantarnya pulang kemarin.
"Ah,yang kemarin ya?Maaf Ara pulangnya sama Novi,"Ujar Tiara menunjuk Novi yang berdiri disampingnya.
__ADS_1
"oh okee gue duluan,hati hati ya!bye bye."Ujar pria itu seraya melambaikan tangannya ke Tiara.
Setelahnya,Tiara dan Novi juga ikut pulang, diperjalanan mereka berbincang.
"Lo ada hubungan apa sama Doni,Ra?."Tanya Novi yang kepo sedari tadi.
"Doni?"
"Yang tadi ngajakin Lo pulang itu,loh."
"Oh..gak ada kok,cuma kemarin dia nganterin Ara pulang,"Jawab Tiara yang di oh-riakan Novi.
...•...
...•...
Sampai dirumah,Tiara melihat ibunya yang sudah berpakaian rapi menghampiri dirinya
"Aya,kamu beresin rumah ya disapu,dipel pokoknya harus sampai bersih,harus gak ada satupun debu,ngerti?"Ucapnya berkacak pinggang.
"Ibu mau kemana,Adel sama Ema juga?"Tanya Tiara basa basi walaupun ia sudah tahu pasti mereka akan menghabiskan waktu diluar hari ini.
"Kita mau jalan-jalan lah kak Aya." Jawab Ema-adik bungsu Tiara
Mereka semua pergi,hanya tersisa Tiara sendiri saat ini.Jangan ditanya lagi Tiara sudah terbiasa tidak dibawa ketika liburan keluarga,bahkan pernah sampai seminggu lebih Tiara sendirian dirumah.
__ADS_1
Setelah membersihkan dirinya di kamar,Tiara segera membersihkan dan mengemasi rumah nya ini dengan memutar lagu milik Mahen--Pura-Pura lupa,jika ditanya Tiara tidak marah karena berkemas adalah hal yang disukai olehnya.