Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]

Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]
Episode 8


__ADS_3

"Van sarapannya dimakan,ntar keburu dingin."Ucap Tiara memperhatikan Revan yang terus fokus bermain game di ponselnya.


"Sok banget,kayak udah enak aja tuh masakan Lo,"Revan meremehkan,kemudian ia berpaling melihat sarapannya. Hanya ada nasi goreng dengan telur ceplok disana,tetapi sungguh menggoda bagi Revan.


"Liatin aja mulu,gak dicobain?"Tanya Tiara yang kemudian pergi ke kamarnya,tanpa menunggu jawaban dari Revan.


Melihat Tiara yang sudah tak tampak lagi,Revan berjalan menuju meja makan dan segera melahap nasi goreng itu sesekali melirik kamar Tiara memastikan gadis itu tidak melihatnya makan dengan lahap.


Selesai,ia segera pergi ke kamarnya dan berkemas untuk kesekolah.


"Habis juga,"Gumam Tiara tersenyum ketika melihat sarapan yang ia buat tak tersisa sedikitpun.


...•...


...•...


Sampai kesekolah,Tiara tidak langsung masuk kelas ia lebih memilih berjalan mengitari sekolah bersama Mayang yang tak henti-hentinya mengoceh seperti anak kecil,membuat Tiara terus tertawa.


Tak lama mereka terdiam mendengar suara tangis yang sepertinya berasal dari belakang perpustakaan,Mayang memegang erat tangan Tiara. Suara siapa itu?


"Lihat yuk,Mayang."Ajak Tiara,gadis ini sungguh penasaran siapa yang menangis saat ini.


"Jangan dong Ra,gue takut nih."Tangan Mayang saat ini sudah berkeringat penuh,kakinya gemetaran tetapi Tiara malah ngotot ingin melihatnya.

__ADS_1


"Ya udah deh Ara aja,Mayang tungguin ya?"Kemudian Tiara melangkah ke asal suara tangis itu,dan betapa terkejutnya ia saat melihat temannya,Novi yang berada disana.


"Novi!!Nov kamu kenapa nangis disini?"Tanya Tiara,ia segera menghampiri Novi diikuti Mayang yang ikut mengekori dirinya karena ketakutan tadi.


"Nov,Lo kenapa?"Mayang ikut penasaran.


"Hiks..gue diputusin Riski hiks..jahat!!"Jawab Novi membuat Tiara dan Mayang menghembuskan nafas mereka.


"Yaelah, Nov!!Gue kira kenapa,"Ucap Maayng kemudian duduk di samping Novi. "Udah gue bilangin dia tuh Fakboy,Lo sih gak dengerin gue!!"


"Hiks..iya dia jahat,dia selingkuh Yang!!"Suara Novi meninggi,ia ingat betul bagaimana dirinya memergoki Riski tengah berduaan dengan perempuan lain.


"Yaudah dong, lupain aja Nov,"Tiara ikut serta dalam pembicaraan ini.


...•...


...•...


Jam pulang telah tiba, seperti biasa Revan menunggu Tiara ditempat biasanya tapi gadis itu tak kunjung datang juga.


"Lama banget tuh cewek!"Gumam Revan kesal,pasalnya ia sudah memperingati gadis itu dulu. Lihat?Dia terlambat lagi.


Ting..bunyi notif ponsel Revan, menghentikan segala macam umpatan yang keluar dari mulutnya. Revan membuka ponselnya dan mendapat pesan dari nomor yang tak dikenal.

__ADS_1


^^^+6289538******^^^


^^^Revan pulang duluan ya!!Ara nemenin^^^


^^^teman Ara dulu!^^^


^^^+6289538******^^^


^^^Oh ya,sv nomornya Ara^^^^^


^^^Read^^^


"Dah gila apa? Dari tadi gue nungguin lama banget!!"Kesal Revan,ia pun melajukan sepeda motornya menuju apartemen.


...•...


...•...


Ditempat lain,Tiara dan Mayang terpaksa harus mendengarkan nyanyian Novi yang itu-itu terus. Mayang bilang ini lagu yang dinyanyikan Novi ketika sedih,Tiara tak bisa membayangkan betapa sabarnya Mayang mendengarkan selama ini?


Tak lama Novi berhenti,dan menghampiri teman-temannya. "Yaudah deh,pulang yok!"Ajaknya membuat Tiara dan Nyang tersenyum dan mengangguk antusias.


Ketiganya pulang ke kediaman masing-masing,diperjalanan Tiara bertemu dengan orang yang sudah tak asing lagi baginya.

__ADS_1


__ADS_2