![Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]](https://asset.asean.biz.id/pernikahan-konyolku-tahap-revisi-.webp)
salju sedang menghiasi kota london saat ini,dirumah sebuah rumah mewah tampak seorang gadis yang sedang membersihkan rumah nya,tepatnya rumah majikannya.yap,gadis itu tiara,Tiara fadillah revandi
"huh,alih alih pergi dari rumah,eh malah disuruh jadi pembantu."gumam tiara kesal."revan pasti sudah baca surat dari ara,apa dia senang atau sedih?".
satu persatu tetes air mata mengalir di pipinya.
"semoga kamu bisa bahagia van sama orang yang kamu pilih,aku bakal terus doa'in kamu".ucapnya mengusap air mata
"baru disuruh jadi pembantu udah nangis,cengeng banget,sih?".ujar seorang pria yang tiba tiba datang,yakni Alfin,Alfindo Geametra.
kenapa sih dia harus datang,gak bisa apa jangan datang disaat kayak gini?
"ya pak,saya gak nangis kok".jawab tiara memalingkan wajahnya
"buatin sarapan untuk saya!".pinta alfin
"tapi tadi,saya liat ada pelayan yang lagi bikinin sarapannya,pak?."
"saya mau kamu yg bikin,itu salah satu aturan buat pelayan baru disini".
huh!aturan kayak itu?lagipun aku gk pernah tuh pengen jadi pelayan disini!
"iya pak.saya pergi sekarang."jawab tiara meninggalkan alfin dengan mengumpat didalam hati.
****
__ADS_1
"makanan yang enak,kayaknya tiap hari kamu yang harus masak disini."ucap alfin disela sela makannya
what?ini mah bukan aturan!yaampun pria ini,kenapa sih harus aku yg masak!
"hey,malah bengong!."
Tiara yg tengah melamun,tersadar oleh lambaian tangan Alfin
"iya pak?..
"pokoknya kamu harus masak tiap hari!."
bahkan revan aja cuma bisa makan buatan aku saat libur dan pria ini?dia mrminta tiap hari?siapa dia?aku sudah seperti istri yg melalaikan tugasnya dan memberi itu pada orang lain!
"saya permisi,kekamar dulu,pak?".pamit tiara
ia segera menutup pintu itu dan duduk memeluk kakinya menangis di lututnya itu.
"revan,maafin aku!aku bodoh van!"
apa kamu sedang bersama nesa?apa kamu gak nyari aku van?atau..
aku yang terlalu bodoh meninggalkan mu?
"maafin aku revan!maafinn".ucapnya lirih
__ADS_1
dia terus menangis sampai tak menyadari ada orang yang sedari tadi melihatnya,yap!itu Alfin
"siapa revan?".tanyanya yang mengejutkan tiara
"pak,kau disini?kapan?..
"dari tadi,kau belum menjawab pertanyaanku?!".
"tidak pak,bukan siapa siapa,ini masalah pribadiku tolong bapak untuk tidak mencampurinya".jawabnya berusaha tetap tegar dihadapan pria itu.
"emmh?benarkah dia bukan siapa siapa,lalu kenapa kau menangis tadi?".
"pak tolong sudah kukatakan untuk tidak mencampurinya!".jawab tiara."silahkan bapak keluar".
"dasar gadis aneh!..gumam Alfin dan meninggalkan kamar tiara.
Setelah kepergian Alfin,tiara segera menutup pintu kamarnya dan menguncinya,ia tak ingin Alfin memergokinya lagi saat menangis.
huh!syukurlah pria itu masih mau mengerti!sepertinya aku harus membiasakan diri untuk berpura pura tegar walau sedang rapuh!
setelah merasa lebih tenang,tiara memutuskan untuk krluar kamarnya,tiara merasa tidak nyaman karena sudah meninggalkan pekerjaan yang harus dia lakukan sebagai pelayan dirumah ini.
seharian ini ia pun menghabiskan waktu untuk membersihkan rumah dibantu pelayan yang lainnya,ia sangat bersyukur karena para pelayan itu memberlakukan nya dengan baik.
Helo helo!readersnya author,
__ADS_1
tanpa bosannya author cuman mau ngingetin supaya kalian like,komen dan vote!
sebagai dukungan kalian terhadap cerita ini!tenkyuu!