Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]

Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]
Episode 7


__ADS_3

Pagi ini Revan dan Tiara sudah siap berangkat ke sekolah. Ya,butuh dua hari bagi mereka diperbolehkan sekolah lagi.


Mereka pergi bersama,namun Tiara memilih turun dari motor Revan jauh dari sekolah sebab ia tak ingin jadi bahan pembicaraan orang-orang.


Tiara memasuki kelas,tidak ada Revan disana dan ia juga tidak mau tahu keberadaan pria itu. Baguslah jika dia tak ada,Tiara akan lebih nyaman dan tidak canggung.


"Ra,Lo gak barengan sama Revan?" Tanya Mayang yang tiba -tiba datang,membuat Tiara sedikit terkejut. Tiara berbohong dengan menggeleng,menjawab pertanyaan temannya itu.


Kenapa orang-orang harus mengetahui pernikahan mereka,kenapa ayah Revan memilih mengungumkan ini,pertanyaan itu terus saja Tiara tanyai pada dirinya sendiri.


Ia merasa sangat tidak nyaman dengan hal ini, sungguh..


...•...


...•...

__ADS_1


Jam istirahat tiba,Tiara memilih pergi ke perpustakaan hitung-hitung menenangkan dirinya dengan membaca buku di tempat sunyi itu. Sedangkan kedua temannya---Mayang dan Novi memilih pergi ke kantin mengisi perut mereka.


Selama memilah buku-buku disana,Tiara tidak fokus dan terus melamun yang ia sendiri juga tidak tahu apa yang dipikirkannya.


Bugh..Salah satu buku jatuh membuat Tiara tersadar,ia segera mengambil buku tersebut.Tetapi sebelum ia mengambilnya tangan seseorang sudah mengambilnya terlebih dahulu,Tiara yakini tangan itu milik pria.


Sang pemilik tangan berdiri diikuti oleh Tiara,Doni. Orang itu adalah Doni yang tengah menaikkan bahunya sambil tersenyum lalu memberikan buku itu ke Tiara. "Mikirin apa emangnya?" Tanyanya menatap Tiara.


"Ah ya,enggak mikirin apa-apa kok,"Tiara menaruh kembali buku itu,pasalnya buku tersebut hanya asal ambil saat ia melamun tadi.


"Eum,gak perlu Don?"Tiara menekan panggilan untuk Doni,menunjukkan bahwa ia bertanya apa betul memanggilnya dengan itu. Sedang Doni yang mendengarnya tersenyum dan meng'iya'kannya.


"Bisa diem gak sih,ganggu orang aja!"Revan,pria itu menutup bukunya dan menaruh kembali di rak buku,kemudian berlalu meninggalkan perpustakaan.


Entah darimana dan sejak kapan pria itu ada di perpustakaan,pantas Tiara merasa tadi ada suara orang di dalam sini. Ternyata itu Revan,ia mengerti sekarang.

__ADS_1


"Kalo gitu gue duluan ya,"Pamit Doni berlalu.


Tiara berjalan lesu menuju kelasnya,sungguh ia tak mood sama sekali hari ini. Yang pasti ia hanya ingin meluapkan semuanya saat ini.


...•...


...•...


Revan telah menghentikan motornya ditempat ia menurunkan Tiara pagi tadi,sudah lama ia menunggu,tapi gadis itu belum muncul juga.Sambil menunggu Tiara ia memilih memainkan ponselnya.


Tak lama kemudian, Tiara datang dan langsung menatap takut pada Revan yang tengah menatap tajam padanya. "Maaf,tadi-


"Sstt,yang pasti kalo Lo terlambat lagi,gue gak segan-segan ninggalin Lo disini!"Tegas Revan yang kemudian melajukan sepeda motornya,tak ada pembicaraan diantara mereka hanya suara lalu lalang kendaraan yang terdengar.


Tak lama kemudian mereka sampai di apartemen mereka,yang kemudian langsung memasuki kamar masing-masing,tanpa ada satu kata pun yang keluar diantaranya.

__ADS_1


kayaknya gue harus buat rencana biar cewek itu gak betah tinggal disini,harus!!Batin Revan bersuara, sepertinya ia sudah tak betah harus satu atap dengan Tiara.


__ADS_2