![Pernikahan Konyolku[TAHAP REVISI]](https://asset.asean.biz.id/pernikahan-konyolku-tahap-revisi-.webp)
Revan menekan tombol video call yang langsung diangkat oleh Adel, diarahkannya kamera ke Tiara yang tengah tidur pulas dilanjutkan dengan obrolan-obrolan biasa dengan Adel.
"Kak Aya manis ya,kak? " Adel bertanya pada Revan. "Sayangnya, mata kak Aya sering sembab karena nangis."
Mendengarnya, Revan menaikkan sebelah alisnya bingung. "Nangis kenapa emangnya? " tanyanya.
Adel mengangkat kedua bahunya. "Gak pasti sih, emang nangis tuh udah hobi kak Aya aja. Kadang nangis karna ini, kadang karna itu, ya... gitu deh." Revan mengangguk-angguk mendengarkan Adel.
"Tapi kalau disini, kak Revan gak pernah tuh ngeliat Kak Aya nangis," ujar Revan mengungkap.
"Ya, iyalah. Mana mungkin kak Aya nangis kalau tiap hari dirayu sama kak Revan," ucap Adel dilanjuti dengan kekehan kecilnya.
Cukup lama mereka mengobrol hingga keduanya memutuskan menyudahinya.
Setelah sambungan terputus, Revan menatap Tiara yang tengah tidur.Tangannya bergerak membelai rambut gadis itu. "Selamat malam,Tiara."
...•...
...•...
Keesokan paginya Tiara merasa malas untuk pergi ke sekolah, lagipula hari ini tidak belajar.
"Cepat dong Ra, ntar telat." Seru Revan di atas motornya.
Tiara melangkahkan kakinya malas lalu menaiki motor Revan.
Kini Revan melajukan sepeda motornya menuju sekolah, dilihatnya kaca spion yang menampilkan wajah malas Tiara.
Ia membuka kaca helmnya. "Cemberut mulu?" tanyanya sambil mengeraskan suaranya agar Tiara mendengarnya.
"Tau!" Hanya kata itu yang keluar dari mulut Tiara.
__ADS_1
"Lah malah marah,pms nih cewek!" ujar Revan.
"Lah kok Revan yang peduli banget?! " Tiara tak mau kalah, Revan hanya tersenyum melihat wajah Tiara yang cemberut.
Tajk butuh waktu lama akhirnya mereka tiba disekolah.
Hari ini sekolah mereka mengadakan pemilihan untuk siswa/siswi terbaik tahun ini,jadi mereka tidak memasuki kelas.
"Silahkan untuk para siswa/siswi yg mau mencalonkan segera daftarkan diri." Suara Bu Yeni menggema di seluruh sudut sekolah selalu panitia dari acara ini.
Setelah beberapa saat akhirnya diumumkan siapa calon-calon siswa/siswi terbaik yang telah mendaftar.
"Untuk siswa/siswi yg mencalonkan biar saya sebutkan yaitu
Riski,Revan,Bayu,Talia,Mayang dan Tiara." seru Bu Yeni membuat Revan dan Tiara yang mendengarnya terkejut mendengar nama mereka disebutkan, kapan mereka mendaftar?
...•...
...•...
Kini Revan dan Tiara sudah berada di apartemennya.
"Huh gak habis pikir ya!Siapa sih yang iseng daftarin orang sembarangan!"kesal Tiara sambil mendengus.
"Tau,iseng banget!" sambung Revan sefrekuensi.
Ting... Notif handphone Tiara berbunyi menampilkan nama Talia disana.
Talia
Hay Ra! gimana, udah siap belum ngelawan aku nanti?
__ADS_1
Ehmm, btw maaf ya daftarin nya gak bilang-bilang wkwk!
Melihat isi pesannya Tiara merasa geram, ternyata Talia yang sudah iseng terhadapnya.
^^^Me^^^
^^^Kamu iseng banget sih Talia! ^^^
^^^Gak ada kerjaan lain apa? ^^^
Talia
Bodoamat!
Tiara pun mematikan handphone nya dan mengusap wajahnya kasar.
"Gimana kalo Ara kalah?Trus nantikan ngundang orang tua,gima kalo ibu marah coba? " gumamnya.
...•...
...•...
Keesokan harinya semua murid berkumpul di sekolah untuk menyaksikan acara siswa/siswi terbaik tahun ini.
"Untuk mendapat gelar siswa/siswi terbaik kami akan menyelenggarakan beberapa pertandingan, yaitu
1.Lomba kecerdasan murid.
2.Olahraga yang tercakup atas renang,bersepeda dan dilanjuti dengan lomba lari.
3.Karya kerajinan tangan.
__ADS_1
Kegiatan ini yang akan menentukan siapa pemenangnya. "ujar Bu Yeni disambut riuh para murid.