Pernikahan Rahasia 2

Pernikahan Rahasia 2
Ch. 17


__ADS_3

Setelah lebih dari sepuluh menit berdebat barulah Angel mau menuruti perintah Melvin pindah ke kursi belakang. Itu pun setelah Melvin menggunakan ancaman.


"Jika kau tidak mau pindah ke sini maka aku yang akan pindah ke depan dan aku akan mencium mu di depan Leon."


Angel akhirnya keluar dari mobil dan berjalan menuju pintu penumpang. Ia paling anti bersentuhan dengan seorang pria. Apa lagi di cium. Angel bergidik ngeri ketika membayangkan jika sampai hal itu terjadi.


"Apa yang ingin kau bicarakan ?" tanya Angel begitu ia sudah duduk di samping Melvin.


"Tunggu sampai di apartemen baru kita bicara." jawab Melvin santai.


Pria itu bahkan tidak melihat ke arah Angel ketika mengatakannya. Melvin fokus melihat layar tabletnya. Sehingga ia tidak melihat wajah Angel yang sudah memerah karena menahan kesal.


"Kita mau ke mana ?" tanya Angel yang menyadari jika jalan yang mereka lalui bukanlah jalan menuju ke apartemennya.


"Pulang." jawab Melvin singkat.


"Tapi ini bukan jalan ke apartemen ku."


"Ya, aku tau."


Belum sempat Angel membalas ucapan Melvin kini mobil yang mereka tumpangi sudah memasuki sebuah gedung apartemen elit di kota ini.


Angel mulai merasa tidak enak hati. Pasti ada sesuatu yang telah dilakukan oleh pria yang sudah menjadi suaminya ini. Mau tidak mau Angel terpaksa mengikuti Melvin.

__ADS_1


Sekarang mereka sudah masuk ke dalam sebuah unit apartemen.


"Mulai hari ini kau akan tinggal di sini." kata Melvin yang membuat Angel begitu terkejut.


"APA ?"


"Semua barang-barang mu sudah ada di dalam." ucap Melvin lagi tanpa mempedulikan keterkejutan Angel.


Melvin membuka sebuah pintu kamar yang akan menjadi kamar Angel.


"Astaga. Mengapa kau suka berbuat semena-semena ?" kata Angel kesal ketika melihat semua barang-barangnya bahkan sudah tersusun dengan rapi di kamar itu.


"Bukankah kau sebenarnya yang sudah berbuat semena-mena ?" balas Melvin sambil berjalan ke luar kamar.


Memangnya apa yang telah dia lakukan sehingga pria itu mengatakan jika dia sudah berbuat semena-mena.


"Kau sudah bersuami tapi kau membawa seorang pria masuk ke apartemen mu. Apa itu bukan semena-mena ?"


deg


Angel terkejut mendengar apa yang Melvin katakan. Ia tidak menyangka jika Melvin melihatnya bersama Louise kemarin.


"Oh, kau melihatnya. Apa kau memata-matai ku ?" tanya Angel berusaha untuk bersikap tenang.

__ADS_1


Padahal ia sangat takut saat ini. Takut jika Melvin akan akan mencari tahu tentang hubungannya dengan Louise.


"Apa hubungan mu dengan pria itu ?" tanya Melvin tanpa menjawab pertanyaan Angel sebelumnya.


"Tidak ada." jawab Angel singkat yang membuat Melvin tidak puas hati.


"Aku tahu Louise itu pria seperti apa. Dia tidak akan dekat dengan wanita jika tidak ada sesuatu." kata Melvin.


Entah mengapa ia tidak suka jika Angel memiliki hubungan dengan pria lain. Apa lagi pria seperti Louise.


"Apa yang kau pikirkan tentang dia ?" tanya Angel yang tidak mengerti dengan maksud Melvin.


Memangnya apa yang Melvin pikirkan tentang sepupunya itu.


"Apa kau cemburu ?" tanya Angel lagi.


Melvin langsung tertawa mendengar pertanyaan kedua Angel. Tidak mungkin dia akan cemburu kepada wanita jelek seperti Angel.


"Kau pikir kau itu siapa sampai bisa membuat ku cemburu ?" kata Melvin dengan nada meremehkan.


"Aku kan istri mu." jawab Angel tepat sasaran.


Tawa Melvin langsung berhenti ketika mendengar jawaban Angel. Wajahnya berubah saat menyadari kenyataan jika Angel memang istrinya.

__ADS_1


Apa karena itu ia jadi tidak suka jika Angel dekat dengan pria lain. Apa benar jika dia cemburu dengan Louise ?


__ADS_2