Pernikahan Rahasia 2

Pernikahan Rahasia 2
Ch. 45


__ADS_3

Angel menatap tidak suka melihat Melvin datang dengan membawa seikat bunga. Pasti itu untuk Eudora.


"Eudora tidak ada." kata Angel dengan nada tidak ramah.


Angel tidak ingin mempersilakan Melvin masuk karena saat ini Eudora tidak ada di rumah. Eudora sedang pergi ke rumah sakit bersama teman-temannya mengunjungi salah satu dosen mereka yang sedang sakit . Mommy dan Daddy juga sedang pergi ke pesta pernikahan anak temannya.


Angel ingin menutup pintu namun dengan cepat Melvin menahannya.


"Siapa bilang aku ingin bertemu dengan Eudora." Melvin menatap Angel dengan seringai di wajahnya.


Sebenarnya Melvin sudah tahu jika saat ini Angel hanya tinggal sendiri di rumah. Eudora yang memberitahunya.


"Daddy dan mommy juga tidak ada. Jadi silahkan pulang." kata Angel yang masih tidak mengerti jika Melvin sengaja datang untuk menemuinya.


"Aku datang untuk bertemu dengan mu." Melvin memberikan bunga yang ia bawa kepada Angel.


Bunga mawar putih melambangkan kesucian cinta. Bolehkah Angel merasa jika Melvin mencintainya ?

__ADS_1


Meski sempat terharu dengan sikap romantis Melvin yang memberinya bunga. Namun Angel masih tetap pada kesadarannya. Melvin adalah tunangan adiknya. Tidak mungkin Angel akan merebutnya. Angel lupa jika dia adalah istri dari tunangan adiknya itu. Dan mereka sudah menikah jauh sebelum Melvin bertunangan dengan Eudora.


"Temani aku atau aku akan mencium mu di sini." suara bisikan Melvin menyadarkan Angel dari pikirannya.


Tentu saja Angel tidak akan membiarkan Melvin menciumnya lagi. Apa lagi menciumnya di sini. Di rumahnya. Bagai mana jika ada pelayan yang melihatnya.


Selama hampir dua jam Angel terpaksa menemani Melvin. Dan selama itu pula Melvin sekuat tenaga menahan dirinya untuk tidak mencium dan menerkam Angel. Karena seperti biasa Angel hanya memakai gaun minim. Angel dan Melvin duduk di ruang tamu dengan jarak aman. Tak ada yang mereka bicarakan. Angel menatap layar tv di depannya. Sementara Melvin hanya fokus menatap Angel sambil membayangkan hal hal yang mesum.


Ya. Melvin hanya bisa membayangkannya saja. Tidak berani untuk melakukannya. Karena saat ini tidak ada orang yang tahu tentang status pernikahan mereka.


Melvin baru pulang setelah mendapat pesan yang di kirim oleh Eudora. Yang mengatakan jika dia dan kedua orang tuanya dalam perjalanan pulang.


Melvin tidak ingin membuat Angel jadi canggung kepada Eudora atau kedua orang tuanya.


Setelah beberapa saat mobil Melvin pergi, mobil Daddy nya pun tiba. Angel merasa lega karena Melvin sudah pulang sebelum mommy, Daddy dan Eudora tiba di rumah.


*

__ADS_1


Hari ini hari Minggu. Angel yang sedang rebahan di sofa sambil menonton tv merasa aneh melihat Eudora keluar dari kamar dengan wajah yang ceria.


"Mau ke mana ?" tanya Angel melihat Eudora berpakaian rapi dan memakai tas selempang.


"Aku mau pergi, kak." jawab Eudora sembari mendudukkan tubuhnya di sofa.


"Ck. Aku tau kau mau pergi. Tapi ke mana ?" tanya Angel penasaran.


Biasanya hari Minggu Eudora tidak pergi ke mana-mana karena Melvin akan berkunjung ke rumah dan makan siang bersama.


"Aku mau.."


Eudora tidak melanjutkan kalimatnya karena Mom Sonia memanggilnya.


"Eudora, Melvin sudah tiba. Katanya kalian mau pergi ?"


Angel terkesiap mendengar perkataan mommy nya. Ternyata Eudora mau pergi bersama Melvin. Pantas saja adiknya itu terlihat bahagia. Rupanya mereka akan pergi berkencan.

__ADS_1


Dada Angel kembali terasa sesak membayangkan Eudora dan Melvin pergi berdua. Bagai mana jika mereka pergi ke sebuah restoran di ruang VIP. Hanya berdua dan Melvin akan mencium Eudora seperti Melvin menciumnya waktu itu.


Perasaan Angel jadi berkecamuk mengingat jika hal itu akan benar-benar terjadi. Rasanya ia tidak rela jika Melvin melakukan itu pada wanita lain. Termasuk pada adiknya sendiri. Angel begitu larut dengan pikirannya sendiri sehingga tidak sadar jika Eudora sudah pergi. Angel bahkan tidak mendengar saat adiknya itu berpamitan.


__ADS_2