Pernikahan Rahasia 2

Pernikahan Rahasia 2
Ch. 56


__ADS_3

Sky tak langsung menjawab pertanyaan Abizar. Ia justru menatap ke arah Angel. Tapi hanya sekilas. Sky pun penasaran wanita seperti apa istri rahasia Melvin. Karena ini merupakan kali pertama Sky bertemu Angel.


"Tenang om. Ayo kita bicara di ruangan ku saja." kata Sky yang membuat Angel semakin cemas.


Mengapa harus bicara di dalam ? kenapa tak di sini saja ? apakah ada sesuatu yang serius ? batin Angel. Sungguh ia ingin sekali melihat keadaan Melvin sekarang. Namun dokter belum mengizinkan siapa pun untuk melihatnya.


Abizar dan Nia pergi mengikuti Sky menyisakan Angel dan keluarganya yang ada di ruang tunggu UGD.


Sekitar lima belas menit kemudian Sky dan kedua orang tua Melvin kembali. Sky hanya mengizinkan Abizar dan Nia untuk masuk melihat Melvin. Angel yang begitu cemas mencoba melihat dari celah pintu yang terbuka untuk melihat Melvin tapi sayang dia tidak bisa melihat apa pun dari sana. Dalam hati Angel tak putus-putus berdoa agar Melvin baik-baik saja.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian pintu di buka dari dalam. Dua orang perawat mendorong brangkar untuk memindahkan Melvin ke ruang rawat. Angel segera berdiri dari duduknya untuk melihat Melvin.


Jantung Angel begitu sesak melihat keadaan Melvin. Bagian kepalanya di balut dengan perban, mulut dah hidung di pasang oksigen dan tangan yang di infus.


Angel sungguh tidak sabar. Ia ingin bertanya bagai mana keadaan Melvin. Apa yang dokter katakan.


"Tante bagai mana keadaan kak Melvin ?" bukan Angel yang bertanya melainkan Eudora.


Namun begitu Angel tetap menajamkan telinga untuk mendengar pembicaraan Eudora dan mamanya Melvin.

__ADS_1


Melvin masih belum sadarkan diri. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan apakah cedera di kepala Melvin parah atau tidak.


Malam ini Angel pulang tanpa dapat melihat Melvin karena hanya dua orang yang di perbolehkan untuk masuk yaitu Mom Sonia dan Eudora. Sebenarnya tadi Eudora mengajak Angel untuk masuk, tapi Angel menolak. Karena Angel takut tidak bisa menahan air matanya ketika melihat Melvin.


Angel hanya mendengar dari cerita Eudora dan Mom Sonia tentang keadaan Melvin. Mendengarnya saja air mata Angel sudah mau jatuh. Apa lagi melihat langsung.


Semalam ini Angel hampir tidak bisa memejamkan mata karena terus memikirkan Melvin. Angel bangun pagi-pagi sekali untuk pergi ke rumah sakit sendirian. Ia bahkan tidak sempat untuk sarapan. Angel berharap jika pagi ini ia bisa melihat Melvin di ruangannya. Meskipun Angel tahu jika sekarang bukanlah jam besuk.


Angel berjalan masuk ke dalam rumah sakit menuju ruangan rawat Melvin yang sudah di pindahkan tadi malam. Angel menekan lift untuk naik ke lantai tujuh. Sepanjang koridor Angel merasa suasana yang begitu sepi. Tak ada orang-orang atau pun perawat yang lalu lalang. Mungkin karena ini masih terlalu pagi pikir Angel. Padahal Angel tidak tahu jika lantai tujuh ini merupakan lantai VIP khusus untuk pemilik rumah sakit ini dan keluarganya. Ya, Angel tidak tahu jika Melvin merupakan pemilik Rumah Sakit Medika Sejahtera ini.

__ADS_1


Angel memperhatikan ke sekeliling yang memang sudah sepi sebelum membuka pintu ruang rawat Melvin dan alangkah terkejutnya Angel ketika pintu itu tiba-tiba di buka dari dalam.


__ADS_2