Pernikahan Rahasia 2

Pernikahan Rahasia 2
Ch. 43


__ADS_3

Saat makan malam semua Anggota keluarga berkumpul. Angel menatap wajah Eudora yang duduk tepat berhadapan dengannya. Ada perasaan yang berkecamuk di hati Angel yang tidak bisa ia jelaskan. Kejadian siang tadi terus menghantui pikirannya. Angel merasa bersalah karena telah mengkhianati sang adik dengan bertemu tunangan sang adik di belakangnya. Apa lagi tadi mereka bahkan berciuman. Tapi di satu sisi pria yang menjadi tunangan adiknya itu adalah suaminya. Angel jadi pusing memikirkan hubungan rumit antara dia dan Eudora dengan pria yang sama. Entah siapa yang telah mengkhianati siapa.


"Aurora." suara Mom Sonia menyadarkan Angel dari pikirannya.


Angel menoleh ke arah sang ibu yang telah memanggilnya.


"Mengapa melamun ? Makanlah. Nanti makanannya dingin." kata Mom Sonia lagi yang melihat Angel sama sekali belum menyentuh makannya.


"Iya, mom." Angel merasa tidak enak karena mommy, Daddy nya dan Eudora melihat ke arahnya.


Angel pun mulai menyuapkan makanan ke mulutnya. Padahal saat ini ia sungguh tidak ada selera makan.


Sampai saat ini masih ada perasaan yang mengganjal di hati Angel sebelum ia berbicara dan meminta maaf kepada Eudora.


Setelah makan malam Angel datang ke kamar Eudora. Ternyata Eudora sedang membuat tugas kuliah.

__ADS_1


"Ada apa kak ?" tanya Eudora melihat kedatangan Angel.


"Em, aku mau bertanya sesuatu pada mu ?"


"Tanya apa, kak ?" Eudora menghentikan pekerjaannya mendengar Angel bicara serius.


"Apa kau mencintai tunangan mu ?" tanya Angel sambil menatap mata Eudora untuk memastikan bagai mana perasaan adiknya itu kepada Melvin.


Eudora tak langsung menjawab pertanyaan kakaknya.


"Maafkan aku yang telah membuat mu terlibat." ucap Angel tulus.


"Apa kakak berubah pikiran ? ayo kita bicarakan ini dengan Daddy." Eudora masih berharap jika Angel yang akan di jodohkan dengan Melvin. Bukan dia.


"Tidak, Eudora. Nanti Daddy akan marah." kata Angel tidak setuju.

__ADS_1


Cukuplah satu kali Angel sudah membuat dad Abraham marah karena ia telah melarikan diri. Dan sekarang tidak mungkin Angel meminta untuk melanjutkan perjodohan itu dengan menggantikan Eudora sebagai tunangan Melvin. Bisa-bisa ia akan di bunuh oleh daddy nya.


Eudora yang tadinya tampak semangat berharap kakaknya akan berubah pikiran kini menghela napas lemah. Angel tidak bersedia untuk melanjutkan perjodohan yang seharusnya memang untuknya.


"Maaf." hanya kata maaf saja yang bisa Angel berikan untuk Eudora.


Angel dan Eudora sudah sama-sama tahu bagai mana sifat dad Abraham. Apa yang sudah di putuskan olehnya adalah perintah dan tidak bisa di bantah atau di tolak. Sejauh ini hanya Angel yang berani melawan perintah Daddy nya. Itu pun dengan meminta bantuan Erland untuk memalsukan identitasnya agar tidak bisa di lacak oleh orang-orang suruhan dad Abraham.


*


Hari ini merupakan hari Minggu. Angel yang sedang berada di rumah di kejutkan dengan kedatangan Melvin. Jantung Angel kembali bergemuruh ketika melihat pria yang menciumnya beberapa hari yang lalu. Bahkan sampai hari ini Angel masih bisa merasakan bagaimana Melvin menyesap bibirnya.


"Om, Tante, aku minta izin ingin membawa Eudora jalan-jalan." kata Melvin yang terlihat senang. Senyum yang menghiasi bibirnya membuat pria itu semakin terlihat tampan.


Hati Angel langsung mencelos begitu mendengar ucapan Melvin. Ada rasa sesak yang tiba-tiba menyerang dadanya. Angel tersenyum getir karena sempat berpikir Melvin datang untuk menemuinya. Tapi ternyata tidak. Melvin datang untuk menjemput Eudora. Ya, tentu saja karena Eudora adalah tunangannya.

__ADS_1


__ADS_2