Pernikahan Rahasia 2

Pernikahan Rahasia 2
Ch. 33


__ADS_3

Melvin menatap seorang pria tampan yang kini duduk di depannya. Pria yang mengirim pesan untuk mengajaknya bertemu tadi tak lain adalah Louise. Saat ini mereka sedang berada di sebuah restoran mewah. Tepatnya di ruangan khusus VIP.


"Ada apa kau ingin bertemu dengan ku ?" tanya Melvin tanpa basa basi. Ini kali kedua mereka bertemu secara pribadi.


Jika ingin membicarakan tentang bisnis atau kerja sama seharusnya Louise membuat temu janji lebih dulu melalui sekretarisnya.


"Aku mendengar kau akan bertunangan tidak lama lagi ?" Louise menjawab pertanyaan Melvin dengan pertanyaan juga.


Melvin menganguk "Ya". Tentu saja Louise tahu karena calon tunangannya adalah sepupu Louise sendiri.


"Aku ucapkan selamat." ucap Louise


"Terima kasih." balas Melvin.


"Jadi apa yang ingin kau bicarakan dengan ku ?" tanya Melvin sekali lagi.

__ADS_1


Sungguh ia tidak punya banyak waktu untuk melayani Louise jika pria itu membicarakan yang tidak penting. Karena ada hal yang lebih penting yang harus Melvin urus yaitu menemui Tuan Abraham. Leon sudah mendapatkan jadwal pria tua itu. Hanya siang ini jadwal pria tua itu kosong dan bisa di temui karena besok dan sampai hujung Minggu Tuan Abraham sibuk.


"Aku tahu kau terpaksa bertunangan dengan Eudora karena perjodohan." kata Louise.


Melvin sama sekali tidak terkejut jik Louise mengetahui ia terpaksa menerima perjodohan ini karena Eudora juga terpaksa dan mungkin wanita itu sudah menceritakan kepada Louise.


"Lalu bagai mana dengan Angel ?" Louise melanjutkan kalimatnya.


Melvin terkesiap mendengar Louise menanyakan tentang Angel. Melvin menatap lekat mata Louise untuk mencari tahu sebenarnya apa yang dinginkan pria itu.


"Aku tahu sebenarnya kau menyukai wanita aneh itu kan ?" Louise menyeringai melihat Melvin ketika ia menyebut nama Angel.


"Lalu apa hubungannya dengan mu ?" tanya Melvin sinis.


Melvin memang tidak suka setiap kali Louise menyebut nama Angel. Entah apa hubungan Louise dan Angel tapi Melvin merasa Louise merupakan saingannya. Apakah ini yang di namakan cemburu.

__ADS_1


"Jawab saja pertanyaan ku dengan jujur. Mungkin aku bisa membantu mu." kata Louise memberi penawaran.


"Terima kasih. Tapi sebaiknya kau tidak perlu ikut campur." Melvin tidak tertarik.


Ia tidak mau Louise membantunya. Memangnya pria itu ingin membantu apa ? membantu ia terlepas dari perjodohan ini atau membantu menemukan Angel.


Melvin bangkit dari duduknya ingin segera pergi. Louise hanya membuang-buang waktunya saja. Namun baru beberapa langkah suara Louise kembali terdengar.


"Aku bisa memberitahu mu di mana dia sekarang."


Louise tahu Melvin sangat ingin menemukan Angel dan ternyata berhasil. Melvin berbalik mendengar ucapan Louise.


Louise memberikan kode dengan matanya agar Melvin duduk di tempatnya semula dan Melvin menurut hanya karena ingin tahu di mana Angel. Dan kedua pria itu melanjutkan pembicaraannya.


Sementara itu di kediamannya, Eudora terlihat bersedih di kamarnya. Sebentar-sebentar gadis itu melihat ponselnya menunggu pesan dari pria yang ia cintai. Sampai saat ini pria itu tidak melakukan apa pun untuk menghalangi pertunangannya yang tinggal menghitung hari.

__ADS_1


Eudora merasa cintanya hanya bertepuk sebelah tangan. Padahal selama ini Eudora pikir mereka saling mencintai dalam diam. Mereka sama-sama memang tidak pernah menyatakan cinta. Tapi saling menunjukkan cinta dan kasih sayang melalui perhatian.


Setetes air mata mengalir di pipinya ia biarkan begitu saja. Hanya dengan menangis lah Eudora bisa menenangkan diri. Eudora lebih suka menyimpan kesedihannya sendiri dan tidak akan menceritakan kepada siapa pun termasuk mommy nya.


__ADS_2