Pertemanan, Perbedaan, Dan Percintaan

Pertemanan, Perbedaan, Dan Percintaan
27. Futsal


__ADS_3

"Kalian tidak terima dihukum seperti ini? Sedangkan kalian bisa enak-enak duduk dikantin" ucap guru yang sedang mengajar dikelas


"Bukan begitu pak, kami sama sekali nggak dengar kalau udah bel" ucap Tania


"Boong pak, jelas-jelas mereka tertawa lebar di dikantin tadi" ucap salah satu anak murid


"Ngaco" gumam Naisa


*kouta memperingati naisa


"Jangan banyak alasan lagi kalian, cepat turun dan bersihkan lapangan" ucap Pak Guru


*tania, naisa, kouta langsung keluar kelas


"Makasih pak" ucap Aldi


"Maksud kamu makasih apa ya?" tanya Pak Guru


"Ah nggak ada pak" jawab Aldi


*aldi meninggalkan kelas dan langsung menyusul temannya


"Gini kan enak, nggak perlu belajar" ucap Naisa


"Enak sih enak, bersihin lapangan ini yang nggak enak" balas Tania


"Iya sih, nggak usah berish-bersih kali lah" ucap Naisa


"Iya" jawab Tania


"Tapi kenapa dibersihin? Emang ada eskul nanti?" tanya Kouta


"Kau nggak ikut futsal ya Kou?" tanya Aldi


"Nggak, aku lebih ke voli" jawab Kouta


"Oh, hari ini ada eskul futsal makannya tuh Bapak nyuruh kita bersihin ni lapangan"

__ADS_1


"Syukur sih aku kita yang bersihin, soalnya kudengar yang bersihin nanti anak kelas 10 semua dan kalau malas-malasan kena marah sama seniornya" jawab Aldi


"Kau ikut berarti?" tanya Kouta


"Iya, Arsenio juga ikut dia" jawab Aldi


"Oh, balik jam berapa emang?" tanya Kouta


( lah dia ikut futsal tapi kenapa ngajak purang bareng? )


"Sekitar jam 17.30an" ucap Aldi


"Lumayan lama ya" ucap Kouta


Tanpa banyak bicara lagi, kami segera membersihkan lapangan. Dikarenakan hujan lebat semalam, daun-daun pada berguguran semua dan hampir memenuhi lapangan. Ini hanya sekolah biasa, lapangannya digabung semua dan terbuka. Kami sengaja untuk bekerja lebih lambat agar sampai istirahat ke-2 dan ya caranya dengan bersihkan sedikit ngomong banyak. Bahkan Naisa dan Tania pergi ke kantin untuk membeli minum dan makanan, aku takut Tania ternodai Naisa yang tidak memperdulikan apapun.


1 Jam telah berlalu, tiba-tiba Mugi turun kelapangan........


"Ada apa? Kenapa turun?" tanya Kouta


"Nggak ada apa-apa kok, hanya saja kulihat dari atas kalian sama sekali belum menyelesaikan setengah lapangan pun" jawab Mugi


"Boleh kubantu kalian tidak?" tanya Mugi


"Boleh kok, ini terbuka untuk umum" sahut Naisa


"Oke" ucap Mugi


"Ah tapi jangan terlalu serius ya, kami memang sengaja lamain" ucap Naisa


"Hmm iya" jawab Mugi


Sampai pada waktu yang ditunggu, istirahat ke-2. Namun, baru setengah yang selesai, Mugi pun juga terkena hasutan Naisa yang brkata untuk tidak usah terlalu serius. Selang beberapa menit setelah bel berbunyi Pak Guru turun kelapangan dan memarahi kami hanya saja aku kasihan sama Guru ini, diabicara panjang lebar tapi sepertinya tidak ada yang mendengarkan apa yang dia bicarakan.


Anak kelas lain sudah pada turun untuk istirahat dan Guru ini masih marah dihadapan kami. Arsenio pun sudah turun dan dia terus melihat ke kami dan tertawa tipis, aku benar-benar ingin memukulnya sekarang. Namun, diatidak beranjak pergi padahal kawannya sudah mengajaknya. Setelah kurang lebih 10 menit Guru ini berbicara akhirnya selesai dan kami disuruh membersihkan lapangan ini sampai pukul 13.30. Tiba-tiba Arsenio datng menghampiriku....


"Futsal, aku ada futsal nanti abis puang sekolah, sorry lupa bilang" ucap Arsenio

__ADS_1


"Ya, aku tau" jawab Kouta


"Nanti langsung pulang aja, nggak usah tunggu aku" ucap Arsenio


"Nggak bisa, duit aku dah abis aku juga udah bilang nggak usah jemput ke Orangtua" ucap Kouta


"Aduhh, yakin kau nunggu" tanya Arsenio


"Mau gimana lagi lah" jawab Kouta


"Dah, nggak masalah aku mau bersihin ni lapangan" ucap Kouta


*arsenio langsung pergi meninggalkan Kouta


Kami semua langsung bergegas membersihkan lapangan hingga tepat pada waktunya, mau bagaimanapun kami tetap lanjut belajar sampai pulang. Dari bel pulang sekolah sampai sore saat anak futsal selesai eskul aku hanya main handphone dikelas. Sesekali saat waktu istirahat anak futsal, Arsenio datang dan selalu berkata "Bentar ya, nggak lama kok". Santai aja kali aku bukan pacarnya yang sedang menunggu dia pulang untuk apa dia lakukan semua itu. Hingga akhirnya aku mendengar peluit yang menandakan waktu latihan telah selesai.


*kouta berdiri dan langsung membuka pintu kelas


"An*eng!" teriak Kout kaget


"Ngapain kau naik lagi gilak?!" tanya Kouta


"Jmput kau lah" jawab Arsenio


"Nggak sebodoh itu aku sampai nggak tahu waktu selesainya" ucap Kouta


"Tengoklah kau ngos-ngosan gitu" ucap Kouta langsung mengambil minumannya


"Minum dulu nih, ada-ad aja kau ini" ucap Kouta memberikan minumannya


"Makasih" Arsenio langsung minum tanpa pikir panjang


"Pelan-pelan, barangmu dimana?" ucap Kouta


"Bawah, dekat lapangan" jawab Arsenio


"Yaudah, abis kau istirahat bentar pulang kita" ucap Kouta

__ADS_1


"ya, sorry nunggu lama" ucap Arsenio


Selanjutnya..................


__ADS_2