
5 menit sebelum naisa sampai ditempat……...
“Om jangan om, jangan!” teriak mugi sambil berusaha untuk kabur
“Ayolah neng ikut sama om bentar saja” kata om-om cab*l itu
“Tolong!” teriak mugi
“Wah dapat mangsa ya om?” tanya seseorang dari belakang om itu
“Hahaha iya lumayan buat satu malam” jawab om cab*l itu tanpa melihat kebelakang
“Tolong aku, ku mohon!” teriak mugi yang sudah sangat ketakutan
“Om, bagi dia ke aku nanti ku kasih yang lebih nikmat” kata seseorang itu
“Enak saja, cari sendiri sana kau pengen ku hajar ya!” kata om itu sambil melihat kebelakang
*KEPLAK
“Gimana? Nikmat bukan?” tanya seseorang itu sambil tertawa
“Kurang ajar kau ya!” teriak om cab*ul itu yang berusaha mau meninju orang itu
*SSIIIUUUU.............TEPLAK
“Masih mau lawan juga?” tanyanya
“Ampun bang, ampun” kata om cab*l tersebut yang sudah tepar
( aku harus berterima kasih padanya )
“Terima kasih sudah menolongku” kata mugi yang masih merasa takut
“Iya, kebetulan lewat doang juga” kata orang itu
“Kamu anak kelas 10-C juga bukan?” tanya mugi
__ADS_1
“Iya, oh ya namaku Aldi pacarnya Tania, kenal Tania kan?” tanya aldi
“Oh Tania kenal kenal, jadi gitu pantesan dekat” kata mugi
“Ya udah aku duluan ya” kata aldi yang langsung pergi
“Iya, hati-hati” teriak mugi
Tadi aku benar benar ketakutan aku pikir mungkin tidak akan ada lagi yang menolongku. Untuk sekarang aku harus beli makan malam dulu baru langsung pulang, ntah kenapa aku tidak kepikiran untuk memakai baju yang lebih tertutup. Saat sedang jalan mau beli aku melihat ada yang lari ke arahku, aku tidak bisa melihat jelas siapa itu tapi itu seperti naisa tapi ngapain dia ke arahku.
“Muuggiii!” teriak naisa sambil memeluk mugi
“Aduh, kamu kenapa naisa?” tanya mugi
“Kamu baik-baik saja?” tanya naisa sambil melihat-lihat tubuh mugi
“Aku ngga apa-apa kok” jawab mugi
“Syukurlah, lain kali jangan pakai baju yang terbuka gini lagi, ini ku kasih jaket ku kamu pakai aja dulu besok balikin” kata naisa sambil member jaketnya
“Makasih naisa” kata mugi
“Kita? Cuma berdua kan?” tanya mugi
“Itu sama kouta, sama aldi juga kebetulan ketemu dia” jawab naisa sambil menarik mugi ke arah kouta dan aldi
“Hah? Kamu kenal sama aldi?” tanya mugi
“Kenal, pas di aula cuma liat sekilas sih trus sisanya diceritain sama tania” kata naisa
Menuju tempat kouta dan aldi menunggu…….
“Oh ini yang namanya mugi ya?” tanya kouta
“Iya” jawab mugi dengan muka menghandap kebawah
“We kou, suaramu kecilin lah kaget dial oh” kata naisa sambil merangkul mugi
__ADS_1
“Marah-marah terus, tua baru tau” kata kouta sambil tertawa
“Haa?” kata naisa yang mulai mau marah tapi ditahan sama mugi
“Jadi, udah boleh aku pulang?” tanya aldi
“Eh bentar al, duduk dulu yok dimana gitu sambil makan” ajak kouta
“Ha? Udah tengah malam gini ntar dicariin gw, tadi cuma pamit mau keluar bentar” kata aldi
“Bentar aja lah kasian juga dia, biar tenang dulu” kata naisa
Aku, naisa, mugi, dan aldi pun pergi menuju salah satu tempat makan yang sering aku datangin sama naisa. Disana kami ya cuma makan-makan doang bentaran sambil ngomong-ngomong tapi aku sama aldi ya gitu anak cowok main game sampai akhirnya waktu sudah tengah malam dan kami memutuskan untuk pulang ke rumah. Karena sudah tengah malam aku antarkan mugi kerumah sedangkan si aldi karena dia kesini tidak bawa kendaraan jadi aku antarkan juga lagian rumahnya sejalan kerumahku.
Setelah mengantar mereka berdua waktunya untuk pulang ke rumah, dimobil naisa sampai tertidur mungkin karena dia kekenyangan makan tadi. Saat sudah sampai dirumah ketika aku mau turun, ada mobil dibelakang dan itu adalah mobil orang tua laki-laki ku.
“Lembur lagi ya?” tanya kouta
“Biasalah, dari mana aja kamu lembur juga?” tanya ayah kouta sambil membuka pintu rumah
“Hahahaha nggak lah, baru kelar beli makanan aja tadi” jawab kouta
“Sama siapa aja?” tanya ayah kouta
“Kawan, sama naisa juga tu” jawabku
“Oh yaudah langsung bersih bersih aja sana” kata ayah kouta
“Om, malam” sapa naisa
“Malam naisa, sampai kapan mau nginap sini?” tanya ayah kouta
“Hari ini aja” jawab naisa
“Yaudah langsung bersih-bersih abis itu tidur, besok sekolah kan?” tanya ayah kouta
“Iya om, om juga selamat istirahat” kata naisa
__ADS_1
Aku dan kouta langsung bersih-bersih dan masuk ke kamar untuk tidur. Aku merasa hari ini begitu panjang, tapi yasudahlah emang udah jalannya hahaha. Mungkin besok aku bakal telat bangun biarlah walaupun aku ngerasa telat tapi lebih telat-an si kou. Jam masuk mama kouta sama masuk sekolah kami beda 1 jam cepetan kami, jadi tak ada masalah bagi mama kouta kalau kami telat bangun. Semoga mimpi indah dan semoga besok dapat menjalani hari dengan tenang.
Selanjutnya.................