PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Petarungan


__ADS_3

Melihat mantan kaisar mereka menghilang begitu saja, mereka sangat terkejut tetapi tidak ada yang berani bertanya.


Hingga kemudian mereka keluar dengan perasaan campur aduk, dan hanya tersisa Ao ling serta kasim cun.


"Bagaimana jika Tuan Muda menginap disini satu malam." ucap kasim cun.


Mendengar tawaran kasim cun, Ao ling berpikir hingga beberapa saat Ao ling setuju untuk menginap satu malam.


Melihat Ao ling setuju, kasim cun kemudian mengantar Ao ling menuju kamar kaisar, karena kasim cun menghormati Tuan dari kaisar nya.


"Apakah kaisar mu tidak memiliki seorang permaisuri?" ucap Ao ling ditengah jalan.


Mendengar perkataan Ao ling, ekspresi kasim cun tiba tiba menjadi sedih.


"Sebenarnya ini cerita yang menyedihkan, bahkan kaisar tidak mau mengingat nya lagi." ucap kasim cun dengan nada sedih.


Kemudian kasim cun bercerita tentang masa lalu kaisar.


...***...


6 Bulan saat Ji lei menikahi dua orang wanita dan menjadi raja, Ji lei dikaruniai seorang anak laki laki dari masing masing istrinya.


Ji lei sangat menyayangi kedua istri nya dan dia juga sangat adil, tidak membedakan apapun begitupun dengan kedua istrinya yang juga mencintai Ji lei.


Hingga saat kedua anak laki laki tersebut berumur 3 tahun, Ji lei mulai memfokuskan diri kepada anaknya, dan membuat kedua istrinya cemburu kepada anak mereka sendiri.


Kemudian di tengah malam hari, kedua istri Ji lei mulai merencanakan sesuatu untuk membunuh anak mereka.


Besok paginya, kedua istri Ji lei meminta ijin kepada Ji lei, untuk membawa anak mereka jalan jalan di hutan agar lebih mengenal dunia ini.


Ji lei setuju dengan syarat membawa sebagian Prajurit dan jendral agar tidak terjadi sesuatu, kedua istri Ji lei pun setuju hingga akhirnya mereka berangkat.


Saat sudah sampai di hutan, kedua istri tersebut menyuruh para Prajurit serta jendral untuk tetap disini, karena mereka berdua ingin memandikan anak mereka di sungai.


Prajurit serta para jendral mengikuti perintah kedua istri Ji lei, dan tidak curiga pada kedua istri kaisar mereka.


Hingga sampai di tepi sungai, kedua istri Ji lei membawa sebuah pisau di punggung mereka, dan menusuk jantung anak mereka dari belakang.


Kedua anak tersebut langsung mati tanpa mengetahui siapa yang membunuhnya.


Saat kedua mayat anak Ji lei sudah terbawa arus cukup jauh, tetapi masih bisa terlihat.


Ji lei pun muncul dan berteriak dengan disebelahnya ada kasim cun.


"Apa yang kalian lakukan!" teriak Ji lei.


Kedua istri Ji lei pun kaget, melihat suami mereka disini.


"I..I...Ini buka yang seperti kau pikirkan sayang." ucap salah satu istri Ji lei.


"Cukup aku sudah tahu, kasim cun tangkap mereka." ucap Ji lei dengan ekspresi marah dan sedih.


Kasim cun pun menangkap kedua istri Ji lei, hingga sampai diruangan tahta.


"Hari ini aku mengumumkan bahwa kedua orang asing ini adalah penjahat, dan akan dibuang keluar dari Benua ini." ucap Ji lei tidak memanggil nama kedua istrinya.


Ji lei juga tidak tega memberikan mereka hukuman mati, jadi Ji lei hanya bisa membuang mereka keluar dari Benua ini.


Kedua istrinya pun tidak bisa berkata dan hanya bisa menangis menyesali perbuatan mereka, tetapi itu sudah terlambat.


Akhirnya mereka di buang keluar dari Benua Naga, dan Ji lei mengadakan upacara pemakaman untuk kedua anaknya.


Setelah pemakaman, Ji lei hanya menangis di kamarnya hingga satu minggu, dan selama itu kasim cun yang mengerjakan tugasnya.


Hingga akhirnya Ji lei pun sudah mulai melupakan ingatan tersebut.


***


"Baiklah ini kamarnya." ucap kasim cun selesai bercerita dan tepat sekali sampai dikamar Ji lei.


"Kalau begitu aku permisi dulu." lanjut kasim cun.


Ao ling pun masuk dan segera tidur di kasur Ji lei, dan terlelap karena merasakan lembutnya kasur tersebut.


Pagi hari tiba, dan Ao ling terbangun saat mendengar dia suara yang membangunkan nya.


"Bangun nak ada musuh yang ingin menyerang mu." ucap Yan ding dipikiran Ao ling.


"Bangun Tuan ini keadaan gawat." ucap Yong gu dengan telepati.

__ADS_1


Suara kedua orang tersebut membangunkan Ao ling.


Ao ling pun bangun dan terkejut melihat dua penghalang, yang melindungi nya dari energi merah yang tersebar disekitarnya.


Terlihat bahwa energi merah tersebut hampir menghancurkan penghalang, buatan Yong gu serta Yang ding.


Sebelum hancur, Ao ling menggunakan Qi primordial nya untuk melindungi dirinya, dari energi merah aneh tersebut.


Ao ling tentu sudah mengetahui bahwa energi merah tersebut, dari akar merah yang pernah Ao ling lawan.


Kemudian Ao ling bergegas keluar, dan saat sudah berada diluar Ao ling melihat banyak sekali tengkorak.


Melihat itu Ao ling mengetahui bahwa energi merah tersebut juga menyerap vitalitas dari makluk hidup.


Dan Ao ling menoleh, kemudian melihat kasim cun yang sedang sekarat, tanpa berpikir panjang Ao ling melesat dan memasukan nya ke dalam dunia jiwanya.


Ao ling juga menelepati Yong gu untuk menyembuhkan kasim cun.


Kemudian Ao ling segera melesat terbang, dan saat tiba di pinggiran ibukota, Ao ling melihat dua orang pemuda melayang dan mengeluarkan Qi merah aneh tersebut.


Ao ling melihat mereka berdua hanya berada di ranah setengah, dan menganggap ini pertarungan yang cepat.


Ingin segera melesat dan membunuh mereka berdua, Ao ling dikejutkan oleh akar merah raksasa yang keluar dari tanah.


Dan inti akar tersebut melayang, memasuki salah satu pemuda tersebut, bukan hanya satu tetapi inti akar dari Benua Qilin, kura kura hitam, dan harimau.


Untuk Benua phoenix, Ao ling sudah menghancurkan inti akarnya.


Pilar merah menembus langit, kekuatan kedua pemuda tersebut melonjak hingga sampai di ranah Dewa menembus batas 2.


Ao ling yang melihat itu sedikit terkejut, dan juga menyadari bahwa ini adalah pertarungan yang cukup sulit.


Dengan ranah Ao ling sekarang dan segala kekuatan serta teknik Ao ling, Ao ling hanya bisa menandingi Dewa batas 5 dengan usaha yang cukup.


Setelah ranah kedua pemuda tersebut berhenti melonjak, mereka berdua kemudian menatap Ao ling dan berkata.


"Jadi kau yang menghalangi rencana kami." ucap mereka bersamaan.


Sebelum Ao ling dapat membalas perkataan kedua pemuda tersebut, mereka sudah melesat menyerang Ao ling.


Beruntung Ao ling sudah siap akan segala serangan, dan dapat menahan kedua serangan tersebut meskipun tidak sepenuhnya.


"Lumayan juga kau, perkenalkan nama Ji zu dan adikku Ji ze." ucap Ji zu.


Mendengar nama marga Ji, Ao ling tiba tiba memikirkan tentang Ji lei.


"Dugaan mu benar, kami adalah anak raja Kekaisaran ini, dan kami akan menghancurkan Kekaisaran ini atas apa yang mereka perbuat." teriak Ji ze dengan nada marah.


Pertarungan pun tetap berlanjut, Ao ling juga sedang dalam keadaan terpojok karena harus melawa dua orang sekaligus, dan kekuatan mereka lebih tinggi.


"Mata celestial!"


"Armor Dewa Ashura tingkat 5!"


Ucap Ao ling mengeluarkan teknik pendukung nya, agar bisa sedikit menyeimbangkan pertarungan nya.


Mata Ao ling berubah menjadi warna berlian, serta tubuh Ao ling ditutupi oleh sebuah armor merah gelap, dan terlihat lebih nyata.


Armor Dewa Ashura tingkat 5, adalah tingkat tertinggi dan Ao ling masih belum tahu apakah bisa berevolusi.


Tetapi Ao ling mendengar ucapan Yang ding bahwa setiap teknik pasti bisa berevolusi atau menembus batas.


"Pedang Ashura gerakan ketiga : tebasan pedang pembantaian Ashura!"


Setelah itu muncul sosok raksasa dibelakang Ao ling, dengan enam tangan, tiga kepala dan mata bewarna merah, itu adalah rupa dari Dewa Ashura.


Di salah satu tangan tersebut muncul sebuah pedang, dan raksasa itu menebas kan pedangnya ke arah Ji zu dan Ji lei.


Patung Dewa Ashura tersebut menebas mengikuti gerakan tangan Ao ling.


Shuungg! Duar!


Ledakan keras terdengar, serta Benua Naga yang telah terbelah dan juga lautan ikut terbelah tetapi tidak lama kemudian menutup.


Sementara itu sosok Ji zu dan Ji ze terlihat baik baik saja tanpa terluka.


Dan itu membuat Ao ling merasa bahwa pertarungan ini semakin sulit.


***Bersambung***

__ADS_1


Ranah setelah setengah Dewa


-Menuju Dewa 1-12


Kelas dewa rendah (Sudah menjadi Dewa tetapi masih Dewa rendah, bukan berarti abadi.)


-Dewa 1-5


-Dewa bumi 1-5


-Dewa langit 1-5


-Dewa batas 1-5


-Dewa menembus batas 1-5


Ranah Beast dan Demon Beast setelah tingkat setengah ilahi


-Beast tingkat ilahi awal (menuju Dewa) (1-3 rendah, 4-6 menengah, 7-9 akhir, 10-12 puncak)


masing masing dibagi menjadi :


1 rendah, 2 menengah, 3 tinggi, 4 puncak, 5 kenaikan


(Kecuali untuk tingkat ilahi)


-Beast tingkat ilahi lanjutan (Dewa)


-Beast tingkat ilahi akhir (Dewa bumi)


-Beast tingkat ilahi puncak (Dewa langit)


-Beast tingkat Surgawi (Dewa batas)


-Beast tingkat mahayana (Dewa menembus batas)


Tingkat profesi setelah tingkat Tuan


Baptisan surgawi 1-5 (Pembaptisan oleh surgawi, juga mempunyai syarat yaitu berada di ranah Venerable abadi, dan setiap naik tingkat akan mendapat baptisan surgawi)


Berkah surgawi 1-5 (Mendapatkan berkah pemahaman Dao profesi yang dimiliki, dengan menyerap berkah dan dibatasi waktu 1 jam)


Dewa rendah 1-5


Dewa menengah 1-5


Dewa akhir 1-5


Dewa puncak 1-3


(Mulai dari baptisan surgawi, orang yang mempunyai profesi harus memiliki Dao profesi yang dimilikinya, serta kekuatan yang cukup)


Tingkat pill, jimat, racun, array, dll


-abadi (1-5)


-setengah Dewa (1-5)


-Dewa palsu (1-5)


(Sekarang terbalik menjadi 1 yang terendah dan 5 yang tertinggi)


Tingkatan senjata dan teknik :


-Dewa


-Dewa besi


-Dewa perunggu


-Dewa perak


-Dewa emas


-Dewa Giok


-Dewa ilahi


tingkat Dao terbaru

__ADS_1


-Grand Dao 1-9


__ADS_2