
Tengah malam, Ao ling yang melesat, menyebarkan aura spiritual nya hingga semua peserta telah masuk dalam jangkauan nya.
Ao ling melihat sebagian peserta mulai berburu dengan kelompok nya, dan sebagian lainnya menunggu untuk mencuri hasil buruan kelompok lain.
Dan saat tengah malam itulah Ao ling mulai membunuh para peserta.
Hingga tiga hari berlalu 500 peserta akhirnya keluar, tentu saja Ao ling termasuk dalam 500 peserta.
Menunggu selama beberapa jam, akhirnya tetua yang mengatur ujian dan sedang mengawasi peserta yang lolos, curiga dengan apa yang terjadi di dalam dan mengutus beberapa murid sekte untuk mengecek isi hutan.
Tidak lama kemudian, murid sekte yang dikirim kembali dengan muka yang ketakutan.
"Apa yang terjadi?" ucap tetua sekte.
"Te..Te.. Tetua sisa para peserta telah mati dan kondisi mereka sangat mengenaskan, tubuh mereka terkoyak bahkan, ada beberapa peserta yang kepala nya pecah dan otak nya berceceran, kurasa yang melakukan itu bukan manusia." ucap murid tersebut menjelaskan.
Mendengar penjelasan murid itu, sang tetua terkejut dan segera menelepati ketua sekte nya untuk melaporkan tentang hutan tersebut.
"Ketua sekte ini gawat, 9500 peserta mati di hutan bulan dan ucapan murid yang mengecek bahwa ini bukan perbuatan manusia kondisi mereka sangat mengenaskan, saya berpikir ini perbuatan para serigala." lapor sang tetua menggunakan telepati.
"Apa...! kalau begitu akan ku suruh beberapa tetua dalam untuk masuk kedalam hutan bulan, kurasa ada yang tidak beres di hutan tersebut, dan lebih baik tetap lanjutkan saja ujian nya. " ucap ketua sekte.
"Baik ketua sekte."
Setelah itu tetua yang mengatur ujian berkata kepada para peserta.
"Baiklah selamat bagi yang lolos ujian pertama, tetapi masih ada dua ujian lagi yang harus dilewati." ucap sang tetua.
"Tetua bolehkah saya tidak ikut lagi dalam ujian." ucap salah satu peserta dengan nada ketakutan.
"Tenang saja untuk ujian berikutnya tidak akan membahayakan nyawa kalian." ucap tetua menenangkan para peserta.
"Buat apa kalian takut mendengar ucapan murid tadi? mereka mati karena lemah!"
Mendengar itu Ao ling menoleh dan melihat bahwa yang berteriak adalah Ceng jun.
Ucapan Ceng jun membuat sebagian peserta setuju dan sisa nya tidak setuju dan ada yang netral.
"Lebih baik kita segera menuju ujian kedua." ucap sang tetua.
Setelah itu mereka dibawah menuju ujian kedua yaitu sebuah bangunan.
"Kalian hanya harus melewati bangunan ini dan keluar dari pintu seberang, jika kalian keluar dari pintu masuk maka kalian gagal.
"Ada tiga pintu dan dimasuki hanya bisa 1 peserta, jika pintu terbuka tetapi tidak ada peserta yang keluar maka berarti peserta itu lulus, baiklah yang mau masuk duluan silahkan maju." lanjut tetua.
"Minggir biarkan aku yang masuk dulu." ucap Ceng jun.
"Aku juga akan masuk minggir kalian."
"Kalian juga minggir nona ini ingin masuk juga."
Tiga suara itu dari Ceng jun, satu orang pria gendut, dan seorang wanita bangsawan.
"Wow apakah itu Gu loi dan nona Ling, kudengar mereka jenius yang hampir sama dengan Ceng jun."
__ADS_1
"Hampir menyamai? meskipun mereka jenius tetapi pangeran Jun itu bahkan berkali kali lipat lebih jenius."
"Yah kau benar."
Mendengar itu Ao ling ingin tertawa tapi tetap menahan nya.
"Jenius? lucu sekali hahaha." batin Ao ling.
Tertawa membandingkan jenius alam ini dengan jenius tempat asalnya.
Ketiga jenius pun masuk dan beberapa menit kemudian, pintu terbuka tetapi tidak ada orang yang keluar.
"Seperti yang diharapkan para jenius bahkan mereka menyelesaikan ujian dengan cepat." ucap salah satu peserta.
"Yah kau benar, dan kurasa pangeran Jun sedang menahan diri jika tidak mungkin selesai lebih cepat."
Sementara itu Ao ling yang melihat pintu terbuka segera melesat meskipun masih dapat terlihat, karena tidak ingin menunggu terlalu lama untuk masuk.
Setelah Ao ling masuk pintu tersebut kemudian tertutup.
"Siapa dia? dia sangat cepat apakah dia salah satu jenius?" ucap salah satu peserta.
"Aku tidak tahu, kurasa aku juga tidak pernah melihat jenius sepertinya." balas peserta lain.
Bahkan jenius yang melihat kecepatan Ao ling sangat penasaran dengan Ao ling, dan ingin berkenalan tetapi sayang sekali mereka tidak dapat melihat wajah Ao ling.
***
Di dalam, Ao ling dapat melihat array jebakan yang terpasang, Ao ling dengan santai melewati semua jebakan.
Karena Ao ling lupa meningkatkan profesinya maka, Ao ling harus membeli gulungan array.
Setelah melewati array jebakan, Ao ling kemudian dihadang oleh boneka yang menyerang Ao ling.
Dengan cepat Ao ling menghancurkan boneka tersebut, hingga akhirnya Ao ling keluar.
Dan saat keluar Ao ling dapat melihat tiga jenius yang telah masuk terlebih dahulu.
Ketiga jenius melihat Ao ling keluar dengan cepat, berpikir bahwa Ao ling adalah jenius juga.
Tetapi juga tetap berpikir bahwa mereka lebih jenius, karena mereka lebih cepat dan mereka akhirnya menghiraukan Ao ling.
Jika mereka tahu bahwa Ao ling saat didalam sengaja memperlambat gerakan nya, mungkin mereka akan terkejut.
Akhirnya Ao ling juga harus tetap menunggu peserta lain yang belum selesai ujian.
Hingga berlalu empat jam, akhirnya tersisa 300 peserta, dan tetua yang mengatur ujian pun hadir di depan peserta.
"Selamat bagian yang lulus, dan telah menjadi murid dalam, untuk ujian ketiga kami batalkan karena ada perubahan rencana." ucap tetua.
Segera tetua menyuruh para murid memberikan baju murid dalam kepada 300 peserta dan Ao ling.
Dan juga dituntun menuju tempat mereka untuk istirahat.
Tetapi sebelum berangkat tetua juga mengatakan bahwa, mereka akan ikut kedalam pasukan penyerang dalam peperangan.
__ADS_1
Dalam satu bulan dari sekarang, tetua juga berkata bahwa "kalian pasti mendaftar untuk ikut berperang jika tidak kalian pasti tidak akan mendaftar."
Akhirnya Ao ling sampai ditempat Ao ling beristirahat, hanya seukuran seperti gubuk sederhana.
Tetapi terbentuk dari batu.
Ao ling pun segera berbaring di kasurnya dan tertidur.
***Bersambung***
Status Ao ling.
[status]
*Nama : Ao ling
*Title : Dewa Ashura
*Umur : 25
*Bloodline : Petir surgawi kuno, Iblis cahaya kuno
*ras : Dewa dan iblis kuno
*Ranah : Dewa 3
*Budidaya : budidaya Ashura (1/2), budidaya Alam semesta, jiwa element
*Element khusus : Api Dunia racun (menuju Dewa suci rendah), Angin kekacauan (Dewa rendah 2)
*Teknik : pedang penghancur dunia (100%), mata celestial tingkat menengah 2, teknik tapak Naga petir (100%), teknik langkah cahaya (100%), teknik pedang bencana (100%), teknik pedang Ashura (100%), teknik tangan dewa Ashura (100%), teknik Armor Dewa Ashura (100%), teknik perpindahan ruang (100%) , Teknik Dewa penipu (9%)
*Pemahaman Dao : Grand Dao pedang (tingkat 1), Grand Dao primordial (tingkat 1), Grand Dao jiwa (tingkat 1), Grand Dao ruang (tingkat 1), Grand Dao angin (tingkat 1), Grand Dao kematian (tingkat 1), Grand Dao ying yang (tingkat 1), Grand Dao waktu (tingkat 1), Grand Dao dimensi (tingkat 1), Grand Dao darah (tingkat 1), Grand Dao kehidupan (tingkat 1), Grand Dao element (tingkat 1)
*Tubuh khusus : tubuh bencana (tingkat 25 ), tubuh petir (tingkat 19/100), tubuh dewa Ashura (32/100)
*profesi : alchemist (grandmaster menengah), master array (Surgawi akhir)
*Beast kontrak : Mei yin tingkat ilahi lanjutan(rendah)
*Kondisi : sehat
*PS : 21 M PS
*PP : --
*Kekayaan : 2 JT koin emas, 8.950 batu roh (rendah)
*Iventory : 1 kotak bintang kuno, jimat pelindung ruang, buah ruang, pedang pemusnah tingkat Dewa emas (tinggi), Kristal kupu kupu api (Dewa ilahi puncak), kubus ???, Panah bintang (???), 100 Pil lotus (Dewa palsu 2)
------------------
---Shop
---Gacha
__ADS_1
---Upgrade (versi 30.0)