PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Ras Jisheng


__ADS_3

Segera mengikuti setelah mengatur seluruh pasukannya, seluruh aliansi manusia segera melesat keluar dari hutan untuk menyerang tembok tersebut.


Sementara Ao ling hanya melihat mereka dari balik hutan.


Dan kemudian dari atas dinding tersebut keluar pasukan akar merah, yang mengetahui bahwa mereka akan diserang, bentrokan kedua kubu tidak bisa dihindari.


Dengan kedua kaisar serta para jendral dan petinggi, pasukan aliansi mulai unggul dalam perang tersebut, tetapi hanya unggul sedikit dikarenakan akar merah tersebut sulit dibunuh.


Tetapi keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena sisa akar merah di dinding pertahanan tersebut, menembaki pasukan manusia dengan anak panah.


Para prajurit aliansi manusia segera membentuk sebuah perisai untuk menghalangi anak panah tersebut, tetapi di anak panah tersebut telah di aliri Qi akar merah.


Yang membuat sebagian prajurit mati serta ada yang terluka, karena perisai mereka ditembus dan anak panah tersebut mengenai mereka.


Melihat hal itu kedua kaisar tersebut segera melesat untuk menyerang para pemanah, kemudian seseorang muncul di depan salah satu kaisar dan setelah menyerang kaisar itu dengan cepat hingga menghantam tanah.


Kemudian menghilang dan muncul di depan kaisar yang selanjutnya, yang setelah itu melakukan hal sama dengan kaisar sebelumnya.


Kedua kaisar tersebut segera bangkit berdiri, kemudian melihat bahwa seseorang yang telah menyerang mereka sedang melayang di langit.


Sebuah celah ruang terbuka di atas orang tersebut, yang kemudian dari celah tersebut keluar sebuah sinar merah yang mengarah kepada prajurit aliansi manusia.


Kedua kaisar tersebut tidak bisa melakukan apa apa, karena terlalu cepat dan hanya melihat serangan tersebut.


Sebelum mengenai aliansi manusia, serangan sinar tersebut telah terbelah menjadi dua yang kemudian menghilang.


Yang melakukan itu adalah Ao ling, karena melihat serangan mematikan itu akan menghancurkan 99% pasukan aliansi, maka dari itu Ao ling membantu mereka.


"Lawan yang cocok untuk mu adalah dia." ucap Ao ling sambil menunjuk ke arah Bu wen.


Bu wen pun segera maju keluar dari hutan dengan pedangnya, dan Ao ling kemudian menghilang setelah itu muncul kembali di samping Bu wen.

__ADS_1


"Kalahkan dia Bu wen." ucap Ao ling sambil berjalan ke belakang.


"Baik Tuan." setelah itu Bu wen segera melesat menuju orang itu yang adalah pemimpin akar merah di tempat ini.


Pemimpin tersebut yang melihat Bu wen melesat ke padanya, tetap tenang dan seperti tidak menanggapi Bu wen karena melihat kekuatan Bu wen yang jauh lebih lemah darinya.


Saat Bu wen hanya berjarak kurang dari 1 M, dengan cepat pimpinan akar merah tersebut mengayunkan tangannya untuk meninju wajah Bu wen.


Tetapi tinju pemimpin tersebut menembus wajah Bu wen yang membuat pemimpin itu terkejut, kemudian tubuh Bu wen menembus tubuh pemimpin akar merah hingga di belakangnya.


Segera setelah di belakang pimpinan itu, Bu wen mengayunkan pedangnya hingga punggung pemimpin itu tertebas dan mengeluarkan darah hijau.


"Ugh! tidak kusangka serangan mu dapat membuatku mengeluarkan darah." ucap pemimpin tersebut sambil menjauh dari Bu wen.


"Dan teknik apa itu tadi?" lanjut pimpinan itu.


"Itu hanyalah teknik yang membuat tubuhku menjadi ilusi, teknik yang bernama teknik cerminan ilusi bulan, sekarang jawab pertanyaanku mengapa kau mengeluarkan darah sementara yang lain tidak mengeluarkan darah." balas Bu wen panjang yang kemudian memberikan sebuah pertanyaan.


"Karena kau sudah menjawab satu pertanyaanku, maka pertanyaan mu akan kujawab, kami adalah ras Jisheng dan kami memiliki kasta di ras kami." ucap pimpinan ras Jisheng.


Segera Bu wen dan Qe tian segera melesat untuk kembali melanjutkan pertarungan mereka, dan di sisi yang lain yaitu Ao ling.


Ao ling akhirnya mendapat sedikit informasi tentang akar merah atau yang disebut ras Jisheng, dan Ao ling mengingat pertarungan saat dalam sebuah celah ruang di padang pasir bumi.


Pertarungan dengan Du ruo atau akar merah yang mengeluarkan darah hijau serta mempunyai nama, tapi Ao ling tidak memikirkannya lagi dan melanjutkan kegiatannya yaitu menonton Bu wen.


***


"Pedang ilusi bulan gerakan kedua : tebasan bayangan bulan sabit!"


Ratusan bulan sabit muncul di sekeliling pemimpin tersebut yang kemudian melesat, menyerang Qe tian.

__ADS_1


Sebelum mengenai pemimpin tersebut, sebuah celah ruang muncul yang kemudian ratusan bulan sabit itu masuk kedalah celah tersebut.


Dan celah ruang itu kemudian tertutup.


"Aku lupa memberitahu mu, bahwa kasta biasa ke atas punya akan mempunyai satu kemampuan khusus, semakin tinggi kastanya maka akan semakin besar untuk mendapatkan kemampuan yang kuat, dan aku adalah salah satu yang beruntung karena mendapatkan kemampuan ruang." ucap panjang lebar Qe tian.


Mendengar hal itu, kemudian Ao ling mengingat perkataan Ji zu serta Ji ze tentang akar merah.


Kemudian mengaktifkan mata celestial, karena mata celestial masih memiliki kemampuan lain yaitu melihat pemahaman Dao yang dimiliki setiap makluk hidup, jika makluk tersebut mempunyai nya.


Segera Ao ling terkejut karena Qe tian hanya memiliki satu pemahaman Dao yaitu Dao ruang, sementara perkataan Ji zu dan Ji ze adalah dapat mengambil Dao pemahaman dari orang lain atau makluk hidup.


Kemudian Ao ling segera menelepati Bu wen. "Bu wen jangan bunuh ras Jisheng yang kau lawan, lumpuhkan saja!"


Bu wen segera menjawab telepati Ao ling. "baik Tuan."


Bu wen menjadi serius, bukan karena perintah Ao ling tetapi karena kekuatan ruang yang dimiliki oleh Qe tian, yang membuat Bu wen akan sulit menyerang nya dan melumpuhkan nya.


"Domain ilusi padang bulan!"


Segera Qe tian melihat bahwa dia sudah berada di sebuah padang rumput yang luas, dan Bu wen berada di hadapannya.


"Tidak kusangka dengan ranah mu yang rendah dapat membuat sebuah domain." puji Qe tian.


"Terima kasih, tapi simpan saja pujian mu." ucap Bu wen.


Di luar Ao ling baru saja sadar bahwa Bu wen memiliki sebuah domain, melihat dari pertarungan sebelumnya Ao ling terlalu lemah dan karena itu tidak menyadari bahwa di di dalam domain.


Dan dilihat dari luar, Bu wen dan Qe tian menghilang dari tempat itu yang membuat kedua kaisar yang melihat itu kebingungan kenapa mereka berdua tiba tiba menghilang.


Sementara itu Ao ling akhirnya dapat merasakan sebuah kekuatan ruang dengan prinsip khusus, di tempat Bu wen dan Qe tian menghilang yang adalah sebuah domain.

__ADS_1


"Untung saja Bu wen belum sepenuhnya mengetahui tentang cara kerja domain di pertarungan saat itu." batin Ao ling lega.


***Bersambung***


__ADS_2