
Sekte bulan emas, murid dalam ke atas sebagian di tunjuk untuk mengikuti perang, dan pendaftaran sebelumnya untuk yang ingin ikut perang.
Tentu saja Ao ling ikut, bangun dari tidur nya, Ao ling menuju aula pelatihan khusus untuk yang mengikuti perang, yang mengikuti perang akan dilatih khusus oleh para tetua.
Dan saat sampai di tempat istirahat sebenarnya Ao ling diberitahu oleh murid yang membawa nya, bahwa besok akan ada pelatihan khusus untuk perang yang akan datang.
Selama 1 bulan murid yang berpartisipasi dalam perang, dilatih oleh para tetua.
Hingga akhirnya 1 bulan pelatihan selesai, dan saat ini Ao ling sedang memakai seragam murid dalam bulan emas.
Bewarna emas tetapi yang membedakan Ao ling murid dalam adalah, tanda pengenal warna biru di dada kanan nya yang berarti bahwa Ao ling murid dalam.
Semua yang akan berperang dikumpulkan di lapangan, dan seorang tetua berjalan ke depan mereka.
"Hari ini kita akan menuju tempat perang yaitu perbatasan benua Ceng di padang pasir bumi." ucap sang tetua.
"Agar dapat sampai lebih cepat kita akan menggunakan tunggangan sekte, dan ketua sekte juga akan ikut." lanjutnya.
Mendengar bahwa ketua sekte juga ikut dalam perang, hal itu membuat murid terkejut dan semangat.
Kemudian muncul 20 ekor elang raksasa dan terdapat seorang pria tua berusia 60 tahun, tapi jika dilihat umur sebenarnya.
Maka dia berusia 5000 tahun, dia adalah ketua sekte.
"Salam ketua sekte." ucap tetua dan para murid.
Tetapi Ao ling yang dibarisan belakang sama sekali di memberikan salam kepada ketua sekte.
"Tidak usah begitu lebih baik cepat naik setelah itu kita berangkat." balas ketua sekte.
Kemudian setelah seluruh peserta naik, sang ketua sekte menyuruh semua elang untuk berangkat, dan elang tersebut mengepakkan sayap nya dan terbang.
satu minggu kemudian, akhirnya mereka dapat melihat sebuah perkemahan yang besar di depan dan akan sampai dalam lima menit.
Tetapi untuk Ao ling, Ao ling dapat melihat terdapat dua perkemahan besar yang sangat jauh dari perkemahan mereka.
Ao ling menduga bahwa dua perkemahan yang berada di barat laut dan timur laut, adalah milik benua Ru dan Qing.
Akhirnya Ao ling pun mendarat bersama peserta lain, saat mendarat mereka di datangi seorang prajurit, yang akan membawa mereka ke kemah mereka.
Sementara itu ketua sekte dan beberapa tetua yang ikut perang menuju tempat pertemuan, sementara tetua yang lain ataupun tetua agung berada di sekte.
Agar tidak diserang oleh sekte aliran hitam.
__ADS_1
Di perjalan Ao ling melihat pasukan dari berbagai kerajaan, sekte, bangsawan, dan pasukan dari kekaisaran itu sendiri.
Serta beberapa petualang yang di sewa oleh kekaisaran, Ao ling mengeluarkan dan menyebarkan aura spiritual nya.
Dan melihat bahwa jumlah pasukan di kemah terdapat 20 JT pasukan.
"Panen!" batin Ao ling.
Dan akhirnya sampailah Ao ling di kemah untuk pasukan sekte bulan emas.
***
Satu minggu Ao ling menunggu perang di mulai, Ao ling di kemah hanya bermalas malasan sampai ditegur oleh komandan pasukan.
Tetapi Ao ling menghiraukan nya, dan tetap bermalas malasan, hal itulah yang membuat sang komandan membiarkan Ao ling dan tidak menghukum nya.
Karena dipikiran komandan, percuma menghukum Ao ling karena sang komandan pernah melihat Ao ling ditegur dan dihukum berkali kali
Tetapi tetap saja Ao ling tetap bermalas malasan.
Dan selama satu minggu, ternyata murid yang ikut perang tidak hanya mereka, beberapa saat lalu datang murid lain yang menaiki elang sekte.
Dan Beast lainnya, hingga total murid sekte bulan emas ada 300.000, bukan hanya sekte bulan emas, tetapi juga sekte lain serta kerajaan benua Ceng juga kedatangan pasukan lagi.
Hari kedelapan pasukan mulai di atur, dan pada hari kesembilan 5 JT pasukan telah bersiap di depan perkemahan.
Akhirnya pada hari 10, 5 JT pasukan yang berjalan pergi dari perkemahan, telah sampai di medan perang.
Ketiga pasukan dari ketiga benua bertatapan sengit, masing masing pasukan dipimpin oleh lima orang yang mempunyai jabatan dan kekuatan.
Tentu saja Ao ling ikut kedalam perang awal tersebut.
Dan Ao ling tidak akan langsung membantai mereka, tetapi membuat sesuatu agar mereka langsung mengerahkan semua pasukan mereka.
Tepat saat matahari telah berada di atas kepala mereka, masing masing kelima pemimpin pasukan
berteriak.
"Serang."
Setelah itu ketiga pasukan tersebut berlari dan bertemu, kemudian terjadilah pertempuran berdarah.
Sementara itu Ao ling yang berlari normal seperti yang lain, tiba tiba menghilang tanpa disadari oleh pasukan benua Ceng.
__ADS_1
Dan di tempat kelima pemimpin benua Ru, tiba tiba saja salah satu tangan pemimpin terpotong dua duanya.
"Arrgh!"
Hal itu membuat keempat pemimpin lain terkejut, selain itu bekas tangan yang terpotong tiba tiba membusuk.
"Q.. Qi kematian!! apakah dia salah satu sekte aliran hitam." ucap salah pimimpin terkejut.
Dengan cepat pemimpin yang terkejut tersebut, mengambil sebuah pedang dan memotong tangan lagi agar Qi kematian tidak menyebar.
Kemudian dia melihat ke tanah dan melihat sebuah gulungan yang disegel dengan lambang Kekaisaran Ceng.
Mengambil nya sementara pemimpin yang lain mengobati, membuka dan membaca nya.
Dia tiba tiba terkejut, kemudian mengambil baru komunikasi karena jarak telepati di luar jangkauan.
Karena isi gulungan tersebut berisi, "Lebih baik besok kalian mengerahkan semua yang kalian miliki, jika tidak kami sekte aliran hitam yang telah bekerja sama dengan benua Ceng, akan menggunakan prajurit yang kalian kirim sebagai kekuatan kami dan lebih baik sekarang kalian mundur, kami juga akan mundur, benua Qing juga kami beri peringatan."
***
Sementara itu pemimpin dari kedua pasukan yang tersisa, juga mendapatkan kejadian yang sama serta surat.
Tetapi untuk lambang surat yang diberikan kepada pemimpin pasukan benua Ceng, adalah lambang benua Qing dan isi surat juga tentang sekte aliran hitam.
itu adalah perbuatan Ao ling.
Agar mereka lebih percaya Ao ling juga mengeluarkan sedikit aura pembunuh nya kepada mereka.
Dan saat itulah masing masing pemimpin mengeluarkan terompet perang yang besar dan meniup nya.
Tentu saja masing masing pasukan mengerti dan mundur kembali ke pemimpin mereka.
Ao ling juga muncul tanpa disadari oleh pasukan benua ceng.
Setelah sampai di pemimpin mereka, pemimpin mereka menyuruh mereka untuk kembali dan melanjutkan perang di besok hari.
Hal itu tentu saja membuat mereka bingung, dan kemudian terkejut melihat salah satu pemimpin mereka kehilangan kedua tangan mereka.
Pasukan lain juga sama seperti pasukan benua Ceng.
Dan akhirnya ketiga pasukan tersebut kembali ke markas mereka.
Kemudian sampai siang hari besok di markas perkemahan mereka.
__ADS_1
***Bersambung***