
Satu minggu kemudian setelah kembali ke perkemahan, Kaisar benua Ceng datang bersama dengan 10 JT pasukan dan pasukan lainnya.
Karena informasi dari kelima pemimpin pasukan sebelum nya, akhirnya mereka menghubungi Kaisar Ceng.
Sang Kaisar kemudian menyiapkan pasukan, dan juga membawa beberapa jendral serta dirinya juga akan ikut, karena khawatir dengan sekte aliran hitam.
***
satu bulan yang lalu, sekte aliran hitam di benua Ceng tiba tiba saja tidak ada pergerakan.
Hal itu membuat kecurigaan kepada Kaisar Ceng, hingga menyuruh beberapa prajurit serta jendral, untuk menyusup ke dalam salah satu sekte aliran hitam dan mencari informasi.
Saat urutan sang Kaisar kembali, sang Kaisar terkejut karena isi informasi itu adalah, bahwa sekte aliran hitam yang mereka kunjungi telah kosong tidak ada satu pun murid aliran hitam.
Bahkan sekte aliran hitam yang lain juga sama, tentu saja Kaisar Ceng semakin curiga dan mengabari semua sekte di benua Ceng.
Serta menyuruh mereka tetap waspada jika ada serangan dari sekte aliran hitam.
Dan sekarang setelah mengetahui informasi beberapa bangsawan dan ketua sekte, di markas perkemahan yang mendapat laporan dari kelima pemimpin.
Kaisar Ceng mengira bahwa seluruh sekte aliran hitam di benua Ceng, telah pindah dan beraliansi dengan benua Qing.
Sangat khawatir dengan hal tersebut, Kaisar Ceng menyuruh seorang prajurit, untuk mengirim kan surat yang dia tulis beserta surat yang diberi oleh Ao ling.
Yah, Kaisar Ceng ingin bekerja sama dengan benua Ru untuk mengatasi benua Qing.
Setelah itu prajurit tersebut segera pergi untuk mengantarkan surat yang disuruh oleh sang Kaisar.
Sementara itu, Kaisar Ceng, jendral benua Ceng, beberapa patriak dari klan bangsawan, dan beberapa ketua sekte aliran putih serta sebagian aliran netral.
Berjalan menuju tenda utama yang telah diperbesar, untuk mengadakan rapat, total yang mengikuti rapat adalah 145 orang dengan kekuatan di ranah terendah, kaisar abadi 8 dan tertinggi yaitu Kaisar Ceng berada di ranah setengah Dewa 1.
"Baiklah tanpa basa basi saja, satu minggu kemudian kita akan mengerahkan seluruh yang kita miliki." ucap Kaisar Ceng.
"Tapi yang mulia, jika saja itu adalah jebakan maka kita..." belum bisa menyelesaikan kata katanya salah satu bangsawan tersebut tiba tiba terdiam.
"Cukup! tidak peduli ini adalah jebakan, yang terpenting adalah kita tahu bahwa benua Qing telah bersekutu dengan sekte aliran hitam." ucap Kaisar Ceng dengan nada sedikit lebih keras.
Mendengar itu akhirnya semua yang hadir di situ mengerti situasi mereka, dan melanjutkan tentang rencana mereka sambil menunggu sang prajurit kembali.
__ADS_1
***
Beralih ke prajurit yang sedang mengantar surat untuk benua Ru.
Tiba tiba saja prajurit itu terjatuh dan kemudian seluruh tubuhnya membusuk.
Setelah itu muncul lah sosok didepan mayat yang membusuk itu, itu adalah Ao ling.
Yang telah mendengarkan pembicaraan Kaisar Ceng dengan yang lain, dan Ao ling ingin mencegah prajurit yang mengantar surat ini, agar rencana nya tidak gagal.
"Permainan ini tidak boleh gagal!" gumam Ao ling sambil menyeringai.
Hal yang sama juga terjadi pada benua Ru dan Qing, Kaisar Ru dan Qing mengadakan pertemuan untuk bekerja sama melawan benua Ceng, yang telah bekerja sama dengan sekte aliran hitam.
Seluruh Anggota sekte aliran hitam di benua Ru dan Qing juga menghilang, tentu saja mereka juga curiga hingga saat ini pemikiran mereka seperti pemikiran benua Ceng.
Mereka juga bekerja sama untuk mengalahkan benua Ceng, di medan perang satu minggu lagi sesuai dengan peraturan perang.
Meskipun begitu mereka tetap waspada karena biasanya aliran hitam tidak peduli dengan peraturan.
Sayang sekali mereka tidak tahu bahwa ini adalah rencana Ao ling
Kembali ke perkemahan benua Ceng, semua yang ada di tenda utama akhirnya keluar, tapi saat mereka keluar.
"Yang mulia kaisar saya ingin menyampaikan sesuatu." ucap komandan tersebut menunduk saat sampai didepan kaisar Ceng.
"Prajurit yang Anda kirim telah mati dan mayat nya tiba tiba muncul, di depan perkemahan dengan kondisi membusuk." lanjutnya.
Semua yang ada di sana terkejut dan segera menuju mayat prajurit tersebut.
Saat sampai mereka tidak terkejut karena sudah menduga, bahwa prajurit tersebut mati karena serangan Qi kematian.
"Kuburkan dia, dan berikan kompensasi kepada keluarga mereka." ucap Kaisar Ceng kepada komandan yang melaporkan tadi.
"Baik yang mulia." ucap komandan membungkuk kemudian bergegas melaksanakan perintah kaisar nya.
***
enam hari kemudian, selama enam hari pasukan terus berdatangan, hingga pada hari keberangkatan menuju medan perang.
__ADS_1
Total semuanya adalah 90 JT pasukan dengan Ao ling didalamnya.
Dan pada hari itulah mereka berangkat, meninggalkan perkemahan yang telah kosong sepenuhnya.
Mereka tidak terbang karena pengaruh hukum padang pasir bumi, jika seseorang terbang maka akan dijatuhkan dengan gravitasi 100 kali lipat.
Berangkat dengan Kaisar yang menggunakan kereta perang, beserta para jendral, bangsawan, serta ketua sekte yang menggunakan Beast darat.
Pemanah dan kavaleri menggunakan kuda dan menyamai kecepatan dengan yang berjalan, tentu saja Ao ling termasuk pasukan darat yang harus berjalan.
Dan pada hari ketujuh, seluruh ketiga pasukan benua berkumpul dan bertatapan.
Sementara itu Kaisar Ceng beserta yang lain melihat keanehan di depan mata mereka.
"Yang mulia apakah kau merasakan sesuatu yang aneh?" ucap ketua sekte bulan emas.
"Kurasa ini gawat, mereka telah beraliansi untuk melawa kita, kita tidak punya pilihan lagi selain berusaha." ucap Kaisar Ceng.
Tentu saja Kaisar Ceng berkata demikian karena melihat tatapan kedua pihak tersebut, yang menatap tajam ke arah benua Ceng.
Juga karena jarak antara dua pasukan hanya berjarak 100 CM yang berarti sangat dekat.
"90 JT pasukan benua Ceng, 110 JT pasukan benua Ru, dan 105 JT pasukan benua Qing." batin Ao ling menghitung seluruh pasukan masing masing tiga benua.
"Seluruh prajurit serang mereka." ucap Kaisar Ceng menggunakan Qi nya agar terdengar oleh seluruh pasukan.
Mendengar suara sang Kaisar seluruh prajurit menyerang, pemanah bersiap untuk menembak, dan kavaleri bersiap untuk mengacaukan formasi lawan.
Pasukan benua Ru serta Qing juga mulai menyerang pasukan benua Ceng.
Sementara itu Ao ling juga ikut menyerbu seperti prajurit yang lain, hanya dengan menyalurkan Qi kedalam pedang yang dipakai oleh prajurit.
Hanya menebas mereka, seketika mereka mati, tidak seperti yang lain harus mengeluarkan jurus mereka.
"Pasang array yang menutup seluruh area medan perang." ucap Ao ling dipikiran nya.
[Ding~ memasang array pelindung kuno tingkat Dewa palsu 1, mengurangi 20 M PS]
Seketika sebuah pelindung mengelilingi seluruh medan perang, tetapi hanya bisa dilihat oleh Ao ling.
__ADS_1
"Mari kita mulai." gumam Ao ling.
***Bersambung***