PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Perang atau pembantaian?


__ADS_3

Dari balik hutan Ao ling beserta pasukannya sedang melihat benteng pertahanan kubu akar merah, Ao ling dapat merasakan bahwa seluruh orang yang ada di benteng itu adalah akar merah.


"Kalian tunggu saja disini dan jangan berbuat macam macam!" ucap Ao ling sambil melirik tajam Long yu si.


Setelah itu Ao ling berjalan keluar dari hutan menuju ke arah benteng tersebut, sementara itu disisi benteng akar merah.


Para akar yang berwujud manusia itu kemudian melihat Ao ling yang keluar dari hutan, tanpa basa basi akar merah yang berada di dinding pertahanan mengeluarkan teknik mereka untuk membunuh Ao ling.


Ao ling merobek ruang didepannya yang kemudian serangan para akar itu memasuki celah ruang yang diciptakan Ao ling.


Dan kemudian sebuah celah terbentuk di atas para akar yang berada di benteng, dari celah tersebut keluar serangan yang diluncurkan oleh akar merah tadi.


Duar!! Duar!! Duar!!


Ledakan itu membuat para akar merah yang berada di dalam serta, di bagian dinding yang lain segera bergegas menuju dinding pertahanan bagian depan.


Sayangnya sebelum mereka sampai, sebuah hujan pilar api ungu menghantam benteng tersebut yang membuatnya menjadi lautan api, serta seluruh yang ada didalam berubah menjadi debu.


Sementara itu para prajurit mulai keluar dari hutan serta berpikir, kegunaan mereka disini karena Ao ling dapat memusnahkan mereka dalam sekali serang.


Ao ling segera mematikan api yang membakar kota tersebut, setelah itu menyuruh para pasukan kembali melanjutkan perang ini.


Sambil melewati puing puing kota yang hancur serta tidak ada mayat satupun, mereka menduga bahwa Ao ling akan menghancurkan kubu akar merah dengan seorang diri dan tanpa mereka.


Kemudian mereka berpikir lagi. "Ini bukanlah perang!" ucap semua prajurit dipikiran mereka.


Tetapi tidak ada yang mau menyuarakan pendapat mereka kepada Ao ling, karena takut Ao ling akan tersinggung.


*****


Tiga bulan berlalu semua halangan mereka telah dimusnahkan oleh Ao ling dalam sekali serang.


Hal itu membuat para prajurit semakin yakin bahwa ini bukanlah peperangan tetapi pembantaian secara sepihak, tetapi mereka juga senang karena saat ini kubu manusia tidak lagi dalam keadaan terpojok.


Dan di benua surgawi para orang orang penting sangat senang dan terkejut, dengan informasi yang diberikan oleh salah satu prajurit yang mengikuti Ao ling.

__ADS_1


Karena Ao ling bahkan berhasil sampai di dinding langit yang adalah pertahanan paling kuat dari benua langit, dan hanya dengan 2 JT pasukan.


Bahkan tidak ada yang mati dari para prajurit tersebut karena Ao ling hanya membiarkan para prajurit melihatnya, menghancurkan kubu akar merah dengan sekali serang.


Kembali kepada Ao ling yang berada 10 KM didepan dinding langit, selain itu juga terdapat banyak pasukan akar merah yang berjumlah 100 JT.


Para pasukan yang melihat pasukan itu bergetar ketakutan, tetapi mereka tetap mengeluarkan senjata mereka karena mengira bahwa mereka akan bertarung kali ini.


Tetapi sebuah kubus terbentuk melindungi seluruh prajurit aliansi kubu manusia, kecuali Long yu si yang berada diluar dengan Ao ling.


"Kau juga akan bertarung." ucap Ao ling kepada Long yu si.


Sebenarnya Long yu si tidak mau bertarung jika melawan pasukan sebanyak itu, tetapi Long yu si hanya bisa pasrah dengan keadaannya.


Karena segel budak telah Ao ling perkuat berkali kali saat diperjalanan menuju pusat benua langit, Long yu si tidak akan bisa melawan perintah Ao ling.


Segera setelah Ao ling melesat menuju para pasukan akar merah, Long yu si berubah menjadi naga dan menyerang pasukan tersebut.


Dengan kekuatan kegelapan nya Long yu si dengan mudah membunuh akar merah tersebut, sementara itu para prajurit aliansi manusia terkejut karena wanita yang bersama mereka adalah seekor naga kegelapan.


Long yu si terus menembaki pasukan akar merah tersebut dengan element kegelapan, sesekali Long yu si menggunakan cakar serta ekornya.


"Pedang bencana gerakan kedua : pilar api bencana!"


Ao ling mengeksekusi teknik nya dan kemudian hujan pilar api ungu, mengubah medan tersebut menjadi sebuah lautan api ungu yang indah namun mematikan.


Jumlah pasukan akar merah di medan perang tersebut juga berkurang drastis, tapi tiba tiba saja sebuah suara tembakan meriam terdengar.


Ao ling menciptakan sebuah dinding dimensi di sampingnya, yang kemudian sebuah serangan menghantam dinding Ao ling.


Ao ling sekarang akan menggunakan kekuatan dimensi nya sebagai pelindung, karena lebih kuat daripada pelindung dari Qi nya.


Serangan tersebut dari meriam yang berada di dinding langit, bukan hanya satu tetapi terdapat ratusan bahkan ribuan meriam yang siap menembaki Ao ling.


Amunisi meriam itu adalah sebuah kristal khusus yang bernama kristal sumber, semakin tinggi kualitasnya maka akan semakin kuat serangan yang diluncurkan.

__ADS_1


Kristal sumber hanya bisa digunakan sebagai amunisi meriam, tidak dapat dipakai selain itu.


Dengan kekuatan dimensi nya Ao ling menahan semua tembakan meriam tersebut, tetapi berbeda dengan Long yu si yang menangkis tembakan meriam dengan sisiknya.


Meskipun sisik naga sangat kuat, tetapi sisik naga juga akan hancur bila di serang terus menerus.


Sekarang Long yu si mulai terpojok karena serangan meriam serta sebuah anak panah dari Qi.


Anak panah tersebut berasal dari sebuah balista yang muncul setelah kemunculan meriam, amunisi balista itu adalah kristal sumber.


Tetapi di proses menjadi bentuk panah besar, dan dipasangkan ke balista yang kemudian dengan susunan array balista tersebut menembakkan panah Qi.


Kemudian Long yu si berubah menjadi tubuh manusianya agar lebih mudah bergerak, setelah berubah Long yu si dengan cepat bergerak menghindari serangan kubu akar merah.


"Rawa naga kegelapan!"


Tanah di bawah pasukan akar merah berubah menjadi kegelapan, dari kegelapan tersebut keluar banyak kepala naga kegelapan yang kemudian menggigit pasukan akar merah, dan menarik kedalam kegelapan.


Beberapa saat kemudian dalam area 5 KM semua prajurit akar merah telah hilang tertelan oleh naga kegelapan, dan terlihat Long yu si kelelahan karena teknik tersebut.


Di sisi yang lain, para prajurit sudah tidak terkejut lagi, dan terlihat para prajurit sedang duduk menonton pertarungan Ao ling dan Long yu si.


Sementara itu meskipun lelah karena Qinya hampir habis, Long yu si tetap sekuat tenaga melawan musuhnya.


Dan disisi Ao ling, Ao ling dengan mudah nya membantai semua pasukan akar merah, saat sedang dihujani oleh serangan meriam dan panah.


Hingga beberapa saat kemudian semua pasukan di sekitar Ao ling telah habis semua, dan Ao ling melihat bahwa Long yu si masih melawan pasukan akar merah.


Sebelum Ao ling menghabisi semua pasukan akar merah yang tersisa, Ao ling ingin menghancurkan meriam serta balista yang dari tadi menembaknya.


"Pedang Ashura gerakan ketiga : tebasan pembantaian Ashura!"


Siluet Ashura dengan pedang nya menebas ke arah dinding langit tersebut.


Duar!!

__ADS_1


Meriam dan balista tersebut hancur bersama dengan dinding langit, kemudian Ao ling segera menuju sisa pasukan akar merah.


***Bersambung***


__ADS_2