
Ao ling yang telah sampai ke lantai 6, keluar dari gua salju dan melihat hamparan salju dan gunung es di matanya yang sangat indah.
Bahkan dingin salju dari lantai 6 menembus kulit Ao ling, yang membuat Ao ling mengeluarkan api kuno nya karena jauh lebih panas dan pas untuk menghangatkan tubuhnya.
Ao ling bersilah dengan darah yang kembali menetes karena di hangatkan oleh api Ao ling.
Beberapa jam kemudian Ao ling telah selesai menyembuhkan dirinya, Ao ling juga sedikit menyesal karena menggabungkan Dao kehidupan untuk Dao Ashura, karena jika masih ada Dao kehidupan maka penyembuhan Ao ling pasti lebih cepat.
Ao ling kemudian segera terbang untuk mencari lokasi pintu menuju lantai 7,di lantai 6 semuanya berbeda dengan lantai sebelumnya.
Meskipun langit gelap, tetapi itu adalah awan yang terus mengeluarkan salju putih, dan meskipun tidak ada matahari, tempat tersebut tetap terang.
Bahkan seperti daerah salju biasa, hingga tiga hari Ao ling berkeliling lantai 6.
Tiba tiba saja semuanya berubah, salju menjadi hitam beserta gunung gunung es dan salju.
Langit yang dipenuhi awan menjadi ungu disertai beberapa awan hitam yang terus mengeluarkan salju hitam, dengan matahari hitam yang muncul dari utara hingga di atas kepala.
Setelah itu muncul badai salju di lantai tersebut, dan disertai dengan element kegelapan di badai tersebut. sekarang di depan Ao ling serta di tengah badai salju hitam.
Muncul istana salju putih yang melayang, dari istana tersebut muncul prajurit es hitam dengan sayap nya dan tombak menyerang Ao ling.
Dengan mudah Ao ling menghancurkan mereka menggunakan tinjua nya, hingga hancur berkeping-keping.
Prajurit tersebut terus muncul hingga beberapa saat setelah Ao ling menghancurkan puluhan ribuan Prajurit es tersebut, Prajurit es tersebut sudah tidak muncul lagi.
Dan Ao ling segera terbang menuju istana salju putih yang sangat besar tersebut.
Ao ling terbang hingga di atas istana tersebut dan melihat sebuah arena yang besar, seukuran hampir 50% dari luas istana tetapi tidak terdapat element kegelapan di sekitar Arena tersebut.
Ao ling berada di sisi pintu masuk kedalam istana tersebut dan di sisi yang berlawanan dengan Ao ling, di arena tersebut terdapat sebuah kursi es hitam dengan seseorang duduk di atasnya.
Di lihat oleh Ao ling, sosok tersebut mempunyai empat tangan dan enam mata serta empat tanduk di kepalanya.
Tiba tiba saja badai salju hitam dibelakang nya menghantam Ao ling hingga terjatuh ke dalam arena, saat Ao ling terjatuh ke dalam arena.
Seluruh arena tersebut dalam sekejap dikelilingi oleh element kegelapan yang lebih pekat, dan kuat di bandingkan dalam badai salju di luar.
__ADS_1
Hujan salju hitam yang turun di arena tersebut juga mengubah arena tersebut menjadi arena es hitam.
Sepertinya badai salju di luar istana sengaja mendorong Ao ling untuk memasuki tempat tersebut, meskipun begitu Ao ling pasti akan tetap memasuki arena tersebut.
Ao ling kemudian berdiri, setelah berdiri Ao ling melihat bahwa sosok di kursi tersebut telah berdiri dan membuka mata nya yang berwarna gelap, serta menatap ke arah Ao ling.
Dalam sekejap element kegelapan di arena tersebut semakin pekat dan kuat, salju hitam mulai turun lebih banyak tetapi Ao ling tidak merasakan apapun dari hal itu.
Kemudian sosok tersebut menciptakan sebuah pedang es di masing masing tangannya dab, setelah itu sosok tersebut langsung melesat ke arah Ao ling.
Ao ling yang melihat itu segera membuat sebuah pedang untuk berhadapan dengan sosok tersebut.
Bukan suara tabrakan pedang yang terdengar, tetapi suara ledakan angin karena pedang Ao ling terbuat dari Qi nya.
Mungkin jika pedang Ao ling terbuat dari bahan berunsur besi ataupun batu, mungkin suara tabrakan senjata yang terdengar.
Ao ling dengan satu pedang nya menahan empat pedang es dari sosok tersebut, dan dengan perlahan namun pasti Ao ling terdorong mundur.
Kekuatan sosok es tersebut tidak main main dan juga dengan empat tangan nya yang menambah kekuatan nya.
Tetapi sosok tersebut tidak melepaskan Ao ling begitu saja, sosok tersebut juga melesat mengejar Ao ling yang melangkah mundur.
"Pedang bencana gerakan pertama : badai bencana perubahan pusaran!"
Ao ling mengeluarkan teknik saat sosok tersebut mulai dekat dengan nya, Ao ling juga menggabungkan api kuno nya kedalam serangan tersebut.
Sosok tersebut langsung masuk kedalam kondisi bertahan, sosok tersebut menahan serangan Ao ling dengan empat pedang es dan kemudian terhempas beberapa langkah.
Pedang es tersebut juga tidak mencair bahkan arena es tersebut juga tidak mencair terkena hawa api kuno Ao ling.
"Es apa ini?" batin Ao ling.
Sosok es tersebut kemudian bersiap menyerang Ao ling sekali lagi, sebelum menyerang sosok tersebut mengeluarkan senyum mengerikan ke arah Ao ling.
Ao ling membalas senyuman tersebut dengan senyuman nya. "mari kita mulai." ucap Ao ling.
Ao ling mengaktifkan kekuatan bloodline, tubuh khusus, dan title nya serta menggunakan niat pedang nya.
__ADS_1
Secara bersamaan Ao ling dan sosok tersebut melesat, dan terjadilah pertarungan jarak dekat.
Dalam waktu singkat mereka berdua telah melakukan ratusan serangan.
Dengan empat pedang es nya yang tidak bisa dihancurkan dan kekuatan nya, sosok tersebut dalam kondisi yang diuntungkan sedangkan Ao ling dalam kondisi dirugikan.
"Pedang Ashura gerakan kedua : tebasan penebas harapan!"
Sebuah tebasan melesat ke arah sosok tersebut, tetapi sosok tersebut dapat menghindar dan serangan Ao ling mengenai lantai es hitam, yang kemudian lantai tersebut tidak hancur bahkan retak sama sekali.
Kemudian sosok tersebut menghilang yang kemudian muncul di samping Ao ling.
"Empat pedang es hitam gerakan ketujuh : kilatan kegelapan yang dingin!"
Sosok tersebut mengeluarkan teknik nya dengan suara yang dingin dan menyeramkan yang terdengar oleh Ao ling.
Kemudian sosok tersebut menyatukan keempat ujung gagang pedang nya di titik tengah dadanya, hingga keempat pedang nya membentuk tanda silang, kemudian sosok tersebut menghilang dan muncul lagi di samping Ao ling yang satunya.
Setelah itu tubuh Ao ling tertebas empat kali dan mengeluarkan darah, di pundak kanan, dada, perut, dan paha nya.
Sosok tersebut gagal membunuh Ao ling karena, Ao ling sudah tahu bahwa sosok tersebut akan menyerang nya dan karena tidak bisa menghindar.
Ao ling mencoba agar daerah vitalnya tidak terserang oleh teknik sosok tersebut.
Kemudian Ao ling segera menjaga jarak dengan sosok tersebut, sambil menahan sakitnya serta mencoba menghentikan pendarahan dan menyembuhkan lukanya dengan Qi.
Sosok tersebut menoleh badanya kebelakang dan melihat Ao ling yang terluka sedang menyembuhkan dirinya.
Sosok tersebut langsung bergegas melesat ke arah Ao ling dengan lebih cepat dari kecepatan sebelumnya.
Melihat sosok tersebut melesat ke arahnya lebih cepat senyum kecil tertera di bibir Ao ling, tetapi sosok tersebut tidak dapat melihat senyuman Ao ling.
Hingga jarak antara Ao ling dan sosok tersebut tersisa 10 CM, sebuah cincin angin kekacauan muncul disekeliling Ao ling.
Karena sosok tersebut tidak siap sosok tersebut terkena cincin angin kekacauan, dan terpotonv menjadi dua.
***Bersambung***
__ADS_1