
Sebuah sinar yang terang menyinari medan perang tersebut, segera setelah itu ledakan hawa dingin menyebar dari formasi tersebut ke sekitar nya.
Para prajurit akar merah dan pengikut Ao ling segera menjauh agar tidak terkena serangan Ao ling, begitu juga dengan Long yu si yang marah karena Ao ling mengeluarkan tekniknya secara membabi buta.
Hawa dingin tersebut akhirnya berhenti meluas kemudian menghilang, tetapi para prajurit yang telah menjadi patung es tetap ada yang kemudian hancur menjadi serpihan es.
Berbeda dengan keempat pemimpin akar merah, keempat pemimpin tersebut tidak berubah menjadi patung es dan hanya membeku.
Beberapa saat kemudian es tersebut retak dan kemudian hancur, mengeluarkan sosok keempat pimpinan akar merah.
"Waw jadi kalian masih selamat." ucap Ao ling seperti meremehkan lawannya.
"Kau akan menerima akibatnya makluk rendahan." ucap salah satu pimpinan.
Kemudian sebuah akar merah melayang menuju pimpinan akar merah dan memasuki tubuh pimpinan akar merah, setelah itu semakin banyak akar merah yang terbang menuju pimpinan tersebut.
Akar merah tersebut berasal dari tubuh prajurit akar merah, setelah akar merah meninggalkan tubuh manusianya, tubuh manusia itu akan hancur menjadi debu.
Segera setelah akar tersebut masuk kedalam tubuh pimpinan itu, Ao ling merasakan bahwa kekuatan keempat pimpinan tersebut meluap.
Hingga beberapa saat kemudian, tidak ada lagi akar yang melayang untuk memasuki tubuh keempat pimpinan tersebut.
Pasukan akar merah yang berjumlah hampir 500 JT sekarang tersisa kurang dari 100 JT setelah apa yang dilakukan keempat pimpinan tersebut.
"Mari kita mulai ronde berikutnya makluk rendahan." ucap keempat pimpinan itu bersamaan.
Segera keempat pimpinan itu melesat dan menyerang Ao ling dengan senjata mereka, tentu saja Ao ling langsung dalam keadaan terpojok.
Ao ling hanya bisa menangkis serangan yang diluncurkan padanya, tanpa bisa membalas serangan kepada keempat pimpinan itu.
Saat kedalam keadaan terpojok dan tidak bisa melawan sama sekali, dari belakang Ao ling muncul Yong gu yang kemudian dengan tombak nya menyerang kedua pimpinan itu.
Dan membawa kedua pimpinan tersebut menjauh dari Ao ling, sekarang Ao ling berhadapan dengan dua orang pimpinan akar merah.
Sekarang pertarungan Ao ling lebih ringan daripada sebelumnya, Ao ling dapat membalas kedua pimpinan tersebut dengan serangannya.
"Tangan Dewa Ashura gerakan kedua : rantai penyiksaan!"
__ADS_1
Segera rantai berwarna merah keluar dari celah ruang dan hendak mengikat kedua pimpinan tersebut, tetapi kedua pimpinan itu mengetahui hal tersebut dan kemudian menghindar.
Kedua pemimpin itu terus menghindar sementara rantai merah tersebut terus mengejar dua pimpinan itu.
Saat sedang menghindari rantai yang dikeluarkan Ao ling, Ao ling muncul di belakang kedua pimpinan akar merah yang sedang berusaha menghindari rantai merah itu.
"Pedang bencana gerakan kelima : tebasan kehancuran dunia!"
Karena jarak Ao ling serta kedua pimpinan itu sangat dekat, serangan Ao ling mengenai punggung kedua pimpinan tersebut, tanpa bisa membuat kedua pemimpin itu menghindar.
Duaarrrrrr!!
Sebuah kawah besar tercipta didepan Ao ling karena tekniknya, setelah beberapa saat asap yang berada di kawah tersebut mulai menghilang.
Setelah asap menghilang, terlihat bahwa kedua pemimpin tersebut masih hidup dengan sebagian anggota tubuh yang hilang.
Tetapi anggota tubuh yang hilang tersebut secara perlahan mulai beregenerasi, meskipun terhambat dengan aura kehancuran yang menyelimuti tubuh mereka.
Secara perlahan juga aura kehancuran yang berada di tubuh kedua pimpinan tersebut mulai menghilang.
Sementara itu untuk pimpinan akar merah yang lain, rantai Ao ling berhasil mengikat tangan kanan pemimpin tersebut.
Tetapi pimpinan tersebut masih dengan mudah untuk bangkit berdiri, Ao ling yang melihat itu segera melesat untuk menyerang kedua pimpinan tersebut sebelum anggota tubuhnya yang hancur beregenerasi.
Secara bersamaan kedua pemimpin tersebut menangkis serangan Ao ling, kemudian menghempaskan Ao ling agar menjauh dari mereka.
Bahkan setelah terkena teknik Ao ling secara langsung, kedua pemimpin tersebut masih kuat.
"Pedang bencana gerakan pertama : badai bencana perubahan panah badai langit.
Tiga pusaran terbentuk di langit yang kemudian melesat menghantam kedua pimpinan tersebut, dan menciptakan sebuah pusaran angin yang besar.
Sementara itu kedua pimpinan yang berada di dalam pusaran berteriak kesakitan, karena tubuh mereka dicabik cabik oleh angin.
Kedua pimpinan akar merah itu membuat sebuah perisai untuk menahan sayatan angin yang mencabik mereka, setelah itu mereka menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terbawa oleh pusaran angin.
Dan kemudian luka sayatan angin di tubuh mereka beregenerasi, serta anggota tubuh mereka yang hancur sebelumnya telah kembali seperti semula.
__ADS_1
Mereka segera ingin menerobos pusaran tersebut untuk keluar, tapi pusaran angin tersebut berubah menjadi sebuah pusaran api ungu yang panas.
Kedua pimpinan itu merasakan hawa yang sangat panas, serta merasakan sebuah racun yang mulai merusak tubuh mereka.
Segera kedua pemimpin tersebut ingin keluar dari pusaran api ungu tersebut, sebelum mereka keluar sebuah tebasan menembus pusaran api tersebut dan menghantam perisai kedua pimpinan itu.
Yang membuat kedua pimpinan itu gagal untuk menerobos pusaran api Ao ling, kemudian Ao ling masuk kedalam pusaran api tersebut tanpa terbakar ataupun merasakan panas api itu.
"Hehe, kalian seperti tikus yang dikurung." ucap Ao ling mengejek.
"Kau, makluk rendahan." ucap salah satu pimpinan tersebut marah."
"Kalau begitu saatnya aku mengakhiri perang ini." ucap Ao ling yang tiba tiba saja berkata dengan nada serius.
Pusaran api tersebut semakin panas serta membara, setelah itu muncul ratusan bola petir didalam pusaran api tersebut.
Kemudian Ao ling keluar dari pusaran itu, dan pusaran api itu segera mengecil hingga akhirnya meledak.
Ledakan tersebut cukup kuat, hingga Ao ling harus melindungi dirinya sendiri menggunakan kekuatan dimensinya.
Setelah ledakan tersebut berakhir, Ao ling menggunakan aura spiritual nya untuk melihat apakah kedua pimpinan tersebut masih selamat atau tidak.
Beberapa saat kemudian Ao ling berhenti menggunakan kekuatan spiritualnya karena sudah melihat seluruh area, bahwa kedua pimpinan tersebut telah mati menjadi debu.
Karena sudah selesai mengalahkan lawannya, Ao ling segera melesat untuk, melihat pertarungan Yong gu dengan kedua pimpinan yang lain.
Akhirnya Ao ling sampai di pertarungan Yong gu dengan pimpinan akar merah, tetapi yang melawan Yong gu hanya satu pimpinan.
Kemudian Ao ling melihat bahwa satu pemimpin yang lain bertarung dengan Long yu si di tempat yang agak jauh.
Ao ling juga melihat bahwa sebentar lagi Yong gu akan menang melawan pimpinan akar tersebut.
"Tombak api abadi gerakan kedua : tombak penembus langit!"
Tombak api Yong gu mengeluarkan sebuah sinar berwarna jingga, yang kemudian menembus tubuh pemimpin tersebut dan membuat pimpinan tersebut terbakar menjadi debu.
***Bersambung***
__ADS_1