PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Menarik!! dan Ketemu!!


__ADS_3

"Apakah kau tahu kalau sekte Bulan emas akan membuka pendaftaran masuk sekte mereka." ucap salah satu orang.


"Tentu saja aku tahu, pendaftaran khusus untuk perang 3 benua, hanya orang yang berada di ranah bumi abadi 3 ke atas dan dibawah umur 200 tahun." balas orang satunya.


"Jika saja raja Ceng tidak ikut campur dalam perang benua Ru dan Qing mungkin kita akan damai sekarang."


"Yah kau benar, tapi hati hati jangan sampai terdengar oleh para prajurit."


"Yah aku tahu, tapi apakah kau tahu kapan pendaftaran nya terbuka?"


"Kalau tidak salah 2 bukan lagi, apakah kau mau ikut?"


"Tidak aku hanya penasaran, jika aku ikut siapa yang menjaga istri dan anakku?"


"Ikut saja, biar ku jaga istri dan anakmu."


"Kau...."


"Hmm, menarik." batin Ao ling tersenyum mendengarkan percakapan mereka, saat sedang membelikan camilan untuk Mei yin dan Liu fei.


"Papa apakah kau tertarik dengan perang itu?" ucap Mei yin.


"Tentu saja aku tertarik Yin'er." balas Ao ling.


"Aku ingin melihat papa muncul dan menghancurkan mereka." ucap Mei yin dengan semangat.


Beruntung tidak ada yang mendengar ucapan Mei yin, karena Ao ling dengan cepat memasang sebuah array.


"Untung saja aku cepat jika tidak, mungkin orang orang akan berpikir aneh tentang ku." batin Ao ling sambil menghela nafas.


Ao ling juga terkejut mendengar hal itu dari Mei yin yang terbilang masih kecil, Ao ling tidak mempersalahkan nya lagi, karena cepat atau lambat Mei yin juga akan tahu kejam nya dunia ini.


"Papa tidak akan langsung menghancurkan mereka berdua Yin'er tetapi papa akan bermain sebentar." ucap Ao ling sambil mencubit pipi Mei yin.


"Sakitt!! memang papa akan bermain apa?" tanya Mei yin sambil mengusap pipi tempat Ao ling mencubit.


Kemudian Ao ling menjelaskan bahwa dia akan memasuki sekte Bulan emas, dan akan mengkhianati mereka pada saat yang tepat.


"Apa bagusnya seperti itu papa?"


"Tentu saja biar tidak bosan."


"Auww!!"


Mendengar lolongan sedih itu, Ao ling menoleh ke arah Liu fei yang berada di bawah samping kaki Ao ling.


"Maaf Liu fei." ucap Ao ling sambil mengelus kepala Liu fei kemudian mengangkatnya.


Ao ling juga mengangkat Mei yin, setelah itu mereka menuju penginapan.


"Satu kamar yang paling bagus." ucap Ao ling saat didalam penginapan.


"50 Batu roh rendah, kamar nomor lantai 3 nomor 2" ucap pelayan tersebut.


Ao ling segera membayar kamar tersebut, dan kemudian membawa Mei yin serta Liu fei ke kamar yang Ao ling pesan.


Di dalam kamar Ao ling menyuruh Mei yin serta Liu fei tetap di kamar sementara dirinya ingin keluar.


Setelah itu Ao ling kemudian keluar dari penginapan dan terus keluar dari kota hingga sampai di hutan.


[Ding~ Tuan mendapatkan misi, bunuh semua orang dari ketiga pihak benua saat dalam peperangan, hadiah 10 ticket gacha elite]

__ADS_1


[Ding~ batas waktu saat peperangan]


Melihat misi yang baru muncul, Ao ling sedikit kecewa dengan hadiah nya.


"Sistem apa kau tidak menjual seperti budak ataupun orang yang setia untuk mengasuh anak?" tanya Ao ling.


[Ding~ jika Tuan membutuh budak ataupun pengikut Tuan dapat menggunakan fitur gacha, gacha limited]


"Baiklah buka fitur gacha." ucap Ao ling di pikiran.


[Ding~ membuka fitur gacha]


Ding~ membuka fitur gacha]


[Gacha normal 1x 100.000 PS


10x 100.000 PS]


[Gacha elite 1x 1JT


10x 1 JT PS]


[Gacha limited 1x 100 JT PS


10x 100 JT PS]


[Ticket gacha normal \= -- ]


[Ticket gacha elite \= -- ]


[Ticket gacha limited \= -- ]


[Ding~ setiap Versi naik maka harga gacha akan meningkat selain itu barang yang bisa didapatkan akan semakin bagus]


Ao ling hanya bisa menghela nafas, kemudian melihat bahwa PS ada 69 M


"Gunakan 1 M PS untuk gacha limited."


[Ding~ Gacha limited 10x, mengurangi 1 M PS]


[Mendapatkan zonk]


[Mendapatkan zonk]


[Mendapatkan zonk]


[Mendapatkan 100 Pil lotus api (tingkat Dewa palsu 2)]


[Mendapatkan zonk]


[Mendapatkan zonk]


[Mendapatkan 100 Inti Beast (tingkat ilahi lanjutan)]


[Mendapatkan panah bintang (???)]


[Mendapatkan Zonk]


[Mendapatkan 1x gulungan pemanggil budak acak]


Melihat itu Ao ling senang, meskipun sedikit yang terpenting dia mendapatkan apa yang dia cari.

__ADS_1


Ao ling membuka iventory nya kemudian mengeluarkan gulungan tersebut.


"Bagaimana cara memakainya sistem?" ucap Ao ling dipikiran nya tersadar tidak tahu cara memakai gulungan tersebut.


[Ding~ Tuan cuma perlu meneteskan darah Tuan ke gulungan itu]


Kemudian Ao ling mengikuti intruksi sistem, Ao ling menggigit jarinya dan meneteskan darahnya ke gulungan.


luka bekas gigitan Ao ling langsung menghilang setelah Ao ling meneteskan darahnya.


Gulungan tersebut melayang dan bercahaya setelah terkena tetesan darah Ao ling.


Whoosh!


Tiba tiba angin berhembus kencang dan kemudian, gulungan tersebut hilang digantikan oleh sebuah lubang hitam.


Dari lubang itu muncul sesosok lelaki berusia sekitar 30 tahun muncul.


"Salam Tuan, nama saya Tu lie." ucap Tu lie sambil menundukkan kepalanya.


"Baiklah Tu lie kau tunggu sebentar." ucap Ao ling.


"Baik Tuan."


Kemudian Ao ling mengeluarkan inti Beast yang dia dapatkan, ternyata inti yang Ao ling dapatkan mengandung element angin.


"Apakah ini bisa diserap Liu fei?" pikir Ao ling.


Ao ling memanggil Tu lie, Kemudian mereka berangkat kembali ke penginapan.


Sesampainya di penginapan, Ao ling memesan 1 kamar lagi untuk Tu lie, kemudian Ao ling dan Tu lie menuju kamar tempat Mei yin dan Liu fei.


Membuka pintu kamar penginapan, Ao ling melihat bahwa Mei yin dan Liu sedang memakan makanan.


Ao ling tidak bertanya dari mana makanan itu karena pasti dari penginapan mereka.


Mei yin dan Liu fei melihat ke arah Ao ling setelah itu ke arah Tu lie, mereka bingung siapa Tu lie.


Kemudian Ao ling memperkenalkan Tu lie, bahwa dia akan menjadi pengasuh mu.


"Baiklah selagi kita disini lebih baik menikmati waktu sebelum kalian kembali ke dunia jiwa."


ucap Ao ling.


"Dan jika kalian keluar, Tu lie akan menemani kalian." lanjut Ao ling.


"Tapi aku ingin ikut papa terus." ucap Mei yin sedih.


"Auww!" Liu fei juga melolong sedih bahwa dia ingin ikut juga.


"Papa akan mengajak kalian setelah selesai, akan mencurigakan jika papa membawa kalian untuk masuk kedalam sekte." ucap Ao ling memberi penjelasan.


Mendengar itu Mei yin dan Liu fei mengerti dan melanjutkan makan nya.


"Kau kembali ke kamar mu Tu lie, atau kau mau jalan jalan ke luar terserah, akan ku panggi jika aku membutuhkan mu." ucap Ao ling sambil menoleh ke arah Tu lie.


"Baik Tuan." balas Tu lie.


Kemudian Tu lie keluar, meninggalkan Ao ling, Mei yin dan Liu fei.


***Bersambung***

__ADS_1


__ADS_2