PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Sangat mudah bagi nya!!!


__ADS_3

"Aku mengumpulkan kalian disini hanya untuk mengatakan satu hal, yaitu perang ini kalian yang akan membantu mereka bukan aku." ucap Ao ling.


"Sementara aku hanya akan menonton kalian dari jauh, mengerti!" lanjut Ao ling pada pengikutnya.


"Baik Tuan." ucap semua pengikut Ao ling dengan serentak kecuali Yong gu yang hanya diam.


"Pasti Tuan hanya malas!" batin Yong gu tidak berani menyuarakan keluhannya.


Kemudian Ao ling segera menyuruh para pengikutnya untuk beristirahat di tenda, yang sudah disediakan oleh pasukan aliansi manusia.


Setelah itu Ao ling memasuki tendanya, dan para pengikutnya sudah pergi ke tenda masing masing.


Di dalam tenda, Ao ling kali ini tidak beristirahat tetapi berlatih dengan kekuatan dimensi nya.


Agar semakin menguasai kekuatan dimensi miliknya tersebut.


Para pasukan aliansi dan juga Ao ling, berkemah di tempat tersebut selama dua hari hingga kemudian mereka akan melanjutkan perang mereka.


Setelah membereskan tenda mereka, Ao ling kemudian menghancurkan dinding yang menghalangi pasukan aliansi untuk melanjutkan perang ini.


Para pasukan aliansi mulai berjalan kembali melewati dinding yang telah dihancurkan oleh Ao ling.


****


Dua minggu berlalu, di tengah jalan tiba tiba saja Ao ling mendapatkan sebuah misi.


[Ding~ Tuan mendapatkan misi membunuh semua ras Jisheng, selama misi tersebut Tuan akan mendapatkan PS dari membunuh ras Jisheng serta EXP untuk meningkatkan ranah Tuan. hadiah peningkatan versi sistem ke versi 80.]


[Ding~ Waktu dimulai pada saat perang di kota kekaisaran, dan waktu berakhir saat salah satu ras Jisheng berhasil kabur ataupun telah terbunuh semua]


Melihat misi tersebut membuat Ao ling bersemangat karena mendapatkan yang namanya EXP, meskipun cuma pada saat perang tetapi selain itu juga mendapatkan PS.


"Apakah Tuan sakit?" bisik Min tuo pada Bu wen yang telah sembuh dan keluar dunia jiwa di sampingnya.


Karena Min tuo melihat Tuannya tiba tiba senyum senyum sendiri seperti orang gila.


"Mungkin." balas Bu wen.


Kemudian Ao ling menyadari tatapan aneh yang mengarah kepada dirinya, kemudian menatap tajam ke arah orang yang menatapnya dengan aneh.


"Kenapa kalian menatapku?" ucap Ao ling disertai dengan sedikit aura Ashura nya.


Kemudian mereka yang menatap Ao ling dengan aneh yaitu pengikut Ao ling, kedua kaisar. untuk para prajurit, mereka tidak dapat melihat wajah Ao ling.

__ADS_1


Karena Ao ling berjalan di depan mereka, segera orang yang menatap aneh Ao ling merasakan jiwa mereka berguncang serta tubuh mereka bergetar.


Dengan serentak mereka menggelengkan kepalanya, tanda bahwa mereka tidak menatap Ao ling sama sekali.


Ao ling kembali menoleh ke arah depan, serta aura Ashura yang Ao ling keluarkan telah di tarik kembali oleh Ao ling.


Beberapa saat kemudian Ao ling merasakan sesuatu di depannya, dan menggunakan aura spiritualnya untuk melihat apa yang ada di depan.


Menggunakan aura spiritualnya, Ao ling melihat dua orang sedang melesat menuju pasukan aliansi, Ao ling mengetahui bahwa kedua orang tersebut adalah ras Jisheng.


Selain dari Qi aneh yang dimiliki oleh ras Jisheng, tidak ada lagi seorang manusia di benua teratai putih selain pasukan aliansi manusia.


"Min tuo ada dua orang yang menuju kesini, kau bereskan mereka!" perintah Ao ling pada Min tuo.


"Baik Tuan." ucap Min tuo dengan semangat melesat ke arah yang di tunjuk oleh Ao ling.


Sementara kedua ras Jisheng yang sedang menuju ke arah pasukan aliansi manusia, melihat bahwa didepan mereka terdapat manusia berkepala banteng yang terbang sambil membawa palu menuju mereka.


Itu adalah Min tuo yang mengayunkan palunya untuk menghancurkan kedua ras Jisheng tersebut, kedua ras Jisheng itu segera menghindari serangan Min tuo.


Tetapi Min tuo mengubah arah serangannya menuju salah satu ras Jisheng, ras Jisheng tersebut tidak bisa menghindar lagi dan terkena palu Min tuo yang membuatnya terpental hingga menghantam beberapa pohon.


"Boleh juga untuk makluk aneh seperti mu, namaku adalah Qu Wei, dan yang kau serang adalah Qu yang." ucap Qu we.


Sebelum memyerang Qu wei, Qu yang muncul di samping Min tuo dan meninju wajah Min tuo hingga terpental menghantam tanah.


Min tuo segera bangkit dan membersihkan darah yang mengalir keluar dari mulutnya.


Setelah berdiri Min tuo mengangkat palunya ke atas, dan kemudian menghantamkan palunya ke tanah.


Tanah tersebut hancur karena hantaman Min tuo, pecahan batu yang keluar dari tanah yang hancur tidak terjatuh tetapi melayang.


"Oh, jadi kau memiliki akar spiritual element tanah." ucap Qu wei seakan tertarik dengan Min tuo.


Min tuo hanya diam, kemudian batu batu yang melayang berubah bentuk karena dikendalikan oleh Min tuo.


Batu tersebut berubah bentuk menjadi sebuah tombak batu, yang berjumlah puluhan tombak, tanpa berlama lama Min tuo mengendalikan tomba tersebut untuk melesat menyerang Qu wei serta Qu yang.


Kedua ras Jisheng tersebut hanya mengarahkan tangannya ke arah tombak batu yang melesat ke arah mereka, dan secara tiba tiba tombak itu berhenti serta berbalik arah


Yang kemudian menyerang Min tuo, Min tuo yang melihat tersebut sedikit terkejut.


Min tuo dengan tangannya menyentuh tanah yang sudah hancur di bawahnya, dan setelah itu sebuah dinding dari tanah terbentuk.

__ADS_1


Jangan remehkan dinding tersebut meskipun terbuat dari tanah, karena semua tombak batu yang melesat ke arah Min tuo berhasil di tahan oleh dinding tanah tersebut.


Kemudian Min tuo segera terbang hingga sejajar dengan kedua ras Jisheng tersebut.


"Palu bumi gerakan pertama : penguasaan bumi!"


Min tuo mengayunkan palunya ke arah bawah di langit, yang kemudian suara keras terdengar yang adalah benturan palu Min tuo dengan udara.


Beberapa saat kemudian, kedua ras Jisheng tersebut merasakan tubuh mereka semakin berat dari waktu ke waktu.


"Qu yang, kita harus segera menjauh karena tekniknya mengendalikan gravitasi bumi." ucap Qu we.


Qu yang hanya mengangguk, kemudian dengan kesulitan mereka berdua segera ingin menjauh dari area tersebut.


Tetapi Min tuo telah berada di belakang mereka, dengan cepat Min tuo menghantam mereka berdua dengan palunya.


Mereka berdua menghantam tanah dan tidak bisa berdiri setelah dihantam oleh palu Min tuo, karena gravitasi dari teknik Min tuo.


"Kurasa kemampuan khusus kalian berdua adalah sama, yaitu element tanah, apakah aku benar?" ucap Min tuo.


"Hahaha, yah kau memang benar." balas Qu we sambil tertawa meskipun dalam keadaan tertekan oleh gravitasi.


Min tuo segera mengangkat palunya ke atas untuk mengakhiri pertarungan ini.


"Palu bumi gerakan kedua : amukan bumi!"


Segera Min tuo mengayunkan palunga ke arah Qu we dan Qi yang, saat Min tuo mengayunkan palunya.


Gravitasi yang menahan kedua ras Jisheng tersebut menghilang, kedua ras Jisheng tersebut segera ingin menghindari serangan Min tuo.


Tetapi sebelum bergerak, mereka kembali terteka oleh gravitasi yang lebih kuat hingga seluruh tubuh Qu yang memasuki tanah.


Sementara Qu we masih dapat bertahan kemudian melihat bahwa gravitasi yang kuat tersebut berasal dari palu Min tuo.


"Tidak kusangka kami akan dikalahkan dengan sangat mudah!" ucap Qu we yang kemudian palu Min tuo menghantam mereka berdua.


Duar!!


Ledakan yang kuat serta getaran dirasakan oleh pasukan aliansi manusia.


Sementara Ao ling hanya tersenyum melihat ledakan tersebut.


***Bersambung***

__ADS_1


__ADS_2