PETUALANGAN DEWA BENCANA

PETUALANGAN DEWA BENCANA
Tidak sengaja dan kesepakatan selesai.


__ADS_3

[Ding~ berhasil membunuh kultivator ranah Dewa biru 2, mendapatkan 7 JT PS.]


Melihat tetua mereka telah mati secara mengenaskan, kondisi di dalam aula sangat hening, bahkan tetua yang bekerja sebagai penerima tugas para murid juga terkejut dan hanya bisa diam.


Yang kemudian ketua sekte tombak naga datang, karena merasakan aura kehidupan tetua agung dari giok kehidupan telah menghilang.


Saat sampai kedalam aula tugas, ketua sekte terkejut ketika melihat mayat tetua agung yang telah terbelah menjadi dua di lantai.


"Aku yang melakukannya." ucap Ao ling.


Ketua sekte yang ingin bertanya siapa yang melakukan ini, terhenti ketika mendengar jawaban Ao ling.


Melihat Ao ling, membuat ketua sekte tidak yakin bahwa Ao ling membunuh tetua agung, tapi ketika melihat tatapan murid disekitar.


Akhirnya ketua sekte tombak naga mulai yakin bahwa Ao ling yang membunuh tetua agung tersebut, tetapi ketua sekte juga mencium bau pesing disampingnya.


Yang adalah bau dari anak tetua agung, dengan menggerakkan tangannya anak tetua agung tersebut terlempar keluar dari aula tugas.


Setelah itu pintu aula kembali terbuka, yang terlihat sekelompok orang dengan baju yang di dadanya bertuliskan penegak hukum.


"Gawat para penegak itu pasti mati!" batin para murid.


Penegak hukum yang adalah pemimpin dari penegak hukum yang lain, mulai melihat sekeliling dan akhirnya melihat ke arah Ao ling.


"Jadi kau adalah Ao ling, sekarang ikut kami ke aula pengadilan." ucapnya sambil melesat menuju Ao ling, tanpa menyadari ada patriak sektenya.


Ao ling mengepalkan tangannya dan mengangkat tangannya ke atas, yang kemudian meninju kepala orang itu yang sudah berada di depannya hingga menghantam lantai dengan keras.


Membuat lantai aula tugas menjadi hancur, dan juga membuat sebuah guncangan di aula tugas.


Ao ling juga mengurangi kekuatannya agar bangunan aula tugas tidak hancur, tetapi kepala orang itu hancur berkeping keping.


Karena Ao ling hanya mengurangi kekuatannya untuk tidak menghancurkan bangunan, bukan untuk membuat orang itu tetap hidup.


"Apa kalian tidak menganggap ku?" ucap ketua sekte yang didengar oleh semua orang di aula tugas.


Kemudian ketua sekte manatap ke arah Ao ling, yang sedang membersihkan tangannya dari darah.


"Siapa kau sebenarnya?" tanya ketua sekte tersebut.


"Aku bukan siapa siapa, aku hanya ada kesepakatan dengan klan Bei untuk melindungi Bei nan selama satu bulan." dengan santai Ao ling mengatakan hal tersebut.


"Asalkan kau tidak berbuat sesuatu yang jahat di dalam sekte." setelah itu ketua sekte melesat pergi sambil membawa mayat tetua agung.


Kemudian Ao ling segera menuju tempat pengambilan tugas, yang terlihat bahwa tetua tersebut tubuhnya bergetar saat melihat Ao ling menuju dirinya.

__ADS_1


Ao ling segera memberikan gulungan yang dia ambil dari tangan Bei nan.


"Aku ingin mengambil tugas ini!" ucap Ao ling santai, tetapi bagi tetua itu, ini adalah sesuatu yang menakutkan.


Tetua tersebut segera memberikan sebuah stempel di gulungan tersebut, dan memberikan gulungan itu kembali.


Setelah itu bersama Bei nan dan yang lain, Ao ling segera pergi untuk menyelesaikan tugas yang dia ambil.


***


Di bagian dalam hutan, terlihat Ao ling dan Bei nan sedang memetik beberapa tanaman selain itu juga terdapat banyak mayat binatang buas disekitar mereka.


Yang melakukan itu adalah Ao ling, dan mereka juga telah mengambil semua tanaman yang ada di dalam tugas.


Kemudian mereka segera kembali ke aula tugas untuk mengambil hadiah mereka.


Di dalam aula tugas mereka langsung menuju tempat pengambilan hadiah, dan setelah memberikan gulungan tugas dan tanaman yang mereka ambil.


Tetua yang bertugas di tempat itu menyuruh, masing masing dari mereka menaruh token murid mereka di atas array di depan mereka.


Secara persatu satu, dan kemudian setelah Ao ling selesai melakukannya, Ao ling dapat melihat jumlah poin kontribusinya.


Yang awalnya 0 menjadi 12.000, bagi murid lain, poin kontribusi berjumlah itu masih sedikit.


Bei nan dan yang lain juga mendapatkan jumlah poin kontribusi yang sama dengan Ao ling.


Baru saja ingin keluar dari aula tugas, muncul seorang wanita yang menghadang Ao ling dan yang lain.


"Jadi kau Ao ling, bertarung lah dengan ku di arena!" ucap wanita itu sambil menunjuk Ao ling.


"Baiklah." tanpa berpikir panjang, Ao ling menyetujui permintaan wanita itu.


Hingga akhirnya di arena pertarungan, Ao ling dan wanita itu telah bersiap siap di posisi masing masing.


Yang kemudian pertarungan tersebut dimulai, dengan wanita tersebut melesat ke arah Ao ling dengan pedangnya.


Sementara itu sebuah aura berwarna abu abu muncul di tangan Ao ling, yang kemudian Ao ling menghilang dan muncul di depan wanita tersebut.


Tapak Ao ling mengenai perut wanita tersebut, dan serangan Ao ling tersebut membuat tubuh wanita itu menjadi kabut darah.


Serta menghancurkan bangunan sekte sepanjang 500 KM di depan Ao ling.


Yang tersisa dari wanita itu, hanyalah sebuah pedang yang terdapat potongan tangan wanita itu yang masih memegang erat pedangnya.


[Ding~ berhasil membunuh 12.372 kultivator ranah Dewa 1-5, mendapatkan 1.8 T PS]

__ADS_1


[Ding~ berhasil membunuh 4.981 kultivator ranah Dewa bumi 1-5 mendapatkan 1.2 T PS]


Melihat itu Ao ling tidak menyangka bahwa element bencana yang dia gunakan untuk di coba akan, sangat kuat.


Padahal Ao ling sudah mengurangi kekuatannya cukup banyak untuk tidak membunuh wanita itu, tetapi nasi sudah menjadi bubur.


Dan sebenarnya Ao ling juga tidak peduli dengan nyawa wanita itu, tetapi Ao ling sedikit kasihan pada murid lain yang mati karena kesialan mereka yang terkena serangan Ao ling.


"Gila! dia membunuh putri kaisar qian dan puluhan ribu murid dalam serta luar." batin salah satu murid melihat ke arah arena, dan tempat tinggal para murid yang telah di hancurkan oleh Ao ling.


"Gawat kaisar qian pasti akan sangat marah." batin murid yang lain, dan kemudian ketua sekte muncul di hadapan Ao ling.


"Aku tidak sengaja." ucap Ao ling karena tahu arti dari tatapan ketua sekte tombak naga, sambil memberikan sebuah cincin ruang.


Ketua sekte tersebut melihat isi cincin ruang yang diberikan Ao ling, dan dia sangat terkejut karena isi cincin tersebut adalah 100.000 batu roh Suci.


"Baiklah aku memaafkan mu untuk membunuh para murid, tetapi kau membunuh putri kaisar benua qian." ucap ketua sekte pada Ao ling.


"Tenang saja." ucap Ao ling yang kemudian pergi dari tempat itu.


Dan ketua sekte itu hanya bisa menghela nafas, dan sedikit khawatir mengenai kemarahan kaisar benua qian dan para monster tua di kekaisaran qian.


***


1 Bulan telah berlalu, sekarang Ao ling telah pergi dari sekte tombak naga karena kesepakatan yang dia terima telah selesai.


Selain itu untuk masalah putri kaisar, Ao ling membuat informasi tersebut tidak diterima oleh kaisar qian.


Dan setelah kesepakatan nya selesai, Ao ling membiarkan informasi itu sampai ke kaisar qian, dan juga menyebarkan informasi bahwa dirinya atau Ao ling telah melarikan diri dari sekte tombak naga.


Tentu saja kaisar benua qian sangat marah karena mendengar putri tercintanya mati di tangan pemuda, segera kaisar benua qian menyiapkan jendralnya untuk menangkap Ao ling.


Dan sekarang Ao ling telah berada di klan Bei dan sedang duduk bersama Bei ru.


"Kesepakatan kita sudah selesai." sambil menyerahkan ginseng darah yang dia simpan dalam cincin penyimpanan.


Bei ru menangkap ginseng tersebut, dan menjentikkan jarinya.


Setelah datang beberapa pelayan yang membawa sebuah kotak, Ao ling melihat bahwa terdapat ratusa segel di kotak tersebut.


Ao ling langsung memasukkan kotak tersebut kedalam iventory nya, yang kemudian menghilang dari tempat itu.


"Haish, orang itu membuat banyak sekali masalah." batin Bei ru, yang mendengar bahwa Ao ling telah membunuh putri kaisar qian.


***Bersambung***

__ADS_1


__ADS_2