Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria
Chapter 15: Hana Sang Miko


__ADS_3

Haruki, menoleh ke arah sumber suara yang tiba-tiba muncul.


Terlihat seorang Miko yang mempesona dengan kimono indah, berdiri di sana


dengan ekspresi tenang. Dia memiliki rambut panjang berwarna pink yang


terjuntai anggun di belakang punggungnya dan matanya memancarkan kecerdasan. Di


belakang sosok itu, terlihat gadis yang telah diikuti oleh Haruki sebelumnya.


Gadis itu tampak bersembunyi dibelakang tubuh gadis itu.


"Apa yang kau butuhkan disini, pria kecil~" ucap Miko, dengan nada yang menggoda, sambil tersenyum dengan ekspresi misterius


yang tidak bisa diabaikan. Suaranya lembut dan merdu, seperti pesona alaminya


yang mengalir begitu saja.


Haruki merasa sedikit terpesona oleh pesona alami sosok sang


Miko, tetapi ia berusaha untuk tetap waspada. Dia tidak bisa mengabaikan fakta


bahwa orang yang berada di hadapannya ini adalah seorang manusia setengah rubah


yang mana Haruki tahu bahwa rubah itu makhluk yang licik dan penuh tipu daya.


Haruki memperhatikan gadis yang berada di belakang manusia


rubah itu, yang tampak cemas dan masih berusaha untuk tetap tersembunyi. Dia


bertanya-tanya apa yang sedang terjadi di lantai 70 ini dan apa hubungan antara


gadis itu dengan Hana.


"Aku dipindahkan oleh seorang dewi kesini, dan dia berkata utusannya ada di lantai ini," jelas Haruki.


Sang Miko bergumam sejenak, tampak merenung, sebelum akhirnya


dia mengingat sesuatu.


"Aku ingat sekarang, aku pernah mendengar sebuah wahyu


dari sang dewi bahwa akan ada seorang pahlawan yang akan menyelamatkan dunia


ini. Jika kau mencari utusan dewi, itu adalah aku," ucap Miko dengan rasa


antusias, menjelaskan sembari berjalan menuruni tangga dan mendekat ke arah


Haruki. Gadis yang berada di belakangnya juga masih menempel padanya. Gadis itu


memiliki rambut panjang yang memutih, dan dia tampak agak malu-malu namun penasaran


dengan Haruki.


Haruki sempat melirik sorot mata gadis yang berada di


belakang Miko, dan saat menyadari bahwa dia sedang dilihat, gadis itu dengan


cepat bersembunyi.


"Dia bilang kau akan memberikan kejelasan tentang kebenaran," ucap Haruki.


"Kau benar, kemarilah akan kuberikan penjelasan,"


ujar Miko dengan nada menggoda masih mengeluarkan pesonanya.


Haruki tanpa sadar menghilangkan kewaspadaannya, dan ia


berjalan mendekat menuju Miko.


Sang Miko dengan lembut menyentuh wajah Haruki.


"Pejamkan matamu," pintanya. Dalam keadaan mata tertutup, Haruki


merasakan sesuatu yang aneh terjadi. Ada perasaan hangat dan tenang yang


merembes ke dalam dirinya ketika sang Miko menyentuhnya. Sensasi itu semakin


dalam ketika Miko mulai berbicara.


"Kau adalah pahlawan yang akan menyelamatkan dunia ini.

__ADS_1


Kekuatan yang ada dalam dirimu sangat besar, tapi juga sangat berbahaya jika


tidak dikuasai dengan baik. Kami, para Miko, memiliki tugas untuk membimbing


dan membantu pahlawan seperti dirimu."


Haruki merasa seakan-akan ada sesuatu yang terhubung antara


dirinya dan Miko ini. Meskipun dia tidak bisa melihat apa yang terjadi,


perasaannya seperti terbuka sepenuhnya, seolah-olah ia tengah berbagi pikiran


dengan sang Miko.


"Kau telah terjebak di dalam dungeon ini, yang


diciptakan oleh Dungeon Master. Kami, para Miko, menjaga keseimbangan dunia


ini, dan kami percaya kau bisa membantu kami mengalahkan Dungeon Master dan


mengembalikan kedamaian ke dunia ini."


Sang Miko terus berbicara, memberikan berbagai penjelasan


dan petunjuk tentang keadaan dunia dan tugas Haruki sebagai pahlawan. Meskipun


mata Haruki tetap tertutup, dia merasa semakin yakin dan memahami lebih banyak


tentang misinya.


"Bukalah matamu, Haruki," pinta Miko setelah


selesai memberikan penjelasan. Haruki membuka mata perlahan dan segera melihat


Miko dengan kimono yang mempesona, serta gadis berambut putih yang ada di


belakangnya. Wajah Miko penuh dengan senyum yang menggoda, sementara gadis di


belakangnya tetap merasa canggung dan berusaha untuk tidak menarik perhatian.


Haruki menyadari bahwa dia telah memasuki fase baru dalam


petualangannya. Dia menatap sang Miko dan gadis di belakangnya dengan tekad dan


"Saya akan melakukannya. Saya akan membantu Anda


mengalahkan Dungeon Master dan mengembalikan keseimbangan dunia ini," ucap


Haruki dengan keyakinan.


Disisi lain


"Lily, Sera, Haruki menghilang!" ucap Kira dengan


nada khawatir, terlihat kelelahan.


"Apa? Bagaimana dia bisa menghilang, dan bagaimana kamu


tahu ini? Dan siapa kamu?" tanya Lily dengan wajah khawatir dan curiga,


merasa heran bagaimana seseorang yang baru saja tiba bisa memiliki informasi


tentang Haruki.


‘H-Haruki? Apakah dia juga di sini?’ Aiko menyebut nama itu


dengan pelan, terlihat ada kebahagiaan di matanya. Namun, dia juga penasaran


dengan cara Haruki bisa menghilang.


Kira merasa perlu untuk menjelaskan situasinya dengan


jantung yang berdebar. Rasa bersalah karena niatnya yang awalnya gelap, dia


ingin membuka kartu di meja.


"Sebelumnya aku mau minta maaf," Kira mulai dengan


hati-hati, "aku adalah Kira, seorang pembunuh bayaran yang ditugaskan


untuk membunuh kalian. Tapi aku berubah pikiran dan memutuskan untuk membantu

__ADS_1


kalian."


Lily, Sera, dan Aiko merasa terkejut oleh pengakuan


tiba-tiba Kira. Mereka merasa waspada, tetapi juga ingin mendengar alasan di


balik perubahan drastis ini.


Sera mengepalkan tangannya, tetapi matanya penuh dengan


keraguan. "Kenapa kita harus percaya padamu sekarang? Apa yang membuatmu


berubah pikiran?"


Aiko, di sisi lain, memberikan pandangan yang lebih baik.


"Kita semua perlu sekutu di sini, dan kita tahu sekarang bahwa musuh kita


mungkin jauh lebih kuat daripada yang kita kira. Tapi, kita masih butuh alasan yang


baik untuk mempercayaimu."


Kira melihat mereka dengan ekspresi tulus. "Kalian


mungkin tidak akan percaya hanya dengan kata-kataku. Tapi, aku telah melihat


sesuatu pada kalian yang mengubah pandangan hidupku. Aku tidak ingin lagi


menjadi alat kehancuran. Aku ingin memperbaiki kesalahan yang pernah aku


lakukan. Aku berada di sini untuk membantu, dan aku akan membuktikan niat


baikku."


Lily mulai mempertimbangkan kata-kata Kira. Meskipun mereka


pernah menjadi target pembunuhan, dia merasa ada sesuatu yang berbeda pada gadis


ini sekarang. Kira tampak jujur, dan mungkin dia benar-benar ingin memperbaiki


kesalahannya.


"Jadi, apa yang ingin kamu lakukan sekarang?"


tanya Sera dengan nada yang lebih lunak. Dia tidak akan begitu saja percaya


sepenuhnya, tetapi dia juga melihat potensi dalam situasi ini.


Kira menjawab dengan tulus, "Aku ingin membantu kalian


menemukan Haruki. Aku tidak tahu di mana dia berada sekarang, tetapi aku


memiliki kontak dengan orang-orang di luar dungeon ini yang mungkin punya


informasi."


Aiko menambahkan, "Kira juga memiliki keterampilan dan


pengetahuan yang bisa berguna dalam petualangan kita. Dan sekarang, tampaknya


kita benar-benar membutuhkan semua bantuan yang bisa kita dapatkan."


Lily, Sera, dan Aiko saling berpandangan, dan mereka


akhirnya setuju untuk memberikan Kira kesempatan. Mereka mengerti bahwa dalam


dunia ini yang penuh dengan bahaya, bersekutu mungkin adalah pilihan terbaik.


"Tapi ingat, Kira," tegas Lily, "jika kita


menemukan bahwa niatmu berubah, kita tidak akan ragu untuk menghadapimu."


Kira mengangguk dengan penuh pengertian. "Aku berjanji


tidak akan mengecewakan kepercayaan kalian. Ayo kita temukan Haruki."


[Ilustrasi Dewi]



[Ilustrasi Hana Kitsunemori]

__ADS_1



__ADS_2