Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria

Petualangan Di Dunia Lain Eclipteria
Chapter 4 : Bertemu Lily


__ADS_3

Haruki sedang bersembunyi di atas pohon,


memperhatikan sekelompok ogre yang sedang memburu seekor serigala di bawah. Dia


telah belajar untuk mengamati dan memahami perilaku monster di dunia Eclipteria


ini selama beberapa waktu sejak pertemuannya dengan Elina.


Ogre adalah makhluk besar dan ganas, tetapi Haruki tidak berniat membiarkan mereka menyiksa serigala tersebut.


Dengan tenang, dia memantau situasi di bawah. Saat serigala berhasil ditangkap dan


dikalahkan oleh ogre, dia tahu saatnya untuk bertindak.


Dengan cepat, Haruki mengaktifkan skill


khususnya, "Blink." Dia menghilang dari atas pohon dan muncul di


tengah kerumunan ogre dengan tiba-tiba. Ketika mereka melihatnya, sudah


terlambat.


Dalam sekejap mata, "Ice domain." Haruki melepaskan sihir es


yang membekukan area dengan radius 15 meter di sekitarnya. Ogre yang sebelumnya


berniat untuk menyiksa serigala itu terkejut ketika mereka merasa tubuh mereka


membeku. Mereka tidak bisa bergerak atau berbicara, terperangkap dalam lapisan


es yang membeku.


Namun, Haruki belum selesai. Dia mengeluarkan


sihir angin dengan gerakan tangan yang cepat. Angin itu berputar dengan


kecepatan tinggi, menghancurkan semua ogre yang telah membeku menjadi


potongan-potongan es kecil. Ogre yang dahulu mengerikan itu sekarang hanya


menjadi tumpukan pecahan es yang hancur.


[Level Up!]


[Level Anda telah naik ke Level 25]


Haruki menatap notifikasi level up dengan


senyum puas. Dia telah berkembang pesat sejak pertama kali tiba di dunia ini.


Namun, dia tidak bisa terlalu lama menikmati kemenangan ini. Dia tahu ada


banyak hal yang harus dia pelajari dan jelajahi di dunia Eclipteria ini.


Dengan cepat, dia membuka panel statusnya


untuk melihat perubahan yang terjadi setelah naik level:


⌈STATUS


Nama: Haruki


Level: 25


Ras: Manusia


Kelas: -


HP: 3.000/3.000


Serangan: 180


Pertahanan: 120


Kecepatan: 150


Intelegent: 90


Mana: 600/600


Point Skill: 15


Gelar: Penakluk Monster dan 5 lainnya


Skill: Blink, Sihir Es, Sihir Angin, dan 7


lainnya⌋


“Lumayan untuk pemanasan di pagi hari.”


Sudah 2 hari sejak Haruki berada di dunia ini,


dia mencoba bereksperimen dengan cara kerja dunia ini. Dan hasilnya memuaskan.


Haruki juga sudah belajar banyak tentang dunia yang dia tinggali sekarang ini.

__ADS_1


Eclipteria adalah sebuah dunia fantasi yang


terdiri dari berbagai wilayah yang beragam, mulai dari hutan yang lebat,


pegunungan yang tinggi, padang pasir yang luas, hingga kota-kota yang megah.


Dunia ini memiliki tata alam yang luas dan beragam, dengan berbagai iklim dan


ekosistem yang berbeda-beda. Di sini, alam memainkan peran yang sangat penting,


dan kekuatan alam adalah sesuatu yang sangat diperhitungkan oleh penduduknya.


Ras di Dunia Eclipteria:


Manusia: Ras dominan di Eclipteria, manusia


mendiami berbagai kota dan pemukiman di seluruh dunia ini. Mereka memiliki


beragam pekerjaan dan keahlian, termasuk petualangan, pertanian, ilmu sihir,


dan sebagainya.


Elf: Ras yang anggun dan berkehidupan lama. Mereka


tinggal di hutan-hutan dan memiliki hubungan yang erat dengan alam. Elf


seringkali dikenal sebagai penjaga hutan dan memiliki keahlian dalam


memanfaatkan sihir alam.


Dwarf: Ras yang cenderung pendek, kuat, dan


sangat terampil dalam kerajinan logam dan pertambangan. Mereka tinggal di


pegunungan dan terkenal sebagai pandai besi yang ulung.


Ork: Ras yang kuat dan garang, Ork mendiami


dataran luas dan sering hidup dalam suku-suku berburu. Mereka ahli dalam


pertarungan fisik dan taktik perang.


Iblis: Ras jahat yang mendiami wilayah


terpencil dan berkubu. Mereka memiliki beragam bentuk dan kekuatan magis, dan


seringkali menjadi ancaman bagi manusia dan ras lainnya.


Konflik Manusia-Iblis: Konflik antara manusia


makhluk jahat yang sering mengganggu dan menyerang pemukiman manusia,


menciptakan konflik dan pertempuran. Meskipun manusia telah membangun kota-kota


pertahanan dan berusaha menjaga perdamaian, iblis terus menjadi ancaman.


Dungeon Besar: Dalam dunia Eclipteria,


terdapat sejumlah besar dungeon besar yang mirip dengan lantai-lantai dalam


game Eclipteria. Dungeon-dungeon ini seringkali menjadi pusat petualangan bagi


para penyusup, penuh dengan bahaya dan harta karun yang belum terungkap. Rumor


tentang dungeon-dungeon ini sering tersebar luas, dan banyak petualang yang


mencari keberuntungan di dalamnya.


Penaklukan Lantai Tertinggi: Meskipun banyak


lantai dalam dungeon telah ditaklukkan oleh petualang-petualang terampil,


lantai tertinggi masih merupakan misteri. Rumor tentang lantai-lantai teratas


yang sangat sulit diakses dan bahkan belum pernah terjamah. Kepemilikan lantai


tertinggi adalah tujuan banyak petualang, tetapi hanya sedikit yang telah


berhasil mencapainya. Bahkan sampai saat ini, penaklukan tertinggi baru


mencapai lantai 38, sementara lantai-lantai di atasnya tetap menjadi teka-teki


yang belum terpecahkan.


Haruki mendengar suara yang meminta tolong saat dia sedang bergerak cepat melintasi hutan. Suara itu mengalihkan perhatiannya


dari latihan lamanya untuk sesaat.


Dia melihat ke bawah dari atas pepohonan dan melihat seorang gadis dengan rambut pirang panjang yang sangat cantik tengah


berjuang untuk bertahan dari gerombolan ogre yang mengelilinginya.


Suaranya terdengar datar saat dia berpikir,


"Mungkin lebih baik jika aku membantu."

__ADS_1


Tanpa sepatah kata pun, Haruki menggunakan


sihir blink dan muncul di depan gadis itu, dengan mudah menahan serangan ogre


dengan kekuatan fisiknya yang luar biasa, meskipun wajahnya tetap tampak datar.


Ogre yang berusaha menyerang gadis itu sontak


membeku dalam bongkahan es yang tiba-tiba muncul, dan Haruki tidak lagi merasa


terancam. Gadis itu sendiri tampak kagum dan terkejut oleh kehadiran dan


kekuatan Haruki.


Setelah dia yakin bahwa ogre tidak lagi


merupakan ancaman, Haruki melepaskan sihir esnya dan membiarkan makhluk-makhluk


itu hancur menjadi ribuan kepingan es yang tajam.


Gadis itu masih dalam keadaan terkejut ketika


Haruki mendekatinya. "Kamu baik-baik saja?" tanyanya dengan nada yang


sama datarnya.


Dengan ragu, gadis itu mengangguk.


"Terima kasih, kamu... kamu menyelamatkanku. Aku tidak tahu apa yang akan


terjadi jika kamu tidak muncul."


"Namaku Haruki," jawabnya singkat.


"Tidak ada alasan untuk berterima kasih."


Gadis itu tetap penasaran. "Apa itu sihir


yang kamu gunakan? Aku belum pernah melihat sesuatu yang seperti itu


sebelumnya."


Haruki tersenyum enteng. "Itu hanya sihir


es biasa."


Gadis itu mengangguk paham, meskipun masih


terlihat bingung. "Aku adalah...," dia ragu sebentar sebelum melanjutkan,


"Aku adalah Lily. Sekali lagi, terima kasih atas bantuannya, Haruki."


Melihat Lily yang terluka, Haruki menggunakan


sihir penyembuhnya.


“Heal.” Tubuh Lily diselimuti cahaya keemasan


sebelum akhirnya luka di tubuhnya sembuh.


“Ternyata kamu bisa menggunakan banyak sihir


ya,” ucap Lily kagum karena belum pernah menjumpai orang dengan keterampilan


seperti Haruki.


“Ini bukanlah hal besar,” ucap Haruki sebelum


akhirnya mengulurkan tangannya.


Lily meraih tangan Haruki dan berdiri. “Terima


kasih banyak, Haruki. Apakah kamu juga seorang petualang?” Tanya Lily ragu,


karena belum pernah melihat petualang seperti Haruki.


“Iya, aku baru menjadi petualang 2 hari yang


lalu,” jawab Haruki.


“Kebetulan aku juga seorang petualang,


bolehkah aku ikut party kamu? Karena aku sendiri juga masih dalam proses


berkembang.”


Apa yang tidak


diinginkan Haruki terjadi, walau dingin saat bersosialisasi tapi Haruki sulit


untuk mengatakan tidak jika ada yang memerlukan bantuan, terutama gadis ini


yang mirip dengan teman masa kecilnya, 'Aiko'.


END OF CHAPTER

__ADS_1


__ADS_2