PGK (PAK GURU KESAYANGAN)

PGK (PAK GURU KESAYANGAN)
CHAPTER 9


__ADS_3

...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...S...


...E...


...M...


...U...


...A...


(episode kali ini aku buat dari prolog ya, jadi kalo ada salah kata atau tidak nyambung dimohon maafkan. soalnya author lagi kurang berpikir jadi maaf ya🙏)


🥀.


9.Rencana Pertunangan 2.


...*...


...*...


...*...


itulah yang membuat dirinya sedikit kecewa dan tak senang akan hal itu. mungkin bagi orang lain pertunangan adalah hal yang paling mereka nantikan, namun tidak semua orang berpikir begitu.


"ayah....Angela tidak mau bertunangan!!." ujar Angela dengan tatapan sedih.


ayahnya yang mendengar itu seketika matanya membulat sempurna hingga membuat Angela takut untuk berbicara lagi.


"Angela, hari sudah ditentukan, kamu dengan dia sebenarnya sudah lama dijodohkan. namun karna umurmu masih dibawah jadi kami tidak mengungkit nya.


sebenarnya dari kalian masih kecil, kami sudah berkata bahwa sesuatu saat nanti kalian berdua akan segera menikah." penjelasan ayah Angela yang membuat Angela kecewa.


"intinya aku tetap nggak mau sama dia. lagipun aku juga nggak kenal sama dia jadi buat apa aku bertunangan dengan orang asing."

__ADS_1


"cukup!!!!!." bentak sang ayah yang mengagetkan seisi rumah mereka.


bahkan para maid yang bekerja di situ seketika ikut terkejut melihat majikannya memarahi anaknya.


ayah Angela memang begitu, dia memiliki temperamen. saat marah terkadang dia akan membentak siapapun, bukan hanya anak nya bahkan istrinya sendiri juga sering.


nama ayahnya adalah Jhon Aksa Andara, seorang pemilik perusahaan terbesar di kota xxx. selain itu keluarga Aksa Andara ini sangat bersahabat dengan keluarga Alexsan.


ayah Angela dan ayah Doni berteman dari mereka masih kecil, selain itu mereka berdua pernah membuat janji yaitu aliansi pernikahan.


dimana jika diantara keluarga mereka berdua ada anak laki-laki atau wanita, maka mereka akan sepakat untuk menjodohkan anak mereka itu.


karna Angela masih merasa kecewa akan keputusan ayahnya itu, dia pun pergi dari sana dan memilih masuk ke kamar. saat masuk kekamar dia terus saja menangis dengan sekencang nya.


"ayah jahat!!!!!....ayah hanya mementingkan dirinya sendiri." ujar Angela sambil menangis.


menit ke menit telah berlalu, tibalah keluarga Alexsan datang. kini terlihat wajah Doni Alexsan yang penuh dengan kekecewaan.


dia juga sama halnya tidak setuju akan pertunangan ini, apalagi dengan usia mereka yang lumayan berbeda jauh. dirinya terus menggigit bibirnya dengan pandangan tajam.


"ayah keterlaluan...." bathin Doni dengan tatapan tajam.


namun semua itu tidak bisa dikatakan, bagaimana tidak sebagai seorang pria yang sudah cukup dewasa dia harus punya pemikiran yang luas.


hal seperti ini pasti akan dialami oleh orang-orang bukan hanya dia... walau begitu, para maid yang penasaran juga ikut hadir disana.


mereka juga penasaran dengan wajah pria yang akan dijodohkan dengan nona muda mereka itu.


namun saat melihat wajah Doni, seketika mereka semua terpesona. wajah Doni yang begitu tampan dan sangat mempesona membuat para maid wanita terpesona hingga ada yang ternganga melihat itu.


"njir cogan..."


"menurutku dia cukup bagus untuk nona muda terlihat seperti pasangan yang cocok, ditambah walau usia mereka berbeda tapi dari wajah mereka sangat serasi."


begitulah kira-kira omongan dari para maid yang melihat wajah Doni. mereka semua malah setuju jika nona muda mereka bersama dengan nya.


namun apa daya, Doni yang mendengar itu seketika merasa kesal. dirinya malah merasa kurang cocok dengan orang yang disebut dengan nona muda itu.


melihat semua keluarga Alexsan hadir, istri Jhon pun seketika naik keatas dan segera menghampiri kamar Angela. dirinya tidak mau karna ulah Angela begitu malah membuat ayahnya turun tangan.


bundanya pun terus mengetuk pintu dan memanggil Angela dengan lemah lembut. "Angela....buka pintunya dong." ujar bundanya yang lalu di sahut oleh Angela.


"pintu nya nggak dikunci."


bundanya yang mendengar pun seketika menggeleng kepala dan tersenyum tipis melihat anaknya begitu.


"bunda masuk ya."


klek......


bunda nya pun langsung masuk dan menutup kembali pintu. dirinya pun menghampiri anaknya dengan tatapan sedih.


"jangan sedih dong." ujar bundanya sambil mengusap air mata Angela.


"tapi Bun..."


"eits....ayo keluar, kamu mau ayah kamu nanti marah dan mukul kamu?." tanya sang bunda yang lalu digeleng oleh Angela.

__ADS_1


"nggak mau bun, aku nggak mau ayah marah-marah."


"yaudah kalo gitu keluar yuk, kamu tenangin diri, lagipun yang tau tentang hal ini hanya keluarga kita saja."


"oke Bun."


mereka pun akhirnya turun dan berjalan menuju ruang tamu. walau sedikit gugup, dia harus tetap tenang dan menerima semua itu.


"ayah." panggil Angela yang membuat semua orang menoleh kearahnya.


terlihat seorang remaja wanita yang berjalan pelan bersama dengan seorang wanita yang sudah berumur.


ya dia adalah Angela beserta bunda Angela, terlihat jelas bahwa wajah keduanya sangat cantik dan sangat ramah.


"nona muda sudah setuju kah?."


"paling bujukan nona besar yang buat dia setuju."


"iya juga ya."


begitulah kira-kira omongan para maid lagi yang sedang melihat Angela dan bunda nya datang.


Doni yang melihat itu hanya terdiam dan menatap dengan penuh heran.


"ini cowok ngapain sih natapin gua segitunya?." bathin Angela yang merasa risih.


melihat anak-anak sudah ada, dengan cepat Jhon langsung mengangkat bicara.


"jadi gini anak-anak, kami mau kalian berdua bertunangan?, bagaimana mau nggak?." tanya Jhon yang penasaran dengan jawaban mereka.


melihat wajah Doni dan Angela yang nampak tak setuju, namun pada nyatanya jawaban mereka adalah iya.


"kamu berdua setuju." sahut mereka dengan serentak.


mendengar jawaban yang sama, mereka berdua seketika saling berhadapan satu sama lain. mereka masih tak percaya akan hal ini.


namun berbeda dengan kedua orang tua mereka, mereka semua puas dengan jawaban anak-anak mereka itu. seketika pula mereka tersenyum gembira..


"akhirnya kita jadi besan."


"iya nih jeng."


"ngomong-ngomong kalian berdua nggak kenalan dulu nih?." tanya bunda Angela dengan tatapan penasaran.


Angela pun seketika menghampiri Doni dan menjulurkan tangannya... "kenalin nama gua Angela, lu sendiri siapa namanya?." tanya Angela dengan wajah datar.


"nama gua Doni." jawab Doni yang santai.


Doni pun membalas juluran tangan itu dan tersenyum ramah.


setelah selesai berkenalan, kedua orang tua mereka seketika tersenyum gembira.


"OMG!!! Rani senang banget deh aku." ujar mamah Doni yang menyebutkan nama bunda Angela.


ya dia adalah Rani Aksa Andara, bunda Angela. dia adalah istri Jhon, dulunya dia adalah seorang model yang cukup terkenal dikalangan masyarakat.


selain itu dia juga punya butik sendiri.

__ADS_1


"iya sama Sintia." jawab Rani dengan menepuk pelan bahu mamah Doni.


mamah Doni sendiri bernama Sintia Alexsan, dia adalah seorang juru masak. selain itu suami nya Maxime Alexsan seorang pengusaha juga.


__ADS_2