PGK (PAK GURU KESAYANGAN)

PGK (PAK GURU KESAYANGAN)
CHAPTER 12


__ADS_3

...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...S...


...E...


...M...


...U...


...A...


🥀.



Guru Baru, Murid Baru.



...*...


...*...


...*...


setelahnya Doni duduk dikursi, dia mempersiapkan segalanya, walau saat di datang kesini masih memakai pakaian biasa, namun tetap saja terlihat wajahnya malah semakin tampan.


"Doni, kamu akan mengajar dikelas 11 bagian A. sekaligus kamu akan menjadi guru tetap disana, semua pelajaran kamu ajarkan kemereka."


"baik pak, owh iya saya boleh minta izin untuk pergi ketoilet. saya ingin mengganti pakaian yang lebih formal pak."


"silahkan Doni."


mendengar hal itu dia langsung berjalan pelan keluar dari ruangan dan segera mencari toilet. karna ini hari pertama ia masuk, dia hanya bisa bertanya-tanya disekitar sini.


ya saat ingin bertanya, dia malah bertemu dengan Angela, Angela yang sadar akan hal itu malah menganggap acuh.


"permisi nona." sapaan Doni kepada Angela.


awalnya Angela tak berpikir dia akan menyapanya, apalagi memanggil dia dengan sebutan nona...

__ADS_1


"iya kak ada apa?."


"mau tanya toilet laki-laki dimana ya?."


"owh kakak lurus aja, nanti ada gambar toilet nah itu dia."


"owh gitu makasih nona."


diapun pergi tanpa kata-kata lagi, begitu pula dengan Angela. mereka berdua sama-sama berpura-pura tidak kenal untuk sekarang.


namun disisi lain lagi, Doni terus membathin sesuatu yang pastinya akan membuat dirinya ketahuan.


"Angela kenapa bisa sekolah disini?, semoga saja wanita itu tidak mengadu ini itu kepada orang tuaku."


setelah selesai membathin, dia sudah tiba ditoilet laki-laki, namun yang paling heran disaat dia mengganti pakaian, tiba-tiba terdengar seorang suara.


suara itu terdengar sedikit kasar, ternyata diluar sana ada seseorang yang sedang dibully habis-habisan oleh mereka semua.


salah satu dari mereka juga malah bermain tangan, hingga membuat pria remaja itu berdarah. Doni yang melihat itu seketika kesal dan keluar dari toilet.


"beraninya kali menghajar orang ditempat umum seperti ini?."


"siapa lu?, mending lu pergi sebelum gua yang ngehajar elu habis-habisan!."


"takut, kabur dulu ahh... lu pikir gua anak kecil?."


"heh berani juga elu, lu pikir lu siapa hah?, guru disini?."


"jika gua bilang iya elu mau apa?, owh jangan-jangan elu hanya takut sama orang dewasa ya?."


mendengar hal itu justru membuat dia kesal dan malah ingin menghajar Doni, namun siapa sangka Doni sendiri ternyata pernah latihan bela diri.


saat orang itu ingin menghajarnya dengan cepat Doni mengelak, namun orang itu dengan agresif malah semakin menyerang.


menit ke menit, sesaat mereka masih bertengkar, tiba-tiba orang itu tanpa sadar sudah berjalan hingga keluar ruangan.


disaat itulah Doni langsung menangkapnya, dan membawa dia keruangan guru untuk diminta keterangan.


sedangkan untuk orang yang dibully tadi, Doni dengan segera membawa dia keuks untuk mengobati luka.


setelah semua sukses dilakukan, kini Doni mulai diperhatikan. dari mulai wajah hingga kemampuannya yang luar biasa.


"dengar-dengar katanya orang itu guru baru ya?."


"iya, tapi dia ngajar dikelas mana ya?."


"nggak tau juga sih."


intinya begitulah percakapan para murid wanita yang sedang melihat Doni.


menit ke menit telah berlalu, kini bel masukpun telah berbunyi. Doni dengan segera masuk kekelas yang disebut oleh kepala sekolah.


"kelas 11 bagian A, menurutku muridnya pasti pintar semua."


saat masuk kedalam kelas, terlihat semua wajah para muridnya, salah satu murid yang membuat ia terkejut adalah adiknya.


ternyata didalam kelas ini ada kedua adiknya, begitu juga ada Angela dikelas ini. Doni seketika menghela nafas dan mencoba tenang.


"halo semua, perkenalkan nama saya Doni Alexsan, panggil saja saya pak Doni nantinya."


"iya pak, halo pak Doni."


mendengar nama itu, dengan segera kedua adiknya sekaligus Angela sedikit kaget...

__ADS_1


"kakak, kenapa kakak jadi guru?."


mendengar pertanyaan itu, dengan segera semua orang mengarah kesalah satu murid kembar itu.


ya ternyata yang berbicara itu adalah adik keduanya Andrea, seketika Doni terdiam dan berjalan pelan kearah mereka.


"jangan bilang kepada ayah, bilang saja kalian tidak tau kakak."


"tapi kenapa kakak bisa ada disini?."


"Yakan kakak nyari kerjaan, lagipun ini rekomen dari pamanmu itu, dasar Ryan, seharusnya aku tidak percaya begitu saja kepadanya.


kenapa aku harus bertemu dengan bahaya yang seperti itu!!." ujar Doni dengan helaan nafas.


melihat kakaknya begitu, dengan segera mereka setuju untuk tidak bilang apapun.


"kakak, kami berdua setuju untuk tidak membuka mulut soal pekerjaan kakak. tapi nanti kakak beralasan apa untuk bisa datang kesini?."


"ada kalian berdua maka kakak fine aja, untuk alasan kakak bisa aja bilang mau ngantar jemput kalian. dengan begitu Daddy tidak akan curiga lebih untuk sementara."


"oke kak."


setelah selesai bernegosiasi, mereka langsung memulai pelajaran pertama yang mana ini adalah ajaran pertama juga bagi Doni.


jam demi jam telah mereka semua lalui dikelas, bahkan Doni agak sedikit lelah menjelaskan. jadi dia dengan segera mengubah metode...


ya kali ini modenya adalah tanya jawab, siapa cepat yang menjawab maka bisa bertanya balik kepada Doni.


itu adalah idenya kali ini...


"kalian bosan?, bagaimana jika kita bermain tanya jawab, salah satu diantara kalian jika benar menjawab maka boleh bertanya satu hal kepada saya?."


mendengar hal itu mereka kembali bersemangat, mereka merasa seru jika ada hal ini...


"siap pak, kami pasti akan dengan segera menjawab."


"palingan juga soal mudah, kalo gitu buat apa gua ikutan."


mendengar perkataan Angela, dengan segera Doni berbicara kembali... "siapa yang tidak ikut maka mereka tidak boleh istirahat!."


Angela yang mendengar itu justru kesal dan lalu duduk tegap...


"oke kalo itu mau elu, gua bakal ladenin elu kali ini."


"mudah banget buat dia kesal ya, btw kalo dia kayak gitu kok jadi lucu ya." bathin Doni yang terkekeh kecil.


setelahnya mereka semua memulai tanya jawab....


"kalian semua, aku kasih pertanyaan anak SD kali ini, sebutkan 3 negara yang diawali dengan huruf i."


mendengar hal itu dengan segera salah satu dari mereka dengan cepat menunjukkan tangan...


"saya pak, yang pertama ada negara Indonesia, India sama Irlandia pak. bener nggak?."


mendengar jawaban itu Doni dengan segera mengangguk pelan sambil tersenyum tipis...


"benar, maka carilah pertanyaan yang cocok untuk ditanyakan kepada saya."


"saya sudah punya pak, pertanyaan saya gampang kok, pak Doni sudah ada yang punya?."


"pertanyaanmu sungguh sulit, mungkin dulu saya sendiri, tapi sekarang saya sudah pertunangan dengan seseorang. jadi jawaban saya ya saya sudah punya." ujar Doni dengan jujur.


Angela yang mendengar itu justru kesal, dia merasa bahwa Doni akan membocorkan segalanya nanti.

__ADS_1


__ADS_2