
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...S...
...E...
...M...
...U...
...A...
🥀.
Rumor Beredar.
setelahnya murid-murid berlari masuk kekelas dan belajar dengan tenang. disetiap pelajaran mereka, mereka semua nampak tertib.
mereka semua mendengar dan memperhatikan guru yang sedang mengajar mereka. setelah beberapa lama kemudian, akhirnya bel istirahatpun berbunyi.
semuanya berlari keluar dari kelas dengan wajah yang senang. ada juga beberapa murid yang malah murung karna sudah selesai belajar.
begitu juga dengan Kelly, ia langsung berjalan hingga tak sengaja bertemu dengan Angela. Angela yang melihat Kelly langsung saja memanggilnya.
"Kelly...gua disini." ujar Angela yang menyapa Kelly hingga akhirnya Kelly menghampiri Angela dan tersenyum ramah.
"Angela, kau mau kemana?."
"aku mau makan sebentar, mau ikut?."
__ADS_1
"maaf Angela, tapi aku bawa bekal dari rumah, makanya aku jarang sekali makan dikantin."
mendengar perkataan itu Angela sadar dan langsung memegang tangan Kelly. iapun tersenyum dan lalu mengajaknya pergi kekelas Angela.
"ayo ikut aku kekelas sebentar, ada hal yang ingin kuberitahu."
setelahnya merekapun berjalan kembali kedalam kelas Angela. disitu Kelly terlihat melihat-lihat isi dalam kelas tersebut seperti apa.
setelah beberapa menit kemudian barulah Angela menghampirinya dan berkata... "ayo ketaman, aku ingin berbagi sesuatu denganmu."
Kelly yang melihat itu hanya ternganga hingga lalu Angela kembali berkata... "owh iya lupa, sekalian bawa bekalmu Kell, kita makan bersama."
setelahnya Kelly paham dan langsung mengambil kotak bekalnya. merekapun langsung saja pergi ketaman dan makan disana.
walau Angela terlihat sedikit arrogant, tetapi sifat aslinya sangat baik dan ramah. ia sama sekali tak pilih-pilih tentang teman.
menit ke menit telah berlalu, kini mereka makan dengan damai. hingga sesaat kemudian tiba-tiba terdengar suara siswa yang berisik.
siswa itu berbicara tentang sesuatu yang membuat Angela tertarik. saat itu juga ia menghampiri murid-murid dan bertanya kepada mereka.
"maaf kalian bicara apa?." tanya Angela yang malah mengundang tatapan aneh menuju kearahnya. Kelly yang melihat itu seketika merasa aneh.
"Angela, ada apa ini?."
"aku tidak tau Kell, btw kalian bahas apa sih?."
setelahnya mendengar pertanyaan itu akhirnya salah satu dari mereka menjawab... "masih pura-pura nggak tau?, apa hubunganmu dengan pak Doni?."
mendengar itu Angela seketika terdiam dan gugup... "ini tak mungkin terjadikan?, siapa yang mengetahui masalah ini?."
"pak Doni, sebenarnya bapak punya hubungan apa sih sama murid itu?."
"dengar-dengar katanya pak Doni punya hubungan gelap ya sama muridnya sendiri?, bener nggak sih itu?."
mendengar itu Doni juga sama seperti Angela. sama-sama terdiam dan gugup, mereka sama sekali bingung harus berkata jujur atau tidak.
setelah beberapa saat kemudian, tiba-tiba pak kepala sekolah memberitahu kepada Angela dan Doni untuk segera masuk keruangannnya.
"untuk pak Doni dengan Angela, segera datang keruang kepsek."
mendengar itu Angela dan Doni langsung berjalan kearah ruangan kepsek. beberapa saat kemudian akhirnya mereka sampai dan masuk kedalam.
beberapa guru dan siswa siswi disana langsung mengintip karna penasaran dengan jawaban mereka. setelah itu pak kepala sekolah langsung bertanya...
"jelaskan tentang rumor ini?, apakah benar kalian memiliki hubungan gelap?."
"nggak pak, mana mungkin saya punya hubungan gelap dengan guru yang seperti ini."
"benar itu, mana mau gua sama cewek stres kek lu."
"lu ngatain gua apa?, cewek stres?, lu sendiri emang nggak stres. dasar cowok s*alan lu!!!."
"berani bet lu ngomong gitu ma gua, ingat ye semua ini nggak bakal terjadi kalo lu nggak banyak bacot."
"lu kali yang banyak bacot, omongan lu itu semua sampah."
__ADS_1
"lu...."
setelahnya kepala sekolah langsung menepuk meja hingga membuat keduanya berhenti berdebat. semua orang yang melihat itu malah merasa ada yang ganjal.
mereka terlihat seperti saling mengenal namun malah saling membenci. setelahnya pak kepala sekolah kembali bertanya...
"hubungan apa yang kalian lakukan?."
setelah mendengar itu akhirnya mereka menghela nafas dan menjawab jujur semuanya... "kami berdua sudah bertunangan sebelumnya."
"benar itu, apalagi yang mau dibilang sebagai hubungan gelap?, lagipun kami berdua sudah tunangan."
mendengar kata itu, semua orang diluar seketika kaget... "ha...apa...mereka berdua sudah tunangan sejak awal."
"jadi selama ini, rumor itu salah dong. woy siapa yang nyebar rumor gila ini."
setelahnya Angelapun menoleh kebelakang dan bertanya..."siapa yang menyebar rumor gila ini, katakan padaku sebelum aku memusnahkannya."
"*karna dia akhirnya hubungan gua terlanjur kebongkar, kalo saja dia nggak banyak bacot pasti nggak ada yang tau siapa kami berdua.
kini gua udah dikenal sebagai tunangannya dari seorang guru dikelasku sendiri." bathin Angela yang sudah kesal setelahnya*.
Doni yang melihat itu langsung terkekeh kecil dan lalu berkata... "sudahlah, mungkin sudah nasib kita harus jujur kesemua orang."
"lu ya malah senang ketahuan, jangan bilang lu naksir beneran lagi sama gua?."
"idih geer bad lu, gua mah biasa aja. tapi lihat muka lu itu udah ngeselin ditambah kesal pula makin ngeselin jadinya."
"anjir lu.."
setelahnya iapun berjalan pergi dengan wajah yang kesal. iapun keluar dari ruangan kepala sekolah dan wajahnya sudah terlihat kesal.
Kelly yang ikut melihat itu langsung berkata... "Angela, kau marah?." tanya Kelly yang lalu dibalas olehnya... "marah sih nggak, cuman yang nyebar rumor aneh ini bikin masalah ma gua."
"emangnya bener ya, kamu sama pak Doni udah tunangan sejak awal?."
"seharusnya gitu, hanya saja karna usia kami terlalu jauh jadinya ayahku menunggu waktu tepat untuk menjodohkanku dengannya."
"ternyata begitu, kamu suka nggak sama pak Doni?."
"ntahlah."
"sebenarnya orang itu punya motif apa sih buat nyebar rumor itu?."
"intinya dia ingin ngebuat reputasi gua hancur, hanya saja dia nggak mikir siapa gua. terus ditambah kemungkinan besar dia yakin, karna dia ngelihat benda ini.
ini adalah cincin pemberian dari Doni, tadi pagi kami nggak sengaja ngobrol tentang ini. makanya dia pikir kami memiliki hubungan berbeda.
dari situ mereka membuat rumor ini." ujar Angela yang memang benar, dia sepertinya sudah menemukan jawaban aslinya.
Kelly yang mendengar itu akhirnya paham dan melirik kearah cincin itu. iapun tersenyum dan lalu memegang tangan Angela untuk melihat lebih dekat.
"Angela, cincin ini sangat cantik."
"benarkah?."
__ADS_1
"iya Angela, lihat garis-garis dan juga bentuk ini, sangat indah dan cantik." ujar Kelly yang memuji cincin Angela dengan wajah yang kagum.