
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...S...
...E...
...M...
...U...
...A...
🥀.
Olahraga.
setelahnya seluruh siswa mulai tau tentang hubungan antara guru dan murid itu. mereka tak percaya bahwa keduanya sudah memiliki hubungan khusus.
namun siapa sangka lagi, mereka juga terpaksa harus bertunangan ya walau aslinya mereka tak saling suka satu sama lain.
setelah beberapa saat kemudian, saat tiba dikelas seluruh murid membicarakan tentang Angela dan juga Doni sebagai guru mereka.
bahkan Doni juga mendapat omongan itu dari para guru, mereka tak menyangka bahwa Doni dengan Angela sudah tunangan.
"kenapa kamu nggak bilang kalo sebenernya kalian berdua itu sudah ada hubungannya."
"malas aja." jawab singkat Doni yang berlalu pergi keluar dari kantor menuju kekelas untuk mengajar beberapa pelajaran baru.
setelah selesai pelajaran ini, kelas Angela akan ikut olahraga. menit ke menit telah berlalu, langkah kaki terdengar dari luar kelas.
semua murid sudah tau dan duduk dengan tenang, saat Doni masuk, semua mata tertuju padanya dengan pandangan yang penuh dengan penasaran.
__ADS_1
"pak, kali ini kita belajar apa?."
"apakah belajar tentang cinta?."
mendengar itu kedua orang itu sudah mulai muak dan ingin sekali menghaj*r orang-orang ini. namun kedua adik Doni tiba-tiba berdehem agar fokus.
"kalian lihat ini sudah waktunya belajar, berhenti mengolok-olok guru, kembali belajar jika tidak mau dihukum balik."
setelah mendengar perkataan itu semuanya mulai terdiam dan fokus belajar. selama pelajaran berlanjut, hanya ada beberapa orang yang bertanya.
menit ke menit telah berlalu, jam juga sudah mulai berubah. kini waktu belajar mereka sudah lebih dari 1 jam lewat 30 menit.
setelah itu tiba-tiba terdengar bunyi lonceng istirahat, semuanya tersenyum karna akhirnya istirahat juga dari hal-hal berbau pelajaran.
Doni yang melihat itu hanya terdiam dan duduk disana dengan pandangan kosong. Angela yang sadar langsung mengernyitkan dahi dan bertanya...
"woy...napa lu kok lemes gitu?."
"bukan urusan lu, cepet ganti baju dan pergi kelapangan. gua mau ngurus beberapa hal dulu."
setelah Doni mengatakan itu ia langsung pergi. nampaknya Doni mendapatkan masalah lain, ntah kenapa itu malah membuat Angela penasaran.
ia merasa ada yang mengganjal diantara dirinya, ntah itu rasa penasaran atau apa intinya dia merasa ada yang aneh.
"ini cuman perasaan gua atau ada masalah apa?, kok gua malah ngerasa ngeganjal gitu. takut dia kenapa-napa, ehh kok gua malah khawatir sih."
setelahnya diapun pergi keluar kelas dan mengambil pakaian olahraganya. beberapa menit setelah berganti pakaian, tiba-tiba bel masuk berbunyi.
semua siswa yang ikut olahraga kini terlihat berlari sana sini kelapangan. saat itu juga Angela malah berlari kekantor guru hanya demi melihat Doni.
ia penasaran apa yang dilakukan oleh pria itu, namun saat melihat didalam, tidak ada sama sekali orangnya. ia mulai penasaran dan ingin sekali bertanya.
"lu siapa sok nga..." jawab Angela yang saat berbalik malah melihat wajah Doni hingga akhirnya ucapan itu terpotong seketika.
"mau gua anterin juga lu kesana?."
awalnya Angela mendengar itu malah kesenangan, namun karna ia sadar ia malah berkata dengan sombongnya..."tidak usah aku bisa."
baru saja mulai berjalan, dari arah belakang Doni mengikutinya. melihat Doni berada dibelakangnya ia malah merasa aneh dan berkata...
"kau kenapa mengikutiku?."
"penasaran aja."
setelahnya kedua orang itupun tiba dilapangan, dengan segera semua orang yang ikut olahraga penasaran dengan Angela yang lambat.
"Angela kemana?."
"tadi dia kayaknya pergi keruang guru, paling pengen ketemu pak Doni."
"maklum kangen."
baru saja mengucapkan kata itu, Angela tiba dengan tatapan tajam langsung berkata..."mengatai seseorang dibelakang itu buruk.
lagipun gua nyari dia bukan karna kangen, tapi gua punya urusan penting sama dia. kek lu sendiri nggak punya urusan....
jadi jan sok lu didepan gua." ujar Angela yang lalu pergi, hingga akhirnya ia melihat Kelly yang juga ada dilapangan untuk ikut olahraga.
__ADS_1
"Kell...lu kenapa bisa ada disini?."
"kelas sebelah juga ikut, jadi kita bakal serta."
"baguslah, aku mau setim denganmu."
"jika bisa."
setelahnya Doni duduk disalah satu tempat duduk untuk menonton. disitu bukan hanya Doni, bahkan pria yang tak sengaja ditabrak oleh Angelapun ada.
dia adalah anak kelas sebelah, hanya saja kali ini dia tak ikut karna masalah kaki. Doni yang melihat itu malah penasaran dan akhirnya bertanya...
"ada apa denganmu?."
"tidak ada apa-apa pak."
"benarkah?, lalu kenapa kau tidak ikut olahraga?."
"aku punya masalah dengan olahraga."
"begitu, okelah, selamat menonton juga."
setelah mengucapkan kata itu ia tersenyum ramah dan lalu kembali melihat seluruh siswa. kali ini ia mencatat beberapa hal penting.
salah satunya apa bakat dari para murid ini, Angela memiliki bakat belajar yang lumayan juga, sedangkan Kelly bakat belajarnya jauh lebih bagus dari Angela.
namun ia paling tidak suka dengan olahraga karna ia takut hal yang sakit. melihat itu Doni akhirnya melirik kesiswa lain dan melihat bakat mereka.
disitu pria yang ikut duduk dengannya penasaran dan akhirnya bertanya..."apa yang kau catat?." tanya pria itu dengan wajah penasaran.
"aku mencatat bakat mereka, karna bulan depan ada beberapa lomba. dari mulai lomba olahraga bahkan lomba kepintaran juga ada.
demi ini aku mencari beberapa orang yang cocok untuk ikut lombanya, salah satu orang yang kupilih adalah Kelly sebagai salah satu peserta lomba kepintaran.
namun ini baru pilihanku, kita lihat saja yang lainnya." ujar Doni yang masih memperhatikan semua murid, ia tau beberapa bakat dari mereka.
apalagi dari muridnya, ia sudah beberapa kali melatih kepintaran mereka jadi sudah tau siapa yang lumayan dan kurangnya.
setelah 30 menit olahraga, semua murid yang sudah selesai akhirnya istirahat. Angela yang juga sudah selesai duduk disana dengan keringat penuh.
melihat beberapa siswa sudah istirahat, ia dengan segera pergi dan mengambil air minum. setelah ia mengambil air minum itu, ia langsung memberikannya kepada semua murid.
murid pria dan perempuan semuanya mendapat minuman, kini Doni berjalan maju dan menghampiri Angela. iapun memberi sapu tangan untuk mengelap keringat.
"nih pake, sebelum keringatnya masuk kedalam mata."
"makasih."
setelahnya Angelapun langsung mengelap keringat dan lalu minum air itu. Doni yang melihat itu lelah langsung berkata...
"pulang nanti kau bersama siapa?."
"paling nyuruh kak Andra, emangnya kenapa?."
"nunggu terlalu lama, ikut aja denganku. sekalian aku mau bahas sesuatu kepaman."
"lu mau kerumah gua?, ada masalah apa?."
__ADS_1
"gua punya urusan penting sama dia, lu nggak usah ikut campur."