
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...S...
...E...
...M...
...U...
...A...
🥀.
Angela Dikerumuni Orang-Orang.
...*...
...*...
...*...
Kelly yang dibawa pergi kini malah melongo dan ikut pasrah. dia tak menyangka bahwa dirinya akan menjadi seorang teman bagi Angela.
"Angela, kamu benar-benar menganggapku teman?." tanya Kelly dengan ragu-ragu.
"kenapa tidak?, kamu mau aku menjauh darimu?." tanya balik Angela yang membuat Kelly terdiam tanpa pertanyaan lagi.
__ADS_1
Angela yang melihat itu hanya menghela nafas, dia paham maksud utama Kelly. lagipun ini kali pertamanya Angela langsung saja menganggap seseorang menjadi temannya.
"Kell, aku itu nggak pernah pilih-pilih teman. lagipun aku orangnya setia kok, jadi jangan khawatir." ujar Angela yang berniat mencairkan suasana.
"benarkah?." tanya Kelly dengan wajah penasaran.
"beneran, lagipun selama aku diluar negeri aku terus-terusan sendiri." ujar Angela yang memang benar adanya.
...(flashback on)...
saat Angela sedang diluar negeri, dia hanya tinggal disebuah apartemen milik ayahnya. disana dia hanya sendirian, karna peraturan ayahnya sangatlah ketat.
dia yang selalu tidak diberi ruang untuk bermain hanya bisa menghela nafas saja diapartemen. dia selalu merasa bosan, selain itu dirinya juga tidak boleh berjalan jauh.
hanya bisa berkeliling didekat apartemennya saja, bahkan teman-temannya hanya bisa melihat dari kejauhan saja.
disisi lain lagi, dia hanya keluar jauh saat kesekolah maupun belanja, setelah selesai hal itu, dia hanya terkurung disana.
"sungguh ayah sangat membosankan." ujar Angela yang terus menerus merasa kesal.
...(flashback off)...
"jadi selama kamu disana kamu tidak punya teman begitu?." tanya Kelly yang masih belum paham.
"bukan, kalau teman sih ada banyak, hanya saja gua bisa berinteraksi dengan mereka kalau disekolah saja. saat diapartemen gua selalu aja dikurung.
bahkan yang lebih parahnya lagi, gua nggak dibolehin kemana-mana, paling boleh hanya keliling dekat taman apartemen. itupun hanya beberapa jam saja, bagaimana aku bisa puas?." jelas Angela yang menghela nafas.
Kelly yang mendengar itu seketika takut, dia sedikit beruntung karna walau ia sering dibully disekolah, tapi tetap saja dia masih diberi kasih sayang yang lebih dari ortunya.
"ya begitulah, mungkin kata orang itu seru, tapi bagiku itu adalah hal menyakitkan." ujar Angela dengan tatapan sedih.
Kelly yang melihat itu dengan segera mencari cara agar membuat Angela tersenyum.
"daripada kita cerita doang, mending kita nyari makan aja." ujar Kelly yang membuat Angela ingat satu hal.
"owh iya, hampir lupa gua." jawab Angela yang lalu berlari.
Kelly yang masih terdiam hanya menatap punggung Angela yang kecil. dia tak mengira bahwa dia akan mempunyai teman seperti ini.
"mungkin saat baru bertemu aku kira dia arrogant, tapi pada menu dia adalah wanita seru." ujar Kelly yang lalu berjalan pelan mengikutinya langkah kecil Angela.
sesampainya mereka dikantin, kini fokus semua murid hanya tertuju kearah mereka. Kelly yang melihat itu justru merasa lain, ini kali pertamanya ia menjadi bahan sorotan para murid.
"ayo duduk disini Kell." ujar Angela yang lalu menarik tangan Kelly hingga membuat ia duduk.
Kelly yang masih termenung hanya terdiam tanpa kata-kata. Angela yang melihat itu justru terkekeh kecil.
"haha....kamu lucu banget Kell, btw lu baru pertama kalinya jadi sorotan gini?." tanya Angela dengan terkekeh kecil.
"biasanya juga sering, tapi dalam keadaan aku dibully." jawab Kelly yang jujur.
Angela yang mendengar itu sontak berhenti tersenyum, dia malah mengeluarkan raut wajah sedih.
__ADS_1
"pasti menyedihkan saat dibully begitu, aku heran kenapa setiap orang punya sifat seperti ini. mereka hanya bisa merendahkan orang tanpa melihat sisi lainnya." ujar Angela yang kesal mendengar kata "bully"
ya saat dia diluar negeri, dia juga sering melihat banyak orang membully disekolah. bahkan orang yang tak bersalahpun dia akan menghinanya.
"dulu saat aku diluar negeri juga sering melihat hal begini, bahkan yang lebih parahnya terkadang mereka menggunakan alat berbahaya untuk melakukan sesuatu ketubuh sikorban." jelas Angela yang memang melihat semua itu.
"itulah alasan kenapa kamu nolongin aku?." tanya balik Kelly yang ikut penasaran.
"awalnya aku tidak berniat ingin menolongmu, namun ntah kenapa rasa hatiku sedikit sakit saat melihat dirimu dibully. sebenarnya ini bukan yang pertama kalinya aku seperti ini.
aku sungguh payah, aku pikir aku bisa membantu mereka, namun apa jadinya mereka malah memilih hal diluar ekspektasi kita." ujar Angela yang membuat Kelly terdiam.
"Angela pasti sering mengalami banyak hal menyakitkan sebelumnya." bathin Kelly yang merasa kasihan dengannya.
namun baru sampai makanan yang mereka pesan, kini beberapa siswa mulai berkumpulan. setengah dari mereka adalah murid pria, karna mereka semua hanya ingin melihat wajah Angela saja.
"cantik banget kamu, kasih tau nomor teleponnya dong."
"mending bagi keaku daripada kedia, ayo sini kasih!!!."
mendengar kata itu, Angela dengan segera menatap tajam kearah mereka. namun tiba-tiba datang seorang pria dengan teriakan yang kuat.
teriakannya itu, mampu membuat seisi kantin kedengaran.
"woy jangan ganggu dia."
"siapa Lo!!!."
baru saja menjawab, kini pada murid yang tadinya berkata kasar malah menciut setelah melihatnya. ya dia adalah Bryan, sepupu Angela.
selain populer dia juga murid paling ditakuti disini, banyak para murid tidak berani melawannya. kecuali Angela, dia satu-satunya orang yang mampu membuat Bryan menciut.
"maaf...." ujar para murid yang lalu pergi setelahnya.
Angela dan Kelly yang melihat Bryan kini malah merasa aman, karna jika tidak ada dia mungkin Angela akan diganggu terus olehnya.
"thanks Bryan, lain kali jadi pria yang berguna kayak gini ya."
"bacot Lo, gua kesini bukan buat lu, gua datang kemari buat Kelly. Kell lu mau nggak makan bareng gua?." tanya Bryan yang mengundang perhatian dari para wanita.
"apa Kelly dia ajak makan bareng sama Bryan?."
"what nggak mimpi, semalam tu anak mimpi apa kok bagus banget. wah nggak bisa dibiarin nih, pasti sikelly ada make sesuatu nih."
berbeda pula dengan isi hati Kelly, dia malah terdiam dan tidak tau harus apa.
"kamu ngajak aku?."
"ya iyalah Kell, emang disekolah ini yang namanya Kelly siapa?."
"cuman aku sih, tapi kenapa harus aku?, lagipun banyak cewek lain disini kenapa pilih aku?."
"polos bad lu, gua ngajak lu berarti lu beruntung. yakan selama ini gua selalu dingin tuh sama cewek, tapi kayaknya hati gua nggak bisa dingin sama elu."
__ADS_1
Angela yang mendengar itu malah jijik, dia merasa Bryan sedikit berlebihan kali ini.
"jijik sumpah gua dengernya!!." bathin Angela dengan nada ejekan.