
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...S...
...E...
...M...
...U...
...A...
🥀.
Sampai Dirumah Dengan Selamat.
setelahnya seluruh keluarga Angela datang dan menghela nafas panjang karna mereka merasa cemas dengan Angela dari tadi.
"Angela kau tidak apa-apa?."
mendengar pertanyaan itu Angelapun langsung membalas... "aku tidak apa-apa kok, aku pulang kemalaman karna dari tadi aku itu dirumah Doni."
"beneran hanya kerumah Doni?."
"kalo nggak percaya tuh tanya aja sama Doni langsung."
setelahnya ayahnyapun langsung tersenyum lega karna keduanya saling akrab dan mulai bisa beradaptasi dengan baik dihubungan mereka.
__ADS_1
"baguslah jika begitu, ayah lebih percaya jika Doni benar-benar dekat denganmu. yasudah nak, kamu mau masuk kedalam?."
mendengar itu Doni langsung menjawab... "maaf om, Doni langsung pulang soalnya capek seharian penuh keluar terus."
"owh gitu okelah, hati-hati dijalan ya."
setelahnya Donipun mengangguk dan pergi dari sana. jam demi jam telah berlalu, pagi hari tiba. Angela sudah bangun pagi-pagi dan langsung membersihkan diri sebelum sarapan.
sesudah ia mandi dan sebagainya, akhirnya ia turun dari tangga dan menuju ruang makan. iapun duduk disalah satu kursi yang sudah disiapkan.
disitu sudah ada ayah dan juga bundanya duduk dikursi, mereka tersenyum melihat anaknya yang sudah tumbuh besar.
"Angela, hari ini kamu belajar apa nak?."
"tentang fisika, bahasa, sama olahraga kayaknya Bun."
"sudah disiapkan semuanya nak?."
"udah tadi pagi langsung nyiap buku-buku dan juga pakaian olahraganya. btw tumbenan bunda nanya, ada masalah apa ya?."
"nggak ada sih, hanya saja bunda merasa ada yang aneh sama kamu nak. nak sejak kapan suka makai cincin kayak gini?."
setelah mendengar itu wajah Angela terlihat gugup dan langsung memegang cincin itu. bagaimanapun cincin ini adalah pemberian Doni kemarin.
"belum sangat lama Bun, aku lihat cincin ini cantik jadi aku pakai saja."
"beneran?, tapi kok bunda belum pernah ya lihat cincin ini?, kamu beneran beli sendiri atau diberikan sama seseorang?."
mendengar itu ayahnya juga merasa ada yang aneh, setelahnya iapun memperhatikan gerakan anaknya dan juga wajah anaknya.
"iya nak." ujar serentak kedua orang tuanya sambil tersenyum ramah. sebelum itu Angelapun bersalaman tangan dan lalu pergi keluar rumah.
disitu Andra sudah siap didekat mobil milik Angela. Angela sebenarnya sudah punya mobil pribadi, mobil itu adalah pilihan dia dulunya.
namun karna ia belum punya SIM, jadinya ia harus diantar jemput oleh Andra dulu. setelahnya menit ke menit telah berlalu, kini Angela tiba disekolah.
disitu terlihat Kelly kembali dibully habis-habisan oleh gang pembully itu. Angela yang melihat temannya kembali dibully kini tak terima.
setelah melihat Kelly begitu, Angela langsung turun dari mobil tanpa membawa apapun ia langsung berteriak... "beraninya membully dipagi hari.
lu dah bikin mood baik gua hilang lihat kelakuan menjijikkanmu itu. lu siapa sok berkuasa banget?, pergi lu dari sini sebelum gua nyoret nama lu disekolah ini.
berani sekali lagi gua nggak bakal diem." ujar Angela yang malah dibalas olehnya... "woy cewek halu, lu kira gua bakal percaya gitu sama omong kosong lu itu." ujarnya.
disisi lain lagi, Andra yang ingin pergi tiba-tiba tak sengaja melihat tas Angela ketinggalan. sepertinya ia lupa membawa gara-gara melihat Kelly dibully.
setelahnya iapun turun dari mobil dan langsung berlari membawa tasnya... "nona muda, tasmu ketinggalan dimobil tadi." ujar Andra.
mendengar perkataan Andra itu, Angela menoleh dan mengambil tasnya. iapun tersenyum ramah dan berkata dengan lemah lembut.
"terima kasih brother."
setelahnya Andrapun mengangguk dan pergi dari sana, Angela yang sudah membawa tasnya langsung memegang tangan Kelly dan membuat ia berdiri.
__ADS_1
"ayo Kell kita pergi dari sini daripada lihat sampah nggak guna ini."
setelahnya Kellypun hanya terdiam dan ikut dengan Angela. setelah itu Kellypun berkata sesuatu... "makasih ya Angela sudah nolongin aku."
"sama-sama, sebenarnya jangan begitu sungkan. lain kali cobalah untuk melawan mereka, jangan sampai kau terus-terusan diinjak oleh mereka."
"melawan mereka pakai apa?, aku hanya orang yang kurang mampu dan hanya mendapatkan beasiswa. siswa sepertiku ini sudah cukup bagus untuk mendapatkan pelajaran dari sekolah seperti ini.
sudah beruntung juga bisa kemari dari beasiswa." ujar Kelly yang lalu dibalas oleh Angela... "lu hampir sama dengan teman gua diluar negeri."
"emangnya kenapa?."
"dia juga gitu, dia sering di-bully hanya karna dia bodoh, namun sifat gua yang nggak bisa nerima akhirnya terus-terusan nolong dia.
tapi walau gitu perasaan gua jadi lebih baik dan kayak mudah aja gitu berinteraksi. begitu juga dengan lu Kell, jujur aja gua sebenarnya dingin kalo ketemu orang baru.
tapi ntah kenapa saat gua lihat lu, gua ngerasa lebih bisa akrab gitu." ujar Angela yang lalu dibalas senyuman oleh Kelly.
"kau bisa aja Angela, hanya saja sifatku ini pasti beda dengan temanmu itu. yaudah aku pergi keperpustakaan dulu ya, tadi disuruh guru untuk ambil beberapa buku.
sampai ketemu lagi ya Angela." ujar Kelly yang lalu melambaikan tangannya kearah Angela, Angelapun membalas dengan senyuman.
saat ia sedang berjalan, tiba-tiba ia tak sengaja menabrak seseorang lagi. Angela yang tak berani melihat hanya bisa memikirkan beberapa hal.
"sudah kuduga pasti ini sicowok s*alan itu." bathin Angela yang penasaran dan akhirnya memberanikan diri untuk melihat orang yang ia tabrak itu.
saat ia mendongak keatas, tiba-tiba pria itu langsung berkata... "lu lagi...lu lagi... masih kangen sama muka gua jadinya sengaja mau nabrak gua?."
"muka lu ngeselin gitu jangan sok kepedean didepan gua."
"dihhh sok ngambek, btw cincin yang gua beriin lu masih makekan?."
"nih buktinya puas lu, gua mau cabut bye..." ujar Angela yang selesai menunjukkan tangannya dan langsung berjalan pergi menjauh.
Doni yang melihat itu hanya terkekeh geli dan menggeleng kepala, sedangkan Angela kini malah kesal karena melihat Doni.
"yaelah kenapa harus dia sih, jadinya gua tambah kesel gitu lihat mukanya." bathin Angela yang lalu pergi begitu saja.
salah satu anggota gang pembully itu langsung bertemu dan berkata... "lu dapet info apa?." tanya salah satu dari cewek yang ada disana.
"lu tau nggak, guru baru itu keknya punya hubungan gelap sama Angela. keknya ada berita baru dan segar deh kali ini, bilang yuk kebos."
"gaslah!!."
setelahnya merekapun pergi dari sana dan menuju tempat tongkrongan mereka. disisi lain lagi, Doni yang sedang berjalan tiba-tiba tak sengaja bertemu Kelly dijalan.
"selamat pagi pak."
"pagi juga, kamu adalah Kellykan?."
"bapak kenal saya?."
"nggak sangat sih, cuman saya pernah aja gitu dengar-dengar tentang kamu disekolah ini. btw tetap semangat belajar dan raih impianmu dengan sungguh-sungguh."
__ADS_1
"iya pak makasih pak atas ucapannya."
setelahnya Kellypun pergi begitu juga dengan Doni, diapun langsung pergi dan menuju ruang guru untuk melihat beberapa data baru.