POWER INFINITE

POWER INFINITE
POWER INFINITE | CHAPTER 16. Tiga Keluarga Utama


__ADS_3

[Item: Peri Lotus Hitam]


[Kelangkaan: S]


[Jenis: Tumbuhan]


[Bunga Lotus yang hanya tumbuh di tempat dengan racun dan mana yang besar.]


[Efek: Tidak diketahui]


{Efek Samping: Kematian]


“Lalu, bagaimana cara aku memakan ini?’


Ting!


Notifikasi sistem tiba-tiba muncul.


[Peringatan! Apakah player akan menggunakan item “peri Lotus Hitam”?]


Noah dengan tenang mengatakan “ya”, layar sistem kembali berganti.


[Untuk mengaktifkan “Peri Lotus Hitam”, player harus memberikan darah sampai “Peri Lotus Hitam” mengakui player sebagai tuannya.]


Setelah membaca notifikasi itu, Noah menyadari kalau item ini bukanlah sembarangan item, meskipun bertipe tumbuhan, tapi sepertinya mereka jenis yang sangat unik.


Noah mengikuti apa yang diperintahkan oleh sistem, termasuk menyerahkan darahnya. Percobaan pertama tidak ada perubahan sama sekali. Kelopak hitam itu, menyerap darah Noah dan kembali seperti sebelumnya.


“Baiklah, mungkin ini akan membutuhkan waktu lama.”



“Aku pikir kau akan berhenti dari pekerjaan itu.” Lea melipat kedua tangannya di depan dan tubuhnya bersandar pada dinding rumah.


Ini hari minggu. Hari yang indah untuk kencan, tapi kenyataannya tidak.


Lea akan menghabiskan waktunya di kamar dengan belajar, sedangkan Noah akan keluar untuk bekerja.


Padahal pekerja normal, mendapatkan hari liburnya di hari minggu, akan tetapi sepertinya ini tidak berlaku pada pekerjaan Hunter.


“Aku berpikir untuk menghabiskan hari libur bersama, kau tahu.”


Tersirat nada kesedihan pada kalimat itu, tapi ia tahu. Lea tidak bisa menghentikan Noah.


Noah yang telah selesai mengikat tali sepatunya, kemudian berdiri.

__ADS_1


Ia melangkah mendekati Lea, mengusap lembut rambut hitam itu.


“Bagaimana dengan minggu depan?”


Owh, bibir ranum itu langsung melengkung. Membentuk sebuah senyuman lebar yang indah.


“Kau tahu apa yang terjadi kalau kau mengingkari janji itu, kan?” ancam Lea.


Noah tersenyum tipis.


Tidak. Itu tidak akan terjadi, karena ia tidak akan membiarkan senyuman itu menghilang dari wajah keluarga yang sangat ia sayangi.



“Kenapa harus aku?” Noah kembali mengulang pertanyaan itu.


2 hari ini, Noah merasa akan gila karena seseorang tiba-tiba mengajaknya bertemu untuk membahas suatu hal.


Di suatu kafe, Wawan dan Noah membuat janji untuk bertemu. Sangat aneh, ketika kau melihat dua orang pria dengan wajah tampan sedang bertemu di kafe pada hari minggu yang indah.


Maka, hal abnormal pasti terpikir tanpa sengaja. Mereka duduk berhadapan di pojok kafe, karena ini adalah hari minggu, jadi keadaan kafe cukup ramai.


“Aku jamin hal ini tidak akan merugikan mu, Kak.”


“Aku tidak bermaksud membuatmu salah paham. Maksudku, dari banyaknya Hunter Rank atas, kenapa kau malah mengajak ku yang merupakan Rank F? Bukankah ada banyak Hunter yang layak untuk itu?”


Sruk!


Muka Noah langsung berubah mengerikan.


“Jadi, karena itu. Tolong terimalah permintaanku!”


Semua mata memandang ke arah mereka. Orang-orang yang sedang ada di kafe mulai berbisik-bisik tidak jelas.


“Tidak. Kau tidak harus berteriak seperti itu kau tahu,” ujar Noah.


“… dan keputusanku tetap tidak.” Noah melanjutkan kata-katanya.


Tidak ada alasan bagi Noah untuk menerima permintaan bodoh ini. Membentuk tim untuk melakukan penaklukan Dungeon? Noah sama sekali tidak terlalu tertarik, selama ini ia mempertaruhkan hidupnya hanya untuk keluarganya. Ia membutuhkan uang untuk itu, tidak ada pekerjaan yang akan menghasilkan uang dengan cepat, jadi ia memilih menjadi seorang Hunter.


Wawan tidak bisa menyembunyikan wajah kecewanya, tapi ia juga tidak bisa memaksakan kemauannya kepada Noah.


Karena itu, ia menerima keputusan Noah dengan lapang dada.


“Karena tidak ada yang ingin dibicarakan lagi, maka aku akan pergi.” Noah sudah berdiri dari tempatnya, akan tetapi suara Wawan berhasil mengambil perhatiannya kembali.

__ADS_1


“Scarlet.”


“Apa yang kau bicarakan?”


“Aku memeriksa identitas dari gadis itu, dan rupanya ia adalah putri dari keluarga Scarlet. Mereka adalah keluarga yang memiliki refutasi dan pengaruh yang besar, bahkan di luar negeri. Jadi, sebelum terlambat aku ingin menyampaikan hal ini kepada orang yang sudah menyelamatkan nyawaku. Hanya menunggu waktu saja sampai mereka bergerak untuk balas dendam.”


“Kenapa kau mengatakan itu kepaku?” tanya Noah, ia kembali ke tempatnya dan duduk seperti semula. Sepetinya pembicaraan ini lebih menarik.


Wawan menarik napas kemudian menghembuskannya, “Kakak tahu, di Negeri ini selain Asosiasi Hunter, dan Guild Hunter, ada hal yang lebih tinggi lagi.”


Wawan menautkan jari-jarinya, ia merasa cukup gugup.


“Mereka tidak mengendalikan dunia dengan kekuatan tapi dengan uang, bahkan pihak Asosiasi juga tidak bisa ikut campur dengan keputusan mereka. 3 keluarga utama itu, Scarlet, Loan dan julius.”


“Diantara 3 keluarga, Scarlet lah yang paling buas, setiap generasi melahirkan Hunter yang berbakat dengan Rank tinggi. Karena kita sudah mengusik mereka, aku yakin mereka tidak akan tinggal diam.”


Noah mendengarkan dengan tenang. Ada hal yang mengganjal di sini. Apa yang disampaikan oleh Wawan merupakan informasi yang cukup penting, anak itu bisa saja menggunakan berita ini untuk mengancam Noah agar mau bergabung dengan timnya, tapi Wawan tidak melakukan itu.


Dan dari pada memikirkan keselamatan Noah, bukankah wawan juga sedang berada dalam bahaya?


“Padahal kau bisa saja menggunakan informasi ini untuk mengancam ku, kan?” Noah tidak bisa menahan rasa penasarannya.


Wawan memiringkan kepalanya dengan ekspresi bingung, “untuk apa aku melakukan hal tidak berguna seperti itu,” ucapnya polos.


Tidak, malahan hal ini sangat berguna. Noah jadi tahu, keberadaan yang tidak kasat mata, karena selama ini, ia hanya tahu bahwa Asosiasi Hunter lah yang mengendalikan semuanya.


“Lupakan keselamatan ku, bukankah kau juga dalam situasi bahaya saat ini?”


Wawan menggaruk bagian kepalanya yang tidak gatal, “em, aku cukup yakin mereka tidak akan bisa menyentuhku. Karena begini-begini aku juga merupakan salah satu dari 3 kelurga besar. Sebelumnya, aku tidak memperkenalkan diriku dengan baik.”


Wawan memasang ekspresi serius, ia berdiri dan memperkenalkan dirinya secara formal.


“Perkenalkan, saya adalah Wawan Loan, putra kedua dari Ragius Loan.”


Kabom!


Seperti halilintar di siang bolong. Noah benar-benar tidak menyangka, bahwa orang di depannya ini adalah salah satu dari 3 keluarga besar itu.


Noah menyentuh dahinya, kenapa informasi mengejutkan terus berdatangan silih berganti.


“Aku tidak bermaksud menyembunyikan hal ini,” Wawan cepat-cepat mengganti ekspresinya, ia pun menjelaskan kenapa ia mengikuti penaklukan Dungeon, kenapa ia mengajak Noah untuk membentuk Tim bersama dan alasan kenapa ia menyembunyikan identitas aslinya.


Rupanya, Wawan ingin membangun sebuah Guild-nya sendiri, tapi syarat itu adalah ia harus melakukan penaklukan 20 kali, dan Noah adalah kandidat yang sempurna untuk itu.


“Baiklah, aku setuju.”

__ADS_1


Wawan segera memasang wajah gembira. Namun, alasan Noah menerima permintaan ini adalah untuk menjadi kuat.


__ADS_2