PRimadona Es

PRimadona Es
PE_11


__ADS_3

"sepertinya aku belum bisa cerita masalah ku,kamu akan tau nanti,yang pasti kita sama di sakiti oleh ayah yang kejam bahkan aku mungkin lebih parah darimu disakiti oleh semua keluarga"vella mulai teringat akan balas dendammya dia akn mulai itu dari sekarang karna dengan kepintaran vella dalam iT dia bisa mulai mengguncang usaha yang sedang di rintis dalam keluarganya,vella memang tak bisa langsung membuat usaha mereka bangkrut tapi dengan kecerdasannya dia akan mengguncang perusahaan yang di kelola neneknya itu.


"baiklah tidak apa apa,pada saatnya aku akan tau tapi vella aku penasaran berapa usiamu"


"14thn"


"whatt"riska merasa tercengang dengan perkataan vella,riska menatap vella dari ujung kepala sampai kaki dia merasa heran gadis cantik di depannya ternyata hanya anak yang menurutnya belum dewasa."kau tak bercanda denganku kan vell,,,lihat tubuh mu bahkan lebih tinggi dari ku,"


ya denga postur tubuh vella yang tinggi dan langsing serta kulit putih dengan mata hazelnya tak akan pernah menyangka jika gadis itu masih anak sma


"ya aku memang lebih tinggi dari anak se usiaku tapi memang umurku 14thn mau di apain lagi"vella acuh dengan keheranan riska yang masih terbengong di depan vella,karna risi di pandangi dia langsung beranjak menuju laptopnya tuk memantau perusahaan neneknya,

__ADS_1


"waw kau mengerti masalah pasar saham,dan apa ini semua berkas sebuah perusahaan"riska kagum melihat vella yang sedang serius memantau pasar saham sore itu


dia memang mengerti soal perusahaan karna dia sendiri sedang magang di perusahaan besar di kota itu.


"ya itu semua berkas perusahaan dari mantan nenekku,aku akan mulai balas dendam ku dengan mulai mengguncang perusahaannya"vella masih sibuk tuk mulai menyabotase keuangan perusahaan itu agar mereka kelimpungan dengan keuangan mereka.


"vella aku benar benar kagum padamu,bukan cuman cantik tapi kau juga jenius,bagai mana kalau kita bekerja sama,aku sedang magang di perusahaan galaksi dan di bagian keuangan,kamu pasti bisa bantu aku kan dan soal gajih kita bisa bagi berdua,bagaimana"


"ok,tapi agar lebih mudah bagaimana kalo kamu pindah kerumah ku disana akupun sendirian lagian 1kamar di sana masih kosong"riska berharap agar vella setuju dengnnya agar bisa lebih dekar dengan vella


"baiklah tapi aku disana juga akan membayar sewa kamarnya bagaimana"

__ADS_1


"setuju"riska senang dan berhambur memeluk vella tanpa dia sadari vella mulai risih dengan kedekatan mereka.


"tapi apa kau tak bisa bersikap wajar pada ku,sebenarnya aku risih dengan sikapmu ini,"vella lebih baik jujur walau menyakitkan daripada harus berpura pura biasa dengan sikap riska,


"aku tak terbiasa dekat dengan siapapun meskipun itu aadiku sendiri"


"baiklah ayo kita berkemas dan pindah,biar bisa cepat kita bekerja"


"terserah"vella menyerah pada riska karna memang riska tak akan bisa di hentikan dengan sikap cerewetnya.


akhirnya mereka tinggal serumah dengan tetap menjaga prifasi masing masing atas permintaan vella dia tak mau apapu yang dilakukannya kelak berdampak pada riska walau dia tak tak tau apa yang akan terjadi.

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE VOTE


__ADS_2