
"ngapain malah bengong di situ"
"ini anak loe yang loe bilang masih smp itu"tanya pria itu sambil senyum.
"iyalah trus siapa lagi,gimana gue lagi perlu banget tu."
"tenang aja loe kayak sama siapa aja,"pria itu beranjak pergi dan kembali dengan membawa amplop dan jus di tangannya
"nih minum dulu dek pasti kamu haus kan udah jalan jauh,"melirik bram"dan nie duit loe,cek dulu biar sama sama puas kita.
"tenang gua mah percaya deh,bos besar kayak loe kan loyal orangnya."bram tertawa senang sambil melihat uang yang berada dalam amplop itu.
"vell kamu minum aja dulu bentar lagi kita pulang"tukas bram yang masih dengan senyum mencurigakan.
"iya yah lagian udah mau sore ini kita pulang aja."vella mulai khawatir karna dalam hatinya dia tidak tenang setelah menginjakan kakinya di rumah yang menjadi teman ayahnya itu.
dan akhirnya vella meminum jus itu sembari menunggu ayahnya yang masih asih mengobrol sedangkan abi sudah tertidur nyenyak di pangkuannya.
__ADS_1
tak lama berselang vella mulai merasa panas dan pusing sampai akhirnya dia tak sadarkan diri.
sampai vella tah menyadari kalau dirinya telah menjadi korban atas keserakahan ayahnya yang tega berbuat jahat kepadanya
FLASBACK ON
"bos gua butuh duit nie buat modal main lagi"bram yang sedang kalah judi pun berniat meminjam uang pada bos di bar tersebut
"oke gua kasih tapi katanya lo punya anak gadis cakep tu,bisalah buat nemenin gua semalam doangmah"
"tapi anak baik bos dan masih perawan gua gak mau kalo harganya gak sebanding mah.
"oke.tapi kalo sampe gak perawan gua habisin loe"ancam sang boss sambbil tertawa bahagia.
"ya udah besok lo bawa dia kerumah gue nanti gua langsung kasih duitnya di sana"
"ok"tanpa banyak berpikir bram dengan gampangnya menyetujui apapun yang akan menghancurkan anaknya itu.
__ADS_1
FLASBACK OFF
vella terbangun dengan masih mengalami sakit di kepalanya setelah dia akhirnya terduduk dia baru sadar karna dia telah ada di sebuah kamar dengan keadaan telanjang tanpa sehelai benangpun,dia syok dan bingung apa yang terjadi sampai akhirnya dia merasa sakit di bagian vitalnya dan alangkah terkejutnya dia melihat seluruh tubuhnya yang penuh dengan bekas cu**ng dan memar.
dia mencari siapapun yang melakukannya tapi tak ada seorangpun di ruangan itu dan dia baru sadar ternyata ajakan ayahnya itu malah jadi petaka baginya,seorang ayah yang tega menjual anaknya.
vella hancur,sedih,marah perasaan yang dulu pernah di rasakan karna di telantarkan kini jadi dendam yang membara atas apa yang di dapat dari sebuah keluarga.
dengan perasaan yang tak menentu vela bangkit dan mengenakan pakaiannya dia melihat jam yang masih menunjukan pukul 3dini hari,dia keluar dari rumah itu dan berjalan pulang kerumaahnya.
sesampainya di ruma dia melihat ina dan abi yang terlelap di kamarnya,
dengan langkah emosi dia berkeliling mencari ayahnya tapi tak menemukan di manapun.
dia akhirnya mengemasi pakaiannya dan kedua adiknya,dia tak akan mau tinggal di rumah yang sudah bagaikan neraka baginya itu.
pagi menjelang dia membantu adiknya bersiap siap untuk pergi menemui nenek mereka.
__ADS_1