PRimadona Es

PRimadona Es
PE_43


__ADS_3

pesta malam itu nampak meriah, para pejabat dan pembisnis sangat antusias menghadiri acara tersebut.


Alex yang nampak tengah berbincang sangat tampan dengan toksedo berwarna hitam yang di padukan dengan kemeja soapfink menjadikan kesan lembun namun tegas bagi pengusaha muda itu.


Vella yang berjalan menuruni tangga yang di dampingi Brian pun sontak menjadi pusat perhatian setiap hadirin di pesta itu.


berjalan dengan anggun walaupun tetap, dalam hati Vella merasa sangat gugup dengan menjadi pusat perhatian setiap orang.


sesil yang menyaksikan kebahagiaan kakaknya hanya bisa berharap bahwa ia akan menemukan kebahagiaan untuknya kelak.


Vella berjalan di dampingi Brian menuju panggung yang di sediakan. sedangkan Alex masih terpaku memandangi kecantikan Vella malam ini.


"Hay nak, sampai kapan kau akan termenung memandangi gadis itu.


kalau kau tak kesana menggantikan ayahnya, ayah yakin banyak pria di sini yang sedang berharap bisa maju mendampingi bidadari itu"


sontak Alex memandang berkeliling melihat para tamu untangan,


banyak mata memandang Vella dengan banyak ekspresi,


kebanyakan menatapnya kagum dan memuja di tunjukan para pria pengusaha baik muda maupun yang menggandeng pasangan sekalipun,


tak sedikit pula yang memandang iri pada Vella atas penampilannya serta keberuntungan nya mendapatkan pasangan sehebat penerus keluarga etrama.


" ayah bener, aku harus mengikat Vella secepatnya agar semua orang yang menghayal itu tau kalo dia hanya milikku."


" good boys"

__ADS_1


Alex melangkah mendekati panggung itu, tibanya di sana Bram menyerahkan tangan Vella yang di gandengnya ke tangan Alex,


dan tanpa di duga, Alex langsung berlutut dan menyerahkan sepasang cincin pada Vella.


Vella yang di perlakukan seperti itu tak bisa menahan perasaannya, wajah nanputih kini mulai bersemu merah di pipinya mengalahkan blason yang di pakai tipis di pipi.


" Vella Agatha, saya Alex Etrama mungkin tak bisa menjanjikan kebahagiaan kepadamu, tapi aku akan terus berusaha agar tak membuatmu terus bersedih,


aku akan menerimamu dalam kelebihan dan kekuranganmu, menemani dalam sehat dan sakitmu. maukah kau menghabiskan sisa usiamu bersamaku, memulai perjalanan cinta yang tak terbatas ini bersamaku."


Vella yang tak menyangka akan memiliki kebahagiaan yang tak pernah ingin di bayangkan karena pengalaman yang menyakitkan hanya bisa meneteskan air mata dengan senyum yang menghiasi bibir manisnya.


Dengan kebahagiaan yang dia dapat saat ini, membuatnya tak sanggup membalas setiap kata yang terucap dari sang kekasih hati hanya bisa menganggukan kepalanya tanda dia bersedia.


Alex yang tak kalah bahagianya tak memperdulikan banyaknya mata yang memandang kagum pada mereka,


semua tamu langsung bersorak heboh saat menyaksikan lamaran yang romantis itu, seakan ikut merasakan kebahagiaan sepasang kekasih yang di mabuk cinta itu, begitupun para orang tua yang ada di sana,


mereka amat bahagia menyaksikan bersatunya pasangan itu.


lain tampak di raut wajah seseorang, ia tersenyum senang menyaksikan pasangan yang tengah melakukan pertukaran cincin di depan sana,


ia yang yakin bahwa rencananya akan berjalan lancar dan mengungkap dialah ayah sang gadis agar bisa mendapatkan apa yang Vella dapatkan harus kecewa di saat ia di seret oleh dua orang tak di kenal.


Selama acara berlangsung semua tak lepas dari pengawasan Jimi yang memang bertugas membersihkan acara dari gangguan,


padahal dia pun tau acara itu juga di jaga oleh bawahan Alex, tapi dengan kejeniusan sang Queen mereka bisa membawa sang pengacau dengan aman tanpa melibatkan siapapun.

__ADS_1


÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷÷


Assalamu'alaikum.wr.wb


aku sungguh Mita maaf atas keterlambatan update terbaru ceritanya.


masalah silih berganti mengakibatkan fikiran ku terpecah sana sini,


alur cerita yang awalnya udah di susun malah pecah, fikiranpun Blang fax bisa nyusun lagi.


four your information,


saya nyusun novel ini dari fikiran langsung ketik, bukan nyusu dulu di buku, jadi maklum lakh tiba otak ngebang, udah gx bisa mikirin alur ceritanya,


mangkanya saya Hiatus sementara ini tuk nyusun ceritanya kembali dan sambil mencari inspirasi membawa alur supaya lebih seru di baca.


sekali lagi saya minta maaf bagi pembaca yang menunggu, dan tetap setia membaca cerita saya,


karena jujur berat bagi saya mengenang masa lalu dan mengarangnya menjadi novel.


kadang mengingat itupun bisa langsung merusak mood saya pribadi.


terimakasih atas pengertian nya,


dan terimakasih masih mau tetap menunggu cerita ini sampai akhir.


Wassalamu'alaikum.wr.wb

__ADS_1


__ADS_2