
setibanya di rumah neneknya dia langsung masuk mencari neneknya.
"ada apa ini vell,ngapain kalian bawa koper gitu."santi bingung melihat cucunya yang sudah rapi membawa koper mereka
"kalo anda masih berhati nurani saya mohon beritahu kami alamat ibu kami.aku tau anda pasti sering berkomunikasi dengannya kan."vella berbicara dengan dinginya kepada santi karna dia sudah memutuskan hubungannya di hari dimana dia sangat butuh dukungan dari keluarga tapu malah penolakan yang ia dapat.
"apa maksud kamu vell,nenek tak mengerti"santi gugup atas tuduhan vella karna dia memang sering dapat kabar dari diana.
"anda tak usah berbohong lagi,sejak awal saya tau anda yang mengirim ibu kami pergi bukan,sekarang saya memohon kalo anda masih mempunyai hati nurani anda tolong beritau dia bahwa anaknya telah hancu karnanya,dan sekarang dia inin menyelamatkan kedua adiknya agar tak bernasib sama sepertinya."vela yang mengatakan semuanya dengan ekspresi yang tak bisa d artikan,bahkan tak setetes air matapun ingin keluar dari maatanya,karna baginya sekarang hatinya telah hancur tak bersisa,
__ADS_1
"apa maksud kamu vell,nenek beneran gak ngerti,emang kamu kenapa,apa kamu kabr dari rumah"
vella diap tak menjawab dia malah menatap neneknya sinis karna tak ada jawaban yang diinginkannya.
"baiklah nenek akan siapkan keberangkatan kalian,kalian akan pergi sekarang juga karna bisa saja bram akan datang dan memaksa kalian pergi bersamanya"akhirnya santi mau mengantarkan mereka karna melihat tubuh vella yang bisa di bayangkan olehnya apa yang sudan dialami anak itu.
setibanya di rumah dia mendapati bram sedang terduduk di sofa dalam keadaan masih mabuk,dia langsung berlalu kekamar dam mengambil semua tabungan serta berkasnya dan juga adiknya lalu berlalu kedapur dan mengambil sebuah pisau.
dia berdiri di depan ayahnya
__ADS_1
"bram lingga apakah yang telah kau lakukan padaku hah"emosi vella tak terbendung,di hati dan fikirannya hanya ada dendam yang bergejolak ingin di lampiaskan.
"ouh kau sudah pulang ternyata,tenanglah aku hanya meminta uang pada temanku dan dia malah meminta dirimu sebagai gantinya,lagian kau tidak terluka kan jadi tenang aja nanti aku belikan apa yang sudah aku janjikan kemarin."bram masih berbicara tanpa ada rasa salah atau penyesalan yang malah membuat emosi vella memuncak.
"apa kau tau apa yang sudah kau lakukan hah,kau sudah menghancurkan hidupku,kau bahkan tak pantas jadi seorang ayah,karna kau bukan manusia kau seperti binatang.
BRAM LINGGA tunggu dan lihat saja aku akan kemballi dan membuat hidupmu hancu lebih dari diriku."tanpa ragu dia mengayunkan pisau itu ketangan bram yang setengah mabuk dan menghantam kepalanya dengan vas bungga sampai ia pingsan..
tak membuang waktu vella pergi ke bandara tuk meninggalkan kota itu,dia bertekan tuk menjadi kuat dan berkuasa agar bisa membalaskan kehancuranya sekarang dengan cara apapun,hati vella yang awallya lembut dan baik hati kini keras dan kejam dia bahkan tak akan mengampuni siapapun yang mengganggu nya.
__ADS_1