
sambil makan vella pun berbincang tentang kehidupan masing-masing dengan sesil,
tanpa disadari perbincangan mereka didengarkan juga oleh brian melalui sambungan telpon sesil.
hati brian sakit saat mendengar cerita kehidupan vella,anak yang disayanginya ternyata mendapat perlakuan buruk dari orang lain,
memang awal bertemu dengan vella,brian merasa tak bisa dekat dengannya karna vella sepertinya membangun tembok tak kasap mata di sekelilingnya,dia bagaikan batu karang yang tak bisa hancur oleh aapapun,dan sekarang brian tau,itulah bentuk pertahanan diri vella atas pengalaman hidupnya yang kejam untuk anak seusianya.
2hari sudah berlalu kini vella mulai menyayangi sesil sebagai adiknya,sipat sesil yang ceria,rapuh dan cengeng menjadi alasan bagi vella tuk melindunginya dari apapun,
__ADS_1
kini tibalah hari dimana tes yang di jalani vella akan membuahkan hasil,brian yang sudah tau akan hasilnya mengembangkan senyum dihadapan kedua anaknya,dia bahagia karna menemukan anak yang selama ini ia cari,dan berjanji akan menyayangi vella agar ia melupakan luka yang di buat oleh orang yang mengasuhnya selama ini.
vella juga tak mempermasalahkan hasilnya nanti karna baginya sekarang,sesil adalah adiknya begitupun sesil sendiri,saat tes menunjukan vella adalah anak brian yang jadi pertanyaan vela adalah kenapa ada nama Agatha di dalam namanya,apakah kebetulan atau memang bram dan diana tau kalau dia anak dari kluarga agatha.
"nak maukah kau memanggilku ayah mulai sekarang,dan tinggal bersama kami"brian berharap vella mau bersamanya tapi kalau dia tak mau brian akan menghormati keputusan vella apapun itu.
"iyalakh kak,tinggalah bersama kami,aku tak ingin kesepian lagi"sesil mulai dengan tingkah manjanya yang tak mungkin bisa di tolak vella
"baiklah nak,ayo keruang baca kita bisa bicara disana.dan sesil jangan pernah menguping pembicaraan kami atau vella akan marah padamu dan taakan mau ikut bersamamu"
__ADS_1
"tidak ayah,aku tak mau kaka marah padaku,aku akan kekamar saja.kak setelah selesai bicara langsung kekamarku ya aku masih ingin bercerita padamu."
vella hanya tersenyum dengan tingkah ayah dan adiknya itu,baru pertama kali vella merasakan kedekatan dengan keluarga,selama ini vella tak pernah merasakan kehangatan keluarga saat di keluarga lingga,tapi sekarang dia merasakannya,dan berniat tuk segera kembali ke kota B untuk membalaskan dendamnya,serta mendapat jawaban tentang identitasnya,kenapa dia bisa di besarkan di keluarga lingga.
vella duduk di depan ayahnya dan mulai menceritakan kehidupannya dari kecil sampai sekarang,brian yang mendengar apa yang telah di alami putrinyapun tak sanggup menahan air mata dan terus menyalahkan dirinya sendiri karna tak bisa menjaga anak dan istrinya,vella hanya bisa menghibur brian dengan mengatakan dia baik-baik saja,dan akan selalu begitu.
tapi brian bisa melihat tersimpan sakit dan dendam yang besar dari diri vella yang membuat dia bagaikan es yang tak kuat di sentuh siapapun.
"nak,kehidupan yang kau jalani selama ini memang berat,aku sungguh bersyukur kau tak memukirkan untuk mengakhiri hidupmu,,
__ADS_1
lakukanlah apapun yang bisa membuat beban yang kau tanggung sekarang bisa terlepas sepenuhnya,aku akan berusaha membantumu apapun yang terjadi"brian tau hanya dengan membalaskan rasa sakit yang di perbuar orang padanyalah yang bisa membuat vella merasa damai menjalani hari-hari yang akan datang dan brian akan melakukan apapun untuk putrinya itu.