
"terimakasih ayah karna sudah mau menerima ku,dan ayah benar aku tak akan tenang sampai keluarga lingga dan galih mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan"
"oya vell,bagaimana kalo kamu ikut pulang ke amerika,di sana juga masih ada kakek kamu.dia pasti senang melihat kamu"
"baiklah yah,aku akan mengurus pasport dan yang lainnya,juga aku akan berkemas dan berpamitan pada teman serumah ku"
"oke sayang pergilah berkemas dan bawa mobil sesil agar lebih mudah,dan urusan pasport biar ayag yang urus biar lebih cepat"
"terimakasih ayah kalo begitu aku pergi dulu"
vella pergi ke rumah yang telah ia tinggali bersama temannya itu,tapi dia bingung bagaimana dia akan berpamitan dengan riska,karna dia tau meski mereka baru mengenal tapi riska sangat menyayangi vella seperti adiknya sendiri,maka dari itu dia tak tega tuk bertemu riska karna pasti riska akan sedih dan menangis di hadapannya.
"untung masih jam kantor,pasti riska belum pulang,sebaiknya aku bergegas"ucap hati vella.
setelah selesai diapun pergi dengan meninggalkan sepucuk surat yang ia tulis sewaktu berkemas tadi.
__ADS_1
waktu riska pulang dia menggedor pintu kamar vella tuk mengajaknya makan,tapi tak ada jawaban sama sekali,
"kemana dia malem-malem beginie"
riska pun mulai ke ruang tv tuk menunggu vella dan melihat selembar kertas di meja tv tersebut karna penasaran riska membacanya.
***riska maaf karna aku tak berani menemuimu tuk berpamitan,akhir-akhir ini banyak kejadian yang tak pernah aku duga,aku bertemu dengan ayah kandungku dan juga saudara kembarku.sekarang aku memutuskan untuk ikut bersama mereka,aku tak bisa menemuimu karna tak ingin melihatmu bersedih atas kepergian ku,karna ku tau kau sangat menyayangiku dan jujur kau juga sangat ku sayangi,aku pergi tapi aku berjanji padamu aku akan kembali dengan persiapanku tuk membalaskan sakit hatimu.
tunggu aku kembali.
adikmu VELLA***
Riska menangis histeris mengetahui vella pergi tapi tak lama ia berpikir vella akan bahagia bersama keluarganya,dan itu akan menjadi kebahagiaan riska.
sudah 3hari vella bersama dengan sesil,mereka kelihatan dekat layaknya soudara kembar,dan saat pasport vella selesai merekapun berangkat menuju amerika.
__ADS_1
belasan jam ditempuh vella yang pertama kali menggunakan pesawat akhirnya kelelahan.tiba di bandara mereka telah di jemput oleh supir keluarga Agatha.
sang supir hanya bisa terperangah melihar vella dan sesil yang berjalan beriringan,
sampailah vella di sebuah mansion mewah yang sangat luas.brian dan sesil menggenggam tangan vella dan mengajaknya masuk dalam rumar.
"WELCOME HOME SISTER"sesil menyambut riang sang kaka yang pertama kali menginjakan kaki di rumah keluarganya.
ternyata disana mereka telah di tunggu seseorang yang tak lain adalah wiliam kakek sesil.
"wah sil apa kamu ini amuba,kok bisa membelah diri sih"sang kake yang memang senang kalo menggoda cucunya itu.
"kake,,,,,apaan sih,masa ngatain cucunya amuba,,,kalo aku amuba berarti kake itu kakenya amuba"kesal sesil yang membuat vella tertawa.
"iya iya kake amuba yang tampan dan gagah"
__ADS_1
"hahahah tampan dari mananya,,,gagah kata siapa udah reot kayak gitu masih ngaku gagah"sesil yang memang tak mau kalah malah levih sewok kalo sedang debat dengan kakeknya.(bisa ngalahin debat presiden kayaknya)