PRimadona Es

PRimadona Es
PE_30


__ADS_3

vella dan alex sedang diskusi menyusun rencananya,awalnya al keberata dengan ide vella tavi vella bisa meyakinkan al jika itu bisa melancarkan usahanya selama ini, alhasil al hanya pasrah mengikuti rencana sang kekasih.


"baiklah, aku akan berusaha sebisa mungkin menahan emosi, tapi aku tak akan diam jika mereka berniat mencelakai mu"tawar al yang tak mau di debat.


"tentu sayang, aku berjanji tak akan membiarkan mereka menindas ku seperti mereka menindas ibuku"al tercengang dengan apa yang ia dengar,


"a-apa yang kau bilang tadi, apakah aku tak salah dengar kau memanggil ku sayang"alex gugup mendengar kata sayang akhirnya terucap untuknya dari bibir vella.


"apakah kau tak mau mendengarnya, padahal kemarin-kemarin kau sering memanggilku begitu"heran vella.


"tentu sayang, hanya saja aku sangat bahagia sampai tak percaya kau mengucapkannya untukku, bahkan aku berhara setiap hari aku mendengarnya dari mulutmu"wajah alex mulai memerah menahan senang dan alu.


vella tersenyum melihat wajah alex yang merah dan menggoda, sampai terlintas di fikiran vella untuk mengerjai alex, vella mulai duduk mendekat kearah alex dan


cupp....


vela mencium pipi alex sekilas dan langsung menjauh,


blussh....

__ADS_1


pipi alex merah serta matanya terbelalak kaget sembari memegang pipinya yang di kecup vella barusan.


vella yang menahan tawa sambil membekap mulutnya sendiri akhirnya tak bisa lagi menahan tawanya melihat tingkah alex seperti orang linglung.


"hahahahhahahah...


al kau sangat lucu, masa hanya karna kucium pipimu kau sampai seperti orang bodoh, hahahahaha...."


alex yang akhirnya tersadar dari lamunannya dan melihat vella sudah tertawa terpingkal-pingkal pun sadar telah di kerjai wanita kesayangannya.


"vella kau memang gadis nakal, awas saja kalo sampai aku menangkapmu"alex bangun dan mulai berlari mengejar vella, sedangkan vella terus saja lari menghindari alex, mereka berlarian sambil sesekali vella tertawa mengejek alex, dan akhirnya karna vella salah memilih masuk k ruangan yang ternyata itu adalah kamar al malah terpaku di depan jendela, al yang tau fikiran vella langsung mengunci otomatis pintu dan jendela yang ada di kamar itu, vella yang tersudutkan akhirnya bisa di dapatkan alex, dia memeluk vella dengan erat sambil menggelitik pinggang vella sampai sang empuny tertawa sambil meneteskan air mata.


karena sudah puas membalas vella akhirnya alex hanya memeluk erat vella sambil mengiringnya menuju ranjang king size miliknya, vella yang telah berbaring di ranjang alex pun menegang dan berfikiran buruk, alex yang sadar ada ketakutan dalam diri vella langsung menyentil dahi vella.


tuk....


"aduh,, apaan sih al, ppake di sentil segala kan sakit"keluh vella sambil masih memegangi keningnya yang di jitak alex.


"itu supaya kamu gax berfikir macem-macem, aku udah pernah janjikan sama kamu, aku akan menghormati kamu dam menjaga mu, termasuk ini. meskipun aku sudah jadi pacarmu aku akan tetap menghormatimu, aku tak akan melakukannya sampai kau sah menjadi istriku di mata hukum dan agama paham."

__ADS_1


vella tersenyum menatap mata alex yang masih memeluknya dari samping, dia sangat bersyukur memiliki lelaki seperti alex di sisinya.


"thanks al, aku beruntung telah mengenalmu"


"aku yang beruntung, bisa dapetin kamu yang sangat sempurna di mataku"


cup.....


vella mengecup bibir alex sekilas dan langsung memalingkan mukanya karna malu, bahkan pipinya sudah bersemu merah menahan malu.


"kok cuman bentar sih, nanggung yank,,,"rengek alex.


"udah ah, aku cape tadi main kejar-kejaran sama kamu.


"ayolakh yank, sekali aja boleh yah"masih merengek alex menampilkan puppy eyesnya untuk membujuk vella.


akhirnya vella mengalah dan mendaratkan bibirnya di bibir alex, vella memejamkan matanya menikmati sentuhan bibir alex dan alex mulai melumaat bibir vella dengan lembut, vella yang baru pertama kali berciuman hanya diam membiarkan alex yang memegang kendali, akhirnya alex menggigit kecil bibir bawah vella agar terbuka dan memangut lidah vella di dalam mulutnya.


sesekali alex menjeda ciumannya untuk membiarkan vella mengisi pasokan oksigennya tapi setelah lama akhirnya alex sudah merasa sesak di bawah sana, dia akhirnya menyudahi ciuman yang mulai memanas itu agar tidak membuatnya melanggar janjinya sendiri pada vella.

__ADS_1


__ADS_2