PRimadona Es

PRimadona Es
PE_29


__ADS_3

tapi aku masih bisa bertahan menjalani hari ku, waktupun terus berjalan dan aku dekat dengan lelaki bernama yudha, dia adalah anak dari seorang pengusaha konstruksi di kota itu, tapi dia selalu kalah bersaing dengan adiknya, dan sejak saat itu aku sering membantunya dan akhirnya dia di akui mampu mengelola perusahaan ayahnya, tapi setelah itu dia lebih dekat dengan anak dari kakak ibuku, dan dia juga mengatakan hanya ingin memanfaatkan ku agar jalannya menjadi pewaris berjalan mulus, dan sejak itu aku tak pernah ingin dekat dengan lelaki manapun lagi, tapi setelah aku lulus smp, aku di permainkan lelaki yang selama ini aku anggap ayahku, dia dengan tega menjualku demi bisa mendapatkan modal tuk berjudi, setelah hari itu hidupku hancur, bahkan sudah tak menginginkan kehidupan ini, tapi melihat adikku yang ntah akan bagaimana jika aku pergi, aku jadi memutuskan tuk bertahan dan membalas apapun yang telah di perbuat mereka semua padaku, jadi aku membawa kedua adiku pergi menemui ibu mereka dan meninggalkannya di sana. aku yakin dia akan menjaga mereka dengan baik, jadi aku pergi sendiri tuk berjuang mendapatkan kekuatan supaya bisa membalas mereka yang menyakiti ku.


dan sampailah aku di kota M, di sana aku bertemu denganmu dan ayahku, dan aku memutuskan mengikuti ayahku karna aku tau dengan bantuan status kluarganya akan lebih mudah menggapai tujuanku."


vella bahkan meneteskan air mata saat menceritakan semuanya pada alex, dia akan terima jikalau alex tidak bisa menerima masalalunya dan pergi meninggalkannya, itu sebabnya vella tak pernah banyak berharap pada siapapun, karna takut akan di tinggalkan selalu membayanginya.


tanpa di sangka alex yang telah mendengar semuanya malah menangis memeluk vella yang tengah tertegun atas respond alex.


alexsenang vella mau terbuka akan masa lalunya walaupun dia tak pernah keberatan apapun itu, alex juga sangat marah sekaligus sedih dengan kejadian yang menimpa wanita pujaannya.

__ADS_1


vella akhirnya sadar dan melepaskan pelukan alex dan mulai menatap manik mata hitam pria yang selama ini slalu mencurahkan kasih sayang kepadanya.


"al, apakah aku boleh tau apa yang kau fikirkan sekarang setelah kau tau semuanya"tanya vella ragu, sambil memandang kedua bola mata hitam milik alex.


alex menghembuskan nafas legah akan kepenasarannya terhadap vella lalu memegang kedua sisi wajah vella seraya tersenyum lembut.


"vella, aku senang akhirnya kau mau menceritakan semuanya, aku juga marah atas perlakuan semua orang yang berani menyakitimu, aku tak bisa membayangkan bagaimana perasaanmu waktu itu, tapi yang pasti sekarang, semua itu tak akan berpengaruh apapun pada perasaan ku.


vella yang mendengar penuturan alex mulai meneteskan airmatanya seraya memeluk pinggang lelaki di hadapannya, dia amat senang karna alex bisa menerima kekurangannya, dia juga berharap agar dia bisa lepas dari bayang bayang masalalu dan menjalani harinya bersama pria yang sangat mencintainya ini.

__ADS_1


"oya, aku ingin menagih janjimu, apakah kau mau jadi istri ku, ibu dari anak-anakku kelak"alex berdiri dan berlutut di bawah sofa yang vella duduku sembari terus memegang tangan vella.


"tapi al, aku belum siap untuk menikah sekarang, jujur aku ingim terbebas dari kenangan buruk yang selalu menghantuiku selama ini, jadi bisakah kau menunggu hingga saat itu tiba"


"tentu sayang, aku bahkan akan membantumu apapun itu, tapi mulai sekarang kau hanya akan menjadi milikku, kekasihku."


vella hanya mengangguk.


"terimakasih al"

__ADS_1


"ok, jadi apa rencanamu selanjutnya"


__ADS_2