
komplek Mojokerto
Tempat para elit tinggal
Di sebuah rumah, terdapat sosok perempuan yang tinggal sendiri di dalamnya.
Terlihat sosok perempuan itu sedang melakukan kegiatan menonton film dengan berbagai cemilan dan minuman yang menemaninya.
Saat dia sedang asik menghayati film yang dia tonton. Tiba-tiba,
Ting
Bunyi suara handphone.
"Siapa sih ganggu aku lagi sedih !?." Judy mengambil handphonenya dan membukanya. Ternyata ada yang ngechat dirinya.
Pacar (pemilik sekolah )(William)
Sayang kamu udah makan belum?
Read
Judy hanya melihatnya saja tanpa membalasnya.
Ting
Pacar (pemilik restoran makan bintang 5) (angga)
Kamu mau makan apa bayiku?☺️
Read
"Ih, ganggu aja!. Aku kan lagi sedih-sedihnya lihat couple goldku gak bersatu huhuhu." Mengelap air matanya yang mulai bercucuran dengan sapu tangannya.
Judy menangis histeris melihat dilan tidak bersama dengan Milea.
"Kenapa sih kalian berdua harus berpisah !? huhuhu ,dilan jangan menikah dengan wanita lain!, kasihan mileanya huhuhu."
Judy menangis histeris dengan air mata yang bercucuran deras, saat dia mencoba berhenti menangis, rasa sesak di dadanya membuat sesak nafas. Air matanya tidak bisa berhenti, dia mulai cegukan dan membuat hidungnya tersumbat sehingga dia sulit bernafas. Rasa sesak mulai dirasakan Judy, nafasnya mulai sulit, matanya menjadi gelap dan dirinya tenggelam dalam kegelapan.
Sekilas info aneh
Seorang remaja cantik yang baru berusia 18 tahun meninggal dunia karena melihat dilan dan Melia tidak bersama.
Demikian berita hari ini.
Saya Ucup Nirin memberitahukan dari tempat kejadian.
Begitulah mungkin yang terjadi setelah Judy meninggal dengan cara yang sungguh absurd.
__ADS_1
Tubuhnya ditemukan oleh pembantu yang sedang bertugas bersih-bersih dirumahnya.
Kejadian itu menjadi perbincangan khalayak umum karena kematiannya yang unik sekali.
Ruangan dimensi
Di sebuah ruangan yang ditutupi dengan warna serba putih, sosok wanita yang cantik dan sangat imut dengan kulit seperti salju terbaring di atas kasur putih, dipergelangan tangannya yang putih terlihat jelas urat nadi .
Sosok itu seperti Putri salju yang sedang tidur menunggu sang pangeran.
Matanya yang tertutup bergerak sedikit, mencoba untuk membuka matanya.
"Agk, sakit sekali!!." Rasa pusing yang kuat memenuhi kepalanya membuatnya memegang kepalanya dengan kedua tangan mungilnya.
Sebuah memori yang akrab menyerbu kepalanya. Saat dia sedang mencerna memori yang memasuki kepalanya, tiba-tiba ada suara aneh yang berbicara di dalam kepalanya.
Ding.....
Memproses.....
10%...30%...50%....80%.....100%.....
[ pengikatan jiwa selesai....
"Apa !?,sistem?!." Judy terkejut dengan semua yang terjadi padanya yang tiba-tiba.
"Apakah aku sudah mati?!," tanya Judy dengan nada yang masih shock.
[Iya tuan rumah. Anda telah mati di dunia Asli anda.]
Judy yang mendengar kebenaran yang sudah dia tebak masih terkejut. Karena dia tidak mengira kematiannya akan terjadi hanya karena dia terlalu sedih menonton film favoritnya.
[Tuan rumah tak usah khawatir, jika tuan rumah bisa menyelesaikan misi yang di berikan, maka tuan rumah dapat meminta permintaan apapun kepada sistem utama dengan menggunakan poin bahkan bisa menghidupkan tuan rumah lagi di dunia Asli tuan rumah.]
"Bagaimana cara mendapatkan Poin??."
[Poin itu bisa di dapat jika tuan rumah menyelesaikan tugas. Setiap tugas terdiri dari beberapa tingkatan. F, D, C, B, A, S, dan yang tertinggi adalah SS. Apakah tuan rumah ingin melihat biodata tuan rumah?, jika tuan rumah ingin melihatnya silakan ucap buka status!]
"Buka status!"
Status
Nama : Judy Anandita
Kecantikan : 80/100 ( sangat cantik)
Keimutan : 90/100 (sangat imut membuat orang ingin memanjakannya)
__ADS_1
Iq : 30/100 (dibawah rata-rata, otaknya tidak pernah digunakan)
Poin : 0
Bakat : Memasak
Jari emas : Teratai putih ( dia akan membuat orang merasa lembut dan ingin menjaganya)
Judy yang melihat statusnya langsung terkejut dan juga bingung.
"Kenapa aku hanya memiliki IQ 30 sistem!?, Akukan sangat pintar tahu dan itu sudah diakui oleh pacarku yang merupakan jenius yang termasuk jajaran dengan IQ tertinggi di dunia.
Dia saja mengatakan diriku sangat pintar dan cerdas!!." Judy dengan tegas membela IQ-nya yang dipalsukan oleh sistem aneh ini.
[Tuan rumah, memang IQ Anda hanya 30 karena anda tidak pernah menggunakan otak anda untuk hal yang berguna. Anda mendapatkan nilai tinggi di sekolah anda karena salah satu pacar anda adalah pemilik sekolah sehingga anda tidak dibebankan oleh pelajaran sekolah dan akibatnya otak anda tidak berkembang ]
"Maksud kamu aku bodoh hah!!!??." Judy berteriak dengan marah kepada sistem di otaknya.
[Arti harfiah nya memang benar kalau tuan rumah termasuk orang bodoh]
"Kau bodoh!!, seluruh keluargamu bodoh!!!."Judy terus berteriak marah kepada sistem
"Sistem bodoh!, sistem bodoh!, sistem bodoh!."
Sistem yang mendengar tingkah laku kekanakan tuan rumahnya yang tidak terima dengan kejujurannya hanya terdiam tidak berdaya.
Sistem 174 tidak tahu harus menangis atau tertawa melihat kelakuan tuan rumahnya ini , dia hanya menghela nafas pasrah : [Kenapa tuanku begini **^^]
Sistem hanya menyusut di sudut ruangan menyalakan lilin kematian untuk dirinya sendiri karena sudah meramalkan bahwa tugas yang akan dia lakukan dengan tuan rumahnya mungkin tidak akan berhasil.
[Kenapa dia mendapat tuan rumah yang seperti ini di tugas pertamanya!!?] Sistem terus merutuki nasib buruknya yang tidak beruntung dalam mencari dan memilih tuan rumah.
[Apakah tuan rumah akan memasuki dunia tugas?]
Judy terus diam dan masih mengutuk sistem 174.
" Sistem bodoh!, Sistem bodoh!, Sistem bodoh!"
[Memasuki dunia... ]
Judy yang mendengar pemberitahuan sistem , langsung terkejut.
"Sistem bodoh, aku belum memberikan persetujuan dasar bodoh!!" Judy berteriak dengan keras kepada sistem 174.
[Hitung mundur mulai]
"Tidakkk!!!"
[.....3.....2.....1.....]
__ADS_1