Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku

Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku
Nathan 10


__ADS_3

Keterangan:


[] \= Tanda sistem berbicara


{} \= Tanda afifa yang berbicara kepada sistem dalam pikiran


Nathan yang melihat wajah kekasihnya yang sangat gugup, memundurkan wajahnya dan terkekeh pelan.


Melihat kekasihnya yang tertawa ,afifa menjadi malu dan memalingkan wajahnya mendengus kesal. Apakah dia tidak tahu apa, jika posisi mereka sangat ambigu?!!!.


Afifa mencoba turun dari pangkuan nathan.


Melihat kekasihnya yang akan turun dari pangkuannya, nathan tanpa daya membiarkannya. Dia juga tahu jika tempat ini bukan tempat yang tepat dan dia juga tidak mau merusak gadis yang dicintainya. Nathan ingin memberikan semua hal yang terbaik kepada kekasihnya dan tak akan membuat kekasihnya menderita apapun penyebabnya , termasuk dirinya sendiri.


Afifa langsung turun dari pangkuan nathan dan duduk lagi di kursinya, dia menundukkan kepala menutup wajahnya dengan tangannya karena malu. Sungguh dia sangat malu mengingat kejadian tadi.


Suasana ambigu mereka berubah menjadi canggung.


Nathan yang merasakan kecanggungan kekasihnya, langsung memberikan coklat dan diletakkan di depan kekasihnya.


Melihat coklat di tangan nathan,afifa menjadi bingung, dari mana asal coklat ini di dapat?. Dia mendengus pelan dan mengambil coklat di tangan nathan dengan cepat tanpa mengubah wajahnya.


Melihat kekasihnya yang masih kesal kepada dirinya tapi masih mengambil coklat yang dia berikan membuat nathan gemas melihatnya. Semua tingkah laku kekasihnya membuat nathan semakin mencintainya.


Melihat pipi kekasihnya yang menggembung karena penuh dengan coklat, nathan hanya menggelengkan kepalanya dengan geli sambil mengelus surau hitam kekasihnya.


Afifa yang merasakan tangan nathan yang mengelus suraunya tidak peduli. Dia masih dengan asik memakan cokelat dengan nikmat.


Melihat film sudah selesai,mereka langsung keluar dari bioskop dan melanjutkan jalan-jalan.


Afifa dengan riang membeli banyak barang di mall. Nathan yang melihat kekasihnya sangat bahagia dan tidak kesal lagi pada dirinya hanya tersenyum tak berdaya.


Sudah 2 jam-an berlalu ,mereka masih berada di mall . Afifa yang kenal waktu terus berjalan-jalan mencari barang yang akan dia beli lagi. Nathan yang melihat jam Sudah menunjukkan pukul 16.30 ,langsung mengantar kekasihnya pulang.


Rumah Afifa


Mereka telah sampai di depan rumah afifa, nathan melepaskan helm kekasihnya dan memperbaiki rambut kekasihnya yang berantakan.

__ADS_1


"Selamat sayang, aku pulang dulu ya,"pamit Nathan sambil mengelus lembut surau hitam kekasihnya.


"(^•^)."Afifa tersenyum manis ke arah nathan dan melambaikan tangan.


Afifa melangkahkan kaki masuk kerumah .


Setelah melihat kekasihnya sudah masuk ke rumah, Nathan langsung naik ke atas motor dan pergi dari sana.


Hari ini adalah hari selasa.


Saat ini afifa sedang berada di kelas sendiri karena nathan dia suruh untuk membelikannya makanan.


Sudah 20 menitan berlalu, tapi nathan belum kunjung kembali.


Saat dia sedang menunggu kekasihnya, tiba-tiba terdengar teriakan yang rame dari siswa siswi di luar. Melihat hal itu, afifa menjadi penasaran dan keluar dari kelas.


Dia langsung menghentikan siswi yang akan pergi ke tempat kerumunan : " Kenapa ya ribut-ribut ini?!,"tanya afifa dengan penasaran.


"Itu ,nathan berantem dengan senior,"jawabnya dan berlari ke tempat pertengkaran.


Melihat memang benar kekasihnya yang berantem dengan orang lain, afifa langsung khawatir : "Nathan!!,"teriaknya kepada kekasihnya yang masih adu pukul dengan lawannya.


Nathan yang mendengar ada yang memanggil namanya langsung menoleh ke arah sumber suara. Nathan sangat terkejut melihat kekasihnya yang berada tidak jauh sedang menangis.


Melihat air mata yang keluar dari mata kekasihnya,nathan langsung menghentikan pertengkaran. Belum sempat dia mendatangi kekasihnya, laki-laki yang dia aja berantem mendapatkan kesempatan dan memukul nathan dari belakang. Nathan yang merasakan rasa sakit di kepalanya langsung jatuh ke tanah.


Melihat kekasihnya yang di pukul sampai jatuh, afifa berteriak khawatir dengan air mata yang tambah deras keluar dari matanya.


Tapi untungnya nathan langsung bangun dan membalas pukulan orang itu.


Tak lama kemudian ,ada guru yang datang dan melerai pertengkaran.


Nathan dibawa oleh guru keruang bk.


Saat nathan melewati afifa, dia menatap kekasihnya dengan mata khawatir.


Melihat mata nathan, afifa langsung menolehkan kepalanya menghindari tatapan kekasihnya. Sungguh,Afifa sangat kecewa dengan kekasihnya ini.

__ADS_1


Apakah dia tidak memikirkan perasaannya yang khawatir pada dirinya.


Afifa benar-benar kesal sekarang, moodnya sudah berubah menjadi buruk.


Merasakan mood tuan rumahnya yang buruk saat ini, sistem hanya diam untuk membuat tuan rumahnya tenang.


Nathan yang melihat wajah sedih dan kecewa kekasihnya merasa sakit di hatinya. Dia benar-benar menyesal melakukan pertengkaran itu. Jika bisa mengulang waktu, nathan benar-benar menghindari kejadian itu.


Setelah keluar dari ruang BK, nathan melihat kekasihnya yang menunggunya di depan ruang BK.


Saat dia ingin mengulurkan tangannya mengelus surau hitam kekasihnya, afifa dengan cepat mundur mengelak sentuhan nathan.


Melihat tangannya kosong hanya menyentuh angin, nathan dengan sedih menurunkan tangannya.


Melihat tatapan sedih kekasihnya, afifa masih menatap nathan dengan datar. Dia benar-benar kecewa saat ini kepada kekasihnya. Afifa menundukkan kepala dan berkata kepada nathan : " Aku ingin bilang bahwa saat ini lebih baik kita break dulu ya!,"


Mendengar ucapan kekasihnya,nathan langsung terkejut. Dia tidak tahu harus berkata apa , lidahnya seperti kelu tak bisa berbicara. Hatinya sakit seperti di tusuk-tusuk oleh sembilu. Sungguh Nathan tak pernah berpikir jika kekasihnya akan mengatakan itu pada dirinya. Dia rela melakukan apapun, tapi tidak untuk ini.


"Sayang, aku tahu aku salah. Aku minta maaf ya!." Mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan afifa tapi afifa dengan cepat mengambil tangannya menghindari tangan nathan.


Melihat kekasihnya yang masih marah pada dirinya. Nathan hanya menundukkan kepalanya dengan sedih. Dia sangat menyesal melakukan itu tadi. Seharusnya dia tidak perlu menjadi pahlawan kesiangan yang membuat dirinya akan di tinggalkan oleh kekasihnya. Nathan sangat ingin membenturkan kepalanya saat ini agar otaknya lebih berguna. Dia sangat bodoh !!!.


Nathan menampar wajahnya dengan kuat berulang kali : " Nathan bodoh!!,Nathan tidak berguna!!!!,dasar anjing!!!!,"gumam Nathan berulang kali sambil memukul wajahnya berulang kali sampai memerah.


Melihat nathan yang  memukul wajahnya sendiri membuat afifa menjadi panik. Afifa sebenarnya ingin sekali menghentikan kekasihnya dan memaafkan nya. Tapi dia menguatkan dirinya dan langsung membalikkan badannya dan berlari meninggalkan nathan sendiri yang masih memukul dan mengutuk dirinya sendiri.


Melihat kekasihnya yang berlari meninggalkan dirinya tanpa menoleh padanya lagi, nathan memukul wajahnya lebih kuat membuat wajahnya menjadi biru. Sungguh nathan sangat merutuki dirinya sangat bodoh ini.


"Agkkkk,!!,sial!!!!"teriaknya sambil memukul kuat dinding.


"Siapa itu yang berteriak?!,"


Mendengar teguran dari guru BK di dalam ruangan, nathan tidak peduli dan langsung berlari cepat menyusul kekasihnya.


Baca juga yuk! Novel yang keren dan seru karya Author Black Rose yang berjudul "The Ugly Duckling".


__ADS_1


__ADS_2