Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku

Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku
Nathan 7


__ADS_3

Keterangan:


[] \= Tanda sistem berbicara


{} \= Tanda afifa yang berbicara kepada sistem dalam pikiran


Afifa menatap nathan dengan ekspresi terkejut, matanya yang besar dan bulat semakin besar seperti mata kucing.


"Apa yang kamu katakan ?!!,"tanya afifa dengan ekspresi terkejut kepada nathan.


Nathan menundukkan kepalanya dan menunjukkan ekspresi yang menyedihkan : " Kamu tadi bilang ,kamu bisa melakukan apapun agar aku tidak merasa sedih. Aku hanya minta kamu menjadi kekasihku, apakah kamu tidak mau menepati janji?!,"tanya nathan berpura-pura kecewa.


Melihat ekspresi nathan yang sangat menyedihkan karena perkataannya, membuat afifa menjadi semakin merasa bersalah.


[Tuan rumah, ayo terima permintaan protagonis laki-laki. Lihatlah protagonis laki-laki yang sangat menyedihkan. Dan juga tugas kita membuat Protagonis laki-laki mencintai tuan rumah, jadi ayo terima tuan rumah. Kita tidak rugi apa pun kok]bujuk sistem kepada tuan rumah .


Mendengar perkataan sistem, afifa menghilangkan keraguannya dan menganggukkan kepalanya kepada nathan.


Melihat afifa menganggukkan kepala menandakan dia menerimanya membuat nathan menjadi senang.


"Yes!!!." Nathan mengangkat tangannya dan mengepal tinggi-tinggi.


Dia menampilkan senyum yang sangat lebar . Dia menatap afifa dengan senyum senang dan menarik tubuh afifa ke dalam pelukannya. Dia sangat senang sekarang, karena perempuan yang dia cintai telah menjadi miliknya.


Afifa yang melihat nathan yang sangat senang hanya merasa lega. Akhirnya dia tidak sedih lagi!.


"(^•^)"


Tapi di detik berikutnya,  tubuhnya yang tiba-tiba ditarik ke dalam pelukan membuat afifa terkejut.


"(°∆°)!!!".tapi sepertinya ada yang salah !?.


{Sistem!,sistem!,apakah pilihan yang kulakukan benar?!.}tanya afifa kepada sistem dengan bingung. Sepertinya ada sesuatu yang salah tapi dia tidak tahu apa.


Mendengar ucapan tuan rumahnya, sistem langsung diam dan mengaktifkan mode tidur.


[Mode offline diaktifkan]


Afifa yang tidak mendapat respon dari sistemnya hanya mendengus malas, dia tahu jika sistemnya sangat tidak bisa diandalkan.


"Dasar sistem yang tidak bisa di andalkan!!!(-_-)"upat afifa dalam hati.


Nathan memeluk tubuh afifa dengan erat menyalurkan semua rasa senangnya kepada afifa. Dia mendekatkan bibirnya di telinga afifa dan berbisik pelan : " aku senang sekali sekarang, karena kamu sudah menjadi milikku."

__ADS_1


Mendengar ucapan nathan, afifa merasakan jantungnya berdetak sangat cepat. Entah kenapa hati afifa jadi luluh karenanya .


"Mungkin aku mulai sedikit menyukai protagonis laki-laki yang sangat menyebalkan ini ,"pikir afifa dalam hati dan membalas pelukan nathan.


Nathan yang merasakan tangan afifa yang balas memeluknya membuat nathan sangat senang.


Sepertinya dia mulai memiliki rumah.


Nathan sudah lama tidak merasakan perasaan ini sejak saudara kembarnya meninggal. Temannya menghilang tanpa kabar dan ibunya yang sangat membencinya serta tak menganggap dirinya ada. Dan juga, ada seorang ayah yang sudah memiliki keluarga baru dan tidak mempedulikannya. Nathan merasa sangat bahagia karena telah memiliki rumah untuk dirinya sendiri. Orang yang akan selalu disisinya dan akan menghangatkan hatinya yang sudah kosong. Nathan memeluk tubuh afifa lebih erat menyalurkan semua rasa yang ada di dalam hatinya.


Sudah 10 menitan berlalu, tapi mereka masih berada pada posisi saling berpelukan.


Afifa yang sudah tidak tahan lagi dengan suasana ini , mengulurkan tangannya mencoba melepaskan diri dari pelukan nathan. Ini sangat memalukan, oke!.


Merasakan kekasihnya yang ingin melepaskan diri dari pelukan, nathan dengan enggan melepaskan pelukannya.


"Ada apa sayang?,"tanya nathan dengan lembut kepada afifa.


Afifa yang mendengar pertanyaan nathan hanya mendengus kesal.


"....."


Melihat afifa yang tidak meresponnya membuat nathan merasa khawatir, dia khawatir afifa langsung memutuskannya dengan alasan yang bahkan dia tidak ketahui. Dia tidak mau  hubungan mereka selesai hanya beberapa menit,oke!.


Nathan  mengulurkan tangannya dan mencekram pipi tembem afifa dengan lembut dan menatap mata afifa dengan penuh kasih sayang : "Ada apa sayang,hah?."


"Apa aku melakukan kesalahan?,jika aku melakukan kesalahan , aku minta maaf oke. Aku salah, jadi bisakah kau memaafkan ku,"pinta nathan  memohon dengan sangat rendah hati sambil mengelus pipi tembem afifa dengan lembut.


Afifa yang diperlakukan sangat lembut oleh nathan, hatinya langsung melunak.


"Hmm,"jawab afifa menganggukkan kepalanya.


Melihat kekasihnya yang sudah memaafkannya, nathan langsung senang.


"Aku anterin kamu ya?,"tanya nathan dengan lembut kepada kekasihnya.


Melihat kekasihnya setuju, nathan langsung menepikan motornya, dan menemani afifa ke supermarket.


Setelah sampai ke supermarket, afifa langsung melangkahkan kakinya ke rak yang dipenuhi cemilan. Melihat kekasihnya yang sangat senang mengambil cemilan ke dalam keranjang belanja, nathan hanya menatap afifa memanjakan.


Nathan dengan setia menemani kekasihnya membeli makanan.


Afifa yang sedang memasukan banyak cemilan dan minuman sehingga dia tidak tahu bahwa laki-laki yang sudah resmi menyandang status kekasihnya kini dengan penuh perhatian memperhatikan dirinya.

__ADS_1


Saat afifa ingin meletakan cemilan lain ke dalam keranjangnya, dia melihat keranjang belanjaannya sudah penuh. Afifa menjadi bingung memikirkan bagaimana cemilan ditangannya bisa dibawah, karena masih banyak cemilan yang ingin dia beli.


Melihat kekasihnya yang sedang bingung dengan mata bulat  dan besarnya yang sangat lucu membuat nathan gemas melihatnya. Dia langsung pergi mengambil keranjang belanja kosong lagi dan kembali ke tempat kekasihnya berada.


Dia langsung mengambil keranjang belanja yang sudah penuh untuk dia pegang dan mengulurkan tangannya mengambil cemilan yang berada ditangan afifa dan meletakkannya ke dalam keranjang belanja kosong yang dia ambil.


Melihat semua barang yang ada di tangannya sudah diambil, afifa menolehkan kepalanya ke belakang melihat nathan dengan bingung.


Melihat wajah imut kekasihnya ini, nathan hanya tersenyum : " Biar aku aja yang memegangnya, kamu tinggal belanja saja dan aku yang akan membawa barang belanjaan mu,"ucap nathan dengan lembut.


Mendengar ucapan nathan,afifa hanya mengangguk dan lanjut memilih cemilan yang akan dia beli.


Setelah afifa sudah merasa bahwa makanan nya sudah cukup, dia langsung pergi ke meja kasir untuk membayar cemilannya.


Nathan dengan penuh perhatian meletakkan semua makanan yang sangat banyak di atas meja kasir .


"Totalnya berapa mbak?,"tanya Nathan kepada mbak kasir.


"Totalnya Rp 1.320.500 kak!."


Nathan langsung mengambil uang di dompetnya dan membayarnya ke kasir.


Setelah selesai,nathan langsung membawah semua cemilan afifa dan mereka pergi keluar dari supermarket.


Nathan dengan penuh perhatian mengantar kekasihnya pulang kerumah.


Setelah sampai di depan rumah , afifa langsung mengambil barang belanjaannya dan pergi meninggalkan nathan.


Tapi saat nathan pikir, afifa akan langsung masuk ke rumah tanpa mempedulikannya.


Tiba-tiba afifa membalikkan badannya dan kembali mendekati nathan dan mencium pipi nathan dengan lembut dan langsung masuk ke dalam rumah.


Deg...


Jantung nathan berdetak sangat kencang. Wajahnya langsung memerah sampai ke leher. Nathan tersenyum konyol sambil mengelus pipinya yang dicium oleh kekasihnya.


Ding...


[Nilai cinta Nathan : +1


Total nilai cinta : 96


(Keterangan : Bibir kekasihku terasa sangat lembut dan manis seperti permen kapas !!(*^•^*)]

__ADS_1


Baca juga yuk! Novel yang keren dan seru karya Author nazwatalita yang berjudul "Dendam".



__ADS_2