Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku

Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku
Dilan 7


__ADS_3

Keterangan:


[] \= Tanda sistem berbicara


{} \= Tanda emalia yang berbicara kepada sistem dalam pikiran


Hari ini adalah hari dimana protagonis wanita menjadi murid pindahan , dan juga sudah seminggu lebih emalia dan dilan berpacaran.


Hari demi hari mereka semakin lengket, emalia yang manja dan dilan yang rela memanjakannya.


Saat ini emalia dan dilan sedang berjalan di lorong menuju kelas.


Mereka baru saja sampai dan akan menuju kelas.


Tangan mereka yang terjalin dengan benang merah yang diikat ke jari manis masing-masing sebagai bentuk ikatan mereka, ya memang alay dan bucin. Tapi inilah yang dilan sarankan kepada emalia.


Dilan pikir karena mereka tidak bisa bebas bergandeng tangan di sekolah, lebih baik mengikat jari mereka berdua dengan benang merah agar mereka selalu terhubung.


Saat emalia dan dilan sedang berjalan, tiba-tiba ada seseorang yang menabrak tubuh emalia hingga hampir jatuh dan ditangkap oleh dilan . Sedangkan yang menabraknya jatuh ke lantai.


Dilan menatap tajam orang  di depannya yang menabrak kekasihnya.


Emalia yang melihat orang yang menabraknya adalah protagonis wanita langsung terkejut.


"(°∆°)."Dia langsung maju membantu protagonis wanita.


"Kamu gak apa-apa??,"tanyanya khawatir sambil mengulurkan tangannya yang tidak diikat benang merah kepada protagonis wanita untuk menolongnya.


Milea yang merupakan protagonis wanita mengangkat kepalanya dan tersenyum kepada emalia dan menerima uluran tangannya : "tidak apa-apa, terima kasih."


"Sama-sama (^•^)."


Sebelum mereka berbincang lebih jauh, dilan yang berada di belakang emalia  langsung menarik tangan kekasihnya.


"Kita telat, lebih baik kita cepat-cepat!!,"ucap dilan dan menarik tangan mungil kekasihnya pergi meninggalkan protagonis wanita sendiri.


Emalia hanya mengangguk dan menjawab :"Oke." Menolehkan kepalanya ke arah milea dan tersenyum :" aku pergi dulu, sampai ketemu lagi(^•^)."


Dilan yang melihat emalia yang melihat milea langsung memegang kepalanya dan menolehkan nya ke depan lagi.


Tanpa mereka berdua sadari, milea yang merupakan protagonis wanita menatap rumit ke arah kepergian mereka berdua ,terutama laki-laki yang baru saja dia temui.


"Sepertinya aku merasakan sebuah rasa dimana yang menjadi miliku hilang telah direbut seseorang.


Rasa kehilangan ini membuat dadaku sesak perih tak terkira.


Seperti sesuatu yang indah terlepas dari bagian ceritaku."batin milea .

__ADS_1


Milea langsung menggelengkan kepalanya mengusir rasa aneh di hatinya dan melanjutkan untuk pergi ke ruang kepala sekolah.


Kelas 11 Fisika 1


Saat ini dilan dan emalia telah duduk di kursi.


Emalia yang sedang asik menulis catatan dibuku dan dilan yang menatap lembut kekasihnya.


Dilan teringat saat kekasihnya sepertinya sangat perhatian dengan orang aneh tadi yang baru ditemui.Dia tidak senang dengan perhatian kekasihnya kepada orang lain. Apa pesona perempuan itu sehingga kekasihnya sangat perhatian?!.. Dilan merasakan rasa krisis saat melihat kekasihnya peduli pada orang lain.


Bisa dikatakan kalau dilan saat ini memang sangat bucin sehingga bisa cemburu dengan perempuan yang mendapat perhatian dari kekasihnya.


Ya, dia memang sangat bucin dan itu tak akan pernah berubah.


Dilan tak mau merasakan rasa kehilangan kekasihnya walaupun hanya sebentar, itu menyakitkan.


Dia sudah merasakan rasa itu saat waktu perang dingin yang dilakukan sepihak oleh kekasihnya, dan dia merasakan rindu yang sangat berat hingga hati ini tidak bisa menahannya.


Dia benar-benar sudah bucin dengan sosok perempuan cantik yang bernama Emalia Anandita .


Dan Emalia Anandita hanya untuk dilan seorang, yang sudah dilabeli olehnya sebagai miliknya, kekasihnya dilan.


Ting..Ting...


Bunyi bel pulang


Saat  mereka sudah di tempat parkir.


Emalia tiba-tiba merasakan sesak di bagian bawahnya ,dia menepuk bahu kekasihnya dan berkata: "Bi, aku mau toilet dulu ya sebentar." Tanpa menunggu jawaban kekasihnya,


emalia melepaskan benang yang terikat di jari manisnya dan langsung berlari menuju toilet sekolah.


Dilan yang melihat tingkah kekasihnya hanya tersenyum dan duduk di motor untuk menunggu kekasihnya.


Milea yang baru saja keluar dari kelas menuju ke gerbang sekolah, tak sengaja melihat laki-laki yang baru saja dia temui tadi, kakinya tanpa sadar melangkah menemui laki-laki itu.


Entahlah dia tak tahu, kenapa saat bertemu laki-laki itu dia merasakan perasaan yang aneh, seperti itulah seharusnya.


"Hay," panggil Melia kepada laki-laki itu.


Dilan yang merasakan ada yang memanggilnya , menoleh ke belakang. Dia lihat ternyata yang memanggil dirinya adalah perempuan yang menabraknya kekasihnya tadi.


Dilan hanya menampilkan wajah datar tanpa membalas sapaan milea


Milea yang tidak mendengar jawaban  laki-laki itu hanya tersenyum canggung .


"Emm... perempuan yang bersama denganmu tadi dimana?,"tanya Milea untuk membuka topik pembicaraan.

__ADS_1


"Dia lagi ke toilet."ucap dilan seadanya.


Milea yang melihat laki-laki itu tidak bermaksud mengobrol dengan dirinya lagi, dia langsung diam menghentikan pembicaraannya.


Toilet umum sekolah


Setelah menyelesaikan kebutuhannya, emalia keluar dari toilet.


Saat dia akan berjalan menemui kekasihnya lagi, langkah kakinya tiba-tiba berhenti.


Entah kenapa hatinya tiba-tiba sakit, apakah protagonis wanita akan selalu ditakdirkan untuk protagonis laki-laki. Apakah kekuatan plot sangat kuat sehingga dilan dan milea masih akan tetap terikat dan saling tertarik dan dirinya hanyalah lelucon .


Dia merasa lucu , dia pikir walaupun dia tahu plotnya dan dia melewatinya lebih awal maka dia akan dengan mudah mendapatkan hati protagonis laki-laki dan akan menyelenggarakan tugas dengan mudah, tapi ternyata takdir protagonis wanita dan protagonis laki-laki sangat kuat sehingga dirinya yang telah berusaha keras membuat protagonis laki-laki jatuh cinta padanya masih saja bisa tertarik dengan protagonis wanita.


Sistem yang melihat suasana hati tuan rumahnya yang buruk langsung berkata : [Tuan rumah, tenanglah. Mungkin mereka secara tidak sengaja bertemu]


{Sistem sepertinya hatiku terlalu sensitif sekarang. Sepertinya misi ini akan gagal dan aku tidak bisa mendapatkan hati protagonis laki-laki seutuhnya.-/-}


Melihat tuan rumahnya yang mulai pesimis dan tidak memiliki motivasi,sistem langsung khawatir. Dia tidak ingin tuan rumahnya yang ceria menjadi seperti karena protagonis laki-laki.


[Dasar protagonis laki-laki bajingan, sudah memiliki kekasih masih saja dengan perempuan lain huh!!-_-*] upat sistem dalam hati kepada protagonis laki-laki.


Emalia langsung berjalan cepat melewati dilan tanpa menoleh kepadanya.


Dilan yang melihat kekasihnya datang langsung tersenyum tapi senyumnya tak bertahan lama dan digantikan dengan wajah bingung. Kenapa kekasihnya melewati dirinya!?.


Dilan langsung berjalan dan mengulurkan tangan menangkap tangan mungil kekasihnya.


"Hey, sayang!. Kamu sudah melewati ku!."


Emalia menoleh ke arah dilan dan bertanya dengan nada sarkas : "Jadi kenapa??!!." Menampakan wajah kesal.


Mendengar pernyataan kekasihnya yang memiliki nada yang aneh, dilan langsung bingung.


Dilan langsung merasakan rasa krisis saat melihat raut kesal kekasihnya.


"Sayang, aku ada salah apa,oke?!. Tolong jelasin sayang, jangan dipendam. Aku akan memperbaikinya!!,"ucap dilan dengan nada membujuk sambil memegang erat kedua tangan kekasihnya.


"(-_-)"diam tanpa menjawab.


Dilan semakin khawatir saat kekasihnya tidak menjawab dirinya, dia takut jika akan diperlakukan dingin lagi kepada kekasihnya, sudah cukup hanya satu kali dan sudah membuat dirinya menjadi gila, apalagi jika terulang lagi, maka dia tak tahu akan melakukan apa.


Ding....


[Nilai menghitam dilan : +10


Total nilai menghitam : 10

__ADS_1


(Keterangan : Apakah aku harus mengurungmu agar dirimu tak bisa lagi jauh dariku?!!!)]


__ADS_2