Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku

Protagonis Laki-laki Terlalu Mencintaiku
Dilan 8


__ADS_3

Keterangan:


[] \= Tanda sistem berbicara


{} \= Tanda emalia yang berbicara kepada sistem dalam pikiran


Mendengar bunyi pemberitahuan sistem,  emalia langsung terkejut .


"(°∆°)!!" kenapa protagonist laki-laki bisa menghitam!?.


"(°∆°*)" Seharuskan dia yang marah karena dilan yang menghianatinya dengan bersama protagonist wanita, dia adalah korban ,oke?!.


Melihat raut wajah kekasihnya semakin mendung, dilan merasa lebih khawatir dan melupakan semua pikirannya untuk memenjarakan kekasihnya.


Dia tidak tega membuat kekasihnya kehilangan kebebasan termasuk karena dirinya sendiri .


Dilan memegang kedua tangan mungil kekasihnya dan menarik tubuh emalia dengan paksa dan membawahnya untuk menaiki motornya.


Emalia mencoba memberontak tapi dilan langsung menatap tajam kepada emalia.


Emalia yang tahu kekasihnya semakin marah langsung menghentikan gerakannya dan mengikuti dilan dengan enggan.


Dilan langsung melajukan motornya meninggalkan milea yang sejak tadi diabaikan dari awal sampai akhir.


Milea yang melihat mereka pergi hanya diam ditempat, dia merasakan rasa sesak di dadanya melihat laki-laki yang baru saja ditemui itu bersama perempuan lain.


Sisi lain


Saat ini emalia sedang duduk diam di atas motor, mereka melajukan motor tanpa ada yang berbicara. Suasana sunyi membuat keadaan menjadi sangat canggung.


Emalia pikir keadaan akan seperti ini sampai dia pulang, tapi tiba-tiba motor berhenti bergerak. Emalia menatap bingung ke arah dilan, kenapa motornya berhenti tiba-tiba?. Tapi emalia langsung ingat bahwa dia sedang bertengkar dengan  kekasihnya, sehingga mereka hanya diam saja .


Beberapa menit kemudian setelah sunyi cukup lama, dilan memecahkan keheningan :” turun!!” perintahnya kepada emalia.


Emalia yang mendengar perintah dilan langsung terkejut, dia tidak habis pikir apakah dilan akan menurunkannya di sini dan meninggalkannya sendirian di jalan yang asing ini.


{sistem!!, protagonis laki-laki sangat tidak bertanggung jawab!!, dia akan meninggalkan diriku disini sendirian, bagaimana ini??!!!}ucap emalia histeris  kepada sistemnya.


Sistem yang mendengar pertanyaan tuan rumahnya juga bingung, [kenapa protagonis laki-laki sangat jahat kepada tuan rumah!?, dasar protagonis laki-laki bajingan!!!!] sistem dengan marah mengucapkan semua sumpah serapa yang dia tahu kepada protagonist laki-laki di dalam hatinya.


Dilan yang melihat kekasihnya tidak turun , dia berucap lagi : " Turun!."


"Tidak mau!!."Memegang bagian belakang motor dengan kencang menandakan dirinya tidak mau turun.


"Turun!."


"Tidak!!, aku tidak mau turun,!!." Tangannya tambah kencang memegang bagian belakang motor.

__ADS_1


Dilan langsung menoleh ke belakang menatap emalia, saat dia akan mengatakan lagi : "tu...."kata yang akan dia ucapkan dimulutnya tidak keluar..


Dia  menatap khawatir kekasihnya dan langsung turun dari motor .Dilan menjadi kelabakan dibuatnya. Dia memegang dan mengusap lembut air mata yang ada di wajah kekasihnya dan berbisik pelan : "Maaf sayang, aku salah.aku minta maaf."


Emalia hanya diam dengan air mata yang terus keluar dari matanya, dia menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara.


Dilan yang melihat kekasihnya menggigit bibirnya sendiri langsung membujuknya : "Sayang, jika kamu ingin menggigit kamu bisa menggigit tanganku saja, kamu bisa menggigit sekeras yang kamu inginkan!."menyodorkan tangannya ke bibir emalia.


Emalia yang melihat tangan yang disodorkan dilan padanya langsung menggigitnya dengan keras.


Dilan yang merasakan rasa sakit di tangannya hanya diam, dia lebih baik merasakan rasa sakit fisik yang tidak seberapa dibandingkan rasa sakit dihatinya karena diperlakukan dingin oleh kekasihnya.


Merasakan bau karat dimulutnya, emalia melepaskan gigitannya dari tangan dilan . Terlihat bekas gigi dengan darah yang keluar. Emalia menggigit tangan dilan sampai mengeluarkan darah.


Emalia yang melihat bahwa dirinya sudah keterlaluan langsung menundukkan kepala  tanpa bersuara, seperti sedang menunggu hukuman dari orang tuanya karena melakukan kesalahan.


Dilan menarik tangannya kembali dan tersenyum memanjakan kepada kekasihnya : " Sudah selesai marahnya?." Menangkup kedua pipi tembem emalia dan menariknya sedikit dekat dengan wajahnya hingga hanya tersisa jarak 5 cm diantara mereka.


Dilan menatap emalia dengan mata yang sangat lembut dan memanjakan seperti dirinya tidak marah kepada emalia atas perbuatan yang  dilakukannya.


Dilan  berbisik pelan dengan nada membujuk : " Kamu bisa menggigit atau memukul diriku sekeras apapun. Aku tidak akan marah dan akan senang hati menerimanya untukmu. Tapi sayang, bisakah kau tidak marah lagi padaku!?, Aku rela melakukan apapun untukmu."


Mendengar ucapan dilan, hatinya langsung melunak.


Emalia mengangkat matanya dan menatap mata dilan  lembut dengan bibirnya yang menampilkan senyum manis.


Melihat kekasihnya sudah tidak lagi marah, dilan langsung menarik tubuh mungil emalia ke dalam pelukannya.


Dia menyelusupkan wajahnya ke tekuk Emalia ,menghirup aroma alami yang ada ditubuhnya.


Dilan merasakan rasa nyaman dan lega di dalam hatinya.


Mereka bertahan dalam pose ini selama 10 menit. Emalia yang sudah merasakan rasa pegal ditubuhnya mencoba mendorong tubuh dilan dari dirinya .


Tapi bukannya pelukan itu terlepas, dilan malah memeluk tubuhnya lebih erat.


"Bi!, Aku sesak!!." Berusaha mendorong tubuh dilan.


Dilan yang mendengar ucapan kekasihnya langsung melepaskan pelukannya, tapi dengan tangan yang masih menggenggam erat tangan mungil emalia seperti tidak membiarkan emalia pergi dari sisinya sedikitpun.


Merasakan tangannya sedikit sakit karena dipegang terlalu erat , emalia menatap   dilan  dengan penuh keluhan dan berkata : " BI!!,sakit!!."


Dilan yang sadar jika tangannya terlalu erat menggenggam tangan kekasihnya langsung melonggarkan pegangannya.


"Maaf sayang!,"ucapnya dengan nada bersalah.


Emalia hanya mendengus pelan mendengar permintaan maaf kekasihnya.

__ADS_1


"Kita pulang sekarang bi, soalnya hari udah mulai sore," ucap emalia kepada dilan.


Mendengar ucapan kekasihnya,dilan  langsung mengantar emalia pulang ke villa.


Villa


Setelah sampai di villa, emalia langsung turun dari motor dilan.


Emalia tersenyum lembut kepada kekasihnya : " kamu hati-hati pulangnya ya!,"perintah emalia kepada dilan.


Mendengar perintah kekasihnya, dia tersenyum dan menjawab : " siap kapten !!."


Saat emalia akan melangkahkan kakinya ke dalam villa, tangannya tiba-tiba ditarik oleh dilan.


Emalia menolehkan kepalanya ke arah dilan dan menatapnya dengan bingung seperti menanyakan kenapa kamu menghentikannya.


"Assalamualaikum jangan!?,"ucap dilan sambil tersenyum ke arah kekasihnya.


Emalia yang mendengar ucapan kekasihnya langsung tersadar dan balas berucap :" Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam." Jawab dilan dengan wajah yang tersenyum.


"Hati-hati dijalan kekasihnya emalia (^•^)."


"Iya kekasihnya dilan."


Sistem yang melihat kemesraan tuan rumahnya dengan protagonis laki-laki hanya berjalan dipojokan dan membuat lingkaran dengan jari imajinernya.


[Sakit sekali everybody, jadi bola lampu untuk tuan rumah dan kekasihnya T^T]ucap sistem dalam hati mengungkapkan batinnya yang tiap hari merana karena selalu menjadi bola lampu antara tuan rumahnya dan kekasihnya.poor sistem.


Ding...


[Nilai cinta dilan : +1


Total nilai cinta : 95/100


(Keterangan : aku ingin bersamanya selamanya)]


Emalia tidak menghiraukan pemberitahuan sistem .


Dia saat ini sedang merebahkan tubuhnya di atas kasur ,masih memikirkan apa yang terjadi tadi.


Mereka seperti sudah menjadi suami istri, dengan dia yang mengecup tangan kekasihnya seperti seorang istri yang mencium tangan suaminya saat akan pergi bekerja.


Memikirkannya saja membuat jantung emalia berdetak kencang. Pipi putihnya kini dilapisi oleh rona merah karena terlalu malu memikirkan yang dia lakukan tadi.


"Agk, dari pada memikirkannya. Lebih baik aku tidur."gumam emalia pelan , mencoba menutup matanya dan memasuki alam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2