
Keterangan:
[] \= Tanda sistem berbicara
{} \= Tanda emalia yang berbicara kepada sistem dalam pikiran
Melihat kekasihnya yang diam saja tanpa menjawab pertanyaannya, Dilan langsung merasakan rasa khawatir di dalam hatinya. Dia tidak mau bertengkar lagi dengan kekasihnya dengan sebab yang tidak dia ketahui.
Dilan benar-benar tidak menyukai rasa dicueki oleh kekasih imutnya ini.
Dilan melepaskan tangannya dari wajah emalia, dan berkata dengan suara lirih : " Bisakah kau mengatakan sebabnya sayang!?,jika aku salah aku minta maaf. Tapi bisakah kau mengatakan alasan kenapa kau marah padaku?!. Sungguh aku tidak tahan jika kau mendiamkan diriku terus seperti ini. " Memegang tangan emalia dan menatap mata emalia dengan penuh kasih sayang ," Maaf sayang, aku salah. Jadi bisakah kau tidak marah lagi denganku,"ucap dilan dengan nada memohon.
Mendengar ucapan kekasihnya, hatinya menjadi lunak. Dia juga pikir kalau sikapnya kepada kekasihnya sudah keterlaluan karena marah tanpa memberitahukan permasalahannya.
Emalia balas menatap mata dilan dan berkata " Bisakah kita pulang dulu?!. Aku akan memberitahumu alasannya, oke?"
Dilan yang mendengar perkataan kekasihnya langsung mengiyakan . Mereka berdua langsung berjalan menuju tempat motor dilan diparkirkan .
Dilan mengambil helm dan memasangkannya di kepala kekasihnya dengan lembut, setelah itu mereka berdua naik ke atas motor .
Protagonis wanita yang berada di samping dekat motor dilan, hanya di abaikan oleh mereka berdua.
Dilan langsung mengendarai motornya pergi dari sekolah tanpa melihat sedikitpun ke arah milea.
Milea yang merasakan dirinya diabaikan dan tidak dianggap hanya mendengus kesal dengan mata yang menatap tajam ke arah kepergian emalia dan dilan .
"Milea!!,"panggil salah satu siswi kepada Milea.
Milea yang mendengar ada orang yang memanggil namanya langsung menundukkan kepalanya untuk menghilangkan ekspresi suramnya dan menggantikannya dengan raut wajah yang tersenyum ramah .
Dia menolehkan wajahnya ke sumber suara " Ada apa?!,"tanyanya
"Kita pulang bareng ya!,"pinta rani yang merupakan teman sekelas milea kepada milea.
Milea hanya menganggukkan kepala dan mereka berdua pulang bersama dengan berjalan kaki .
Sisi lain
Saat ini emalia dan dilan hanya diam di atas motor.
__ADS_1
Mereka telah berhenti di depan villa emalia.
Sudah beberapa menit berlalu, mereka masih diam tanpa ada yang mengeluarkan suara.
Emalia hanya menundukkan kepala seperti sedang mencoba menenangkan kegugupan dihatinya.
Beberapa detik kemudian , emalia mengangkat kepalanya dan menatap wajah dilan.
Dilan juga menatap balik mata emalia dengan senyum lembut dan menunggu penjelasan kekasihnya dengan sabar.
"A..aku..".menundukkan kepalanya lagi,
Dilan langsung mengulurkan tangannya dan mencubit wajah emalia dan menengadahkannya ke atas untuk menatap dirinya.
Emalia menggigit bibirnya dengan gugup, dilan mengusap bibir yang digigit emalia dengan lembut dan berkata : " Tolong jelasin sayang ,biar aku mengerti kesalahanku dan agar aku bisa memperbaikinya."
Mendengar ucapan kekasihnya, emalia membuka suara dan berkata " aku tidak suka melihatmu dekat dengan perempuan lain!,"ucap emalia dengan cepat dan mencoba menundukkan kepalanya lagi ,tapi dilan menahannya.
Dilan yang mendengar perkataan kekasihnya langsung senang, karena artinya kekasihnya cemburu padanya, dan itu menandakan kalau kekasihnya mencintai dirinya.
Dia langsung menarik tubuh mungil kekasihnya dan memasukannya ke dalam pelukannya.
Emalia menghirup aroma alami yang keluar dari tubuh kekasihnya.
Dia mengusap-usap wajahnya ke dada kekasihnya membuat dilan merasakan rasa panas dan menggelitik di hatinya.
Rasa penuh dan puas mengisi hatinya , menghilangkan semua kegelisahan yang dia rasakan.
Dia sungguh sangat mencintai kekasihnya ini, bahkan ingin memiliki kekasihnya seutuhnya secepatnya.Rasanya dia ingin cepat-cepat lulus agar bisa melamar pujaan hatinya ini.
Ya, lamaran. Dilan sangat ingin menikahi kekasihnya, emalia Anandita untuk menjadi istrinya dan akan menemani dirinya selamanya.
Tapi sebelum memikirkan itu, dia harus meluruskan permasalahan ini dan menjelaskan kepada kekasihnya bahwa dia tidak memiliki hubungan apapun kepada gadis aneh yang selalu mengganggu hubungan mereka berdua.
Dilan melepaskan pelukannya di tubuh Emalia.
Emalia yang merasakan kekasihnya mendorong dirinya, langsung menatap bingung.
Dilan yang melihat wajah bingung kekasihnya hanya tersenyum lembut dan berkata : " Sayang, aku tidak ada hubungan apapun dengan perempuan itu. Namanya saja aku tidak tahu."
__ADS_1
Mendengar penjelasan kekasihnya, emalia hanya mendengus tak percaya : " Tapi kenapa aku melihat kamu berbicara dengannya di parkiran tadi?!!,"tanya emalia sarkas.
Dilan yang melihat kekasihnya tidak percaya ,mencoba menjelaskannya
" Sayang, aku tidak mengobrol dengannya. Aku juga tidak berkata satu katapun padanya, aku disana hanya untuk menunggumu ,"bisik dilan lembut kepada kekasihnya.
Dilan tak habis pikir, kenapa kekasihnya harus cemburu kepada orang yang tidak relepan .
Dia senang jika kekasihnya cemburu kepadanya, artinya kekasihnya mencintai dirinya. Tapi dia juga tidak mau dicueki hanya gara-gara orang yang tidak penting. Sungguh dia tidak suka hal ini.
Mendengar penjelasan kekasihnya , emalia hanya diam. Dia bingung apakah harus percaya atau tidak kepada ucapan kekasihnya ini.
Melihat tuan rumahnya yang bimbang, sistem langsung membujuk tuan rumahnya : [ Tuan rumah, protagonis laki-laki mengatakan yang sebenarnya!. Protagonis laki-laki memang benar-benar mencintai tuan rumah!.]
{Tapi aku takut dilan akan menyukai milea karena mereka adalah protagonis laki-laki dan protagonis wanita, dan takdir mereka adalah bersama.}ucap emalia kepada sistem
[Tapi nilai cinta protagonis laki-laki kepada tuan rumah adalah 95 yang berarti dia sudah sangat mencintai tuan rumah.]bujuk sistem 174 lagi kepada tuan rumahnya.
{Tapi sistem....}ucapan emalia langsung dipotong oleh sistem 174.
[Tuan rumah, protagonis laki-laki sudah menjadi kekasihmu dan kamu harus percaya kepada kesetiaan dan cintanya padamu!]
Mendengar ucapan sistem, mood yang suram dalam dirinya langsung hilang.
{Iya, kamu benar sistem. Aku harus mempercayai kekasihku dan juga pesonaku sendiri. Diriku yang sangat cantik, pintar ,imut , ceria , dan baik hati ini pasti sudah membuat kekasihku sangat mencintai diriku}ucap emalia dengan narsisnya kepada sistem 174.
Sistem yang mendengar ucapan tuan rumahnya yang sangat narsis hanya memutar bola matanya tak malas, dia hanya mengangguk pasrah agar tuan rumahnya tidak sedih lagi.
[Derita punya tuan rumah yang narsis , Sungguh terrrrlaaaalu...]ucap sistem dalam hati sambil menirukan nada Rhoma irama.
Setelah mendengar nasehat sistem, dia tidak marah lagi kepada kekasihnya. Benar juga kata sistem, dia harus mencoba mempercayai kekasihnya.
Emalia menganggukkan kepala dan tersenyum manis kepada dilan.
Melihat kekasihnya sudah tidak marah lagi kepada dirinya membuat dilan merasa lega. Dia sangat tidak suka jika kekasihnya marah dengannya hanya karena orang asing yang tidak berhubungan.
Dilan memeluk tubuh mungil kekasihnya lagi, wajahnya menyelusup ke tekuk leher putih emalia. Wangi alami yang ada di tubuh kekasihnya membuat dirinya nyaman dan tenang.
Sistem yang melihat tuan rumahnya dan protagonis laki-laki yang sudah berbaikan tersenyum Senang.
__ADS_1
[Misi sukses(^•^)]sambil mengangkat tangan imajinernya yang mengepal penuh semangat.